Universitas Telogorejo Semarang
Keluarga Sehat Hospital Pati Gelar Rekrutmen Karyawan di STIKES Telogorejo Semarang
Semarang, 8 April 2025  Keluarga Sehat Hospital (KSH) Pati mengadakan kegiatan rekrutmen karyawan yang ditujukan bagi mahasiswa tingkat akhir dan alumni dari Program Studi D3 Keperawatan, Profesi Ners, dan Profesi Bidan STIKES Telogorejo Semarang. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 8 April 2025, mulai pukul 08.00 WIB di ruang teater lantai 6 kampus STIKES Telogorejo Semarang.
Rekrutmen ini terdiri dari dua tahap seleksi, yaitu tes tulis dan wawancara. Kedua tahapan tersebut dilaksanakan langsung oleh tim Human Resource Development (HRD) dari KSH Pati, yang hadir secara khusus untuk menjaring calon tenaga kesehatan profesional yang siap bergabung dengan rumah sakit yang telah lama dikenal memiliki pelayanan kesehatan berkualitas tersebut.
Dalam sambutannya, perwakilan HRD KSH Pati menyampaikan apresiasi terhadap STIKES Telogorejo Semarang sebagai mitra institusional yang telah menjalin kerja sama erat sejak tahun 2020. “Kami merasa bangga bisa terus menjalin sinergi dengan STIKES Telogorejo. Sudah banyak lulusan dari sini yang bergabung dan menjadi bagian dari tim KSH Pati. Mereka menunjukkan kinerja yang baik dan profesional,†ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KSH Pati untuk merekrut tenaga kesehatan muda yang kompeten, sekaligus menjadi sarana pengembangan karier bagi lulusan STIKES Telogorejo Semarang. Kehadiran rumah sakit sebagai mitra dunia kerja juga menjadi bentuk dukungan nyata dalam menciptakan lulusan yang siap pakai dan mampu bersaing di dunia pelayanan kesehatan.
STIKES Telogorejo Semarang Gelar Bimbingan Teknis Lokos Pendanaan PKM dan Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa
Semarang, 21 Maret 2025 – STIKES Telogorejo Semarang mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait Lokos Pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa pada Jumat, 21 Maret 2025, bertempat di Ruang Auditorium Lantai 4. Acara ini diikuti oleh sekitar 100 mahasiswa dari lima program studi yang ada di STIKES Telogorejo.
Kegiatan Bimtek ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Prof. Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd., yang memberikan wawasan dan pengetahuan mendalam mengenai mekanisme pendanaan PKM serta pentingnya penguatan kapasitas dalam organisasi mahasiswa. Selain itu, para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan bertanya langsung kepada narasumber mengenai hal-hal teknis yang berkaitan dengan pengajuan proposal dan pengelolaan dana PKM.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada mahasiswa mengenai pentingnya partisipasi aktif dalam pengajuan dan pengelolaan program kreativitas serta penguatan organisasi mahasiswa. Selain itu, diharapkan dengan adanya Bimtek ini, mahasiswa dapat lebih optimal dalam mengembangkan potensi dan keahlian mereka melalui berbagai program yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan organisasi di kampus.
Acara ini mendapat apresiasi yang positif dari peserta, yang merasa lebih siap dan percaya diri dalam mengajukan program PKM dan memperkuat kapasitas organisasi mereka. Ke depannya, STIKES Telogorejo berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kemampuan mahasiswa melalui berbagai kegiatan serupa.

Pelantikan BEM STIKES Telogorejo Semarang 2025:
Hari bersejarah bagi kepengurusan BEM STIKES Telogorejo Semarang! Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Telogorejo Semarang mengadakan acara pelantikan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2025 di Ruang Teater Lantai 6. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, manajemen, ketua program studi (Kaprodi), ketua lembaga, kepala unit, dosen, tenaga pendidik, serta perwakilan dari Himpunan Mahasiswa (HIMA) Farmasi dan HIMA Fisioterapi.
Pelantikan ini menandai awal kepemimpinan baru dalam organisasi mahasiswa, yang diharapkan dapat membawa inovasi serta semangat baru dalam berbagai program kerja kampus. Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan STIKES Telogorejo Semarang menyampaikan harapan agar BEM periode 2025 dapat menjadi wadah yang solid bagi mahasiswa dalam berkontribusi untuk pengembangan akademik maupun non-akademik. Ketua BEM yang baru dilantik menyampaikan komitmennya untuk menjalankan program yang berorientasi pada pengembangan mahasiswa, baik dalam bidang organisasi, keilmuan, maupun pengabdian kepada masyarakat. "Kami siap mengemban amanah ini dan berkolaborasi dengan seluruh elemen kampus guna menciptakan lingkungan akademik yang lebih dinamis dan produktif," ujarnya. Acara pelantikan ini juga diisi dengan sesi diskusi dan perkenalan kepengurusan baru, yang diharapkan dapat mempererat sinergi antara mahasiswa dan civitas akademika STIKES Telogorejo Semarang. Dengan semangat baru, BEM periode 2025 diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi kampus dan mahasiswa secara keseluruhan. Selain itu, kehadiran HIMA Farmasi dan HIMA Fisioterapi dalam acara ini menjadi bukti nyata kolaborasi antarlembaga mahasiswa di STIKES Telogorejo Semarang. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan berbagai kegiatan bermanfaat bagi seluruh mahasiswa.
Himpunan Mahasiswa Farmasi STIKES Telogorejo Semarang Gelar Studi Banding dengan Senat Mahasiswa STIFAR Semarang
STIKES Telogorejo Semarang Gelar Workshop Bedah Buku dan Penyusunan Buku Referensi untuk Dosen
STIKES Telogorejo Semarang kembali mengadakan kegiatan akademik yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di lingkungan kampus. Pada kesempatan ini, STIKES Telogorejo menyelenggarakan Workshop Bedah Buku dan Penyusunan Buku Referensi yang ditujukan bagi para dosen.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Auditorium Lantai 4 pada 24 Februari 2025 dan dihadiri oleh para dosen dari berbagai program studi. Workshop ini menghadirkan narasumber berpengalaman dalam bidang penulisan akademik dan publikasi ilmiah, yang memberikan wawasan mendalam mengenai strategi penyusunan buku referensi yang berkualitas serta pentingnya publikasi dalam dunia akademik.
Dalam sambutannya, Ketua STIKES Telogorejo Semarang, dr. Swanny Trikajanti Widyaatmadja, M.Kes., Ph.D, menekankan pentingnya peningkatan literasi akademik bagi dosen dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih berkualitas. "Melalui workshop ini, kami berharap para dosen dapat lebih memahami teknik menulis dan menyusun buku referensi yang dapat menjadi sumber utama dalam perkuliahan," ujar dr. Swanny.
Dengan adanya kegiatan ini, STIKES Telogorejo Semarang berharap dapat terus mendorong para dosen untuk aktif dalam dunia kepenulisan akademik serta meningkatkan kualitas pembelajaran melalui referensi yang lebih kaya dan berbobot. Ke depannya, institusi ini berencana untuk mengadakan lebih banyak kegiatan akademik yang dapat mendukung pengembangan profesionalisme dosen dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah.
Tentang STIKES Telogorejo Semarang STIKES Telogorejo Semarang merupakan institusi pendidikan tinggi di bidang kesehatan yang berkomitmen dalam mencetak tenaga kesehatan profesional dan berkompeten. Melalui berbagai kegiatan akademik dan penelitian, STIKES Telogorejo terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan demi menciptakan lulusan yang unggul di bidangnya.

BEM STIKES Telogorejo Semarang Gelar Debat Calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa

Semarang, 25 Februari 2025 – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIKES Telogorejo Semarang mengadakan debat calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa di Ruang Teater Lantai 6. Acara ini menjadi ajang adu gagasan bagi dua pasangan calon (paslon) yang berkompetisi dalam pemilihan kepemimpinan BEM periode selanjutnya.
Debat ini dihadiri oleh jajaran manajemen, dosen, tenaga pendidik, serta perwakilan mahasiswa STIKES Telogorejo Semarang. Setiap paslon diberikan kesempatan untuk memaparkan visi, misi, serta program kerja mereka, disusul dengan sesi tanya jawab yang melibatkan panelis dan audiens.
Setelah sesi debat yang berlangsung dinamis dan penuh gagasan kritis, acara dilanjutkan dengan proses pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BEM STIKES Telogorejo Semarang. Pemilihan ini diharapkan dapat menghasilkan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif serta mewakili aspirasi mahasiswa dalam berbagai aspek akademik dan non-akademik.


Dengan adanya debat ini, diharapkan mahasiswa semakin memahami arah kepemimpinan yang akan diusung oleh masing-masing paslon, sehingga mereka dapat menggunakan hak pilihnya dengan bijak. Hasil pemilihan akan segera diumumkan setelah seluruh proses perhitungan suara selesai dilakukan.
BEM STIKES Telogorejo Semarang terus berkomitmen untuk menciptakan iklim demokrasi yang sehat di lingkungan kampus serta membangun generasi pemimpin yang visioner dan bertanggung jawab.
STIKES Telogorejo Semarang dan Universitas Dian Nuswantoro Gelar Pengabdian Masyarakat tentang Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Deteksi Penyakit Kulit
STIKES Telogorejo Semarang bekerja sama dengan Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat bertema "Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Pencegahan dan Deteksi Dini Penyakit Kulit". Acara ini berlangsung pada Senin, 17 Februari 2025, di ruang 505 lantai 5 STIKES Telogorejo Semarang.
Kegiatan ini diikuti oleh 30 mahasiswa dari Program Studi S-1 Keperawatan STIKES Telogorejo Semarang. Para peserta mendapatkan pemaparan mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang dapat digunakan dalam dunia kesehatan, khususnya untuk mendukung diagnosis dan deteksi dini penyakit kulit. Dengan pemanfaatan teknologi AI, diharapkan tenaga kesehatan mampu meningkatkan efektivitas dalam identifikasi penyakit kulit serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pencegahan sejak dini.
Dalam sambutannya, Ketua STIKES Telogorejo Semarang menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Universitas Dian Nuswantoro ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai peran teknologi dalam dunia medis. Selain itu, pihaknya berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam pemanfaatan AI secara lebih luas di bidang keperawatan dan kesehatan masyarakat.
Sementara itu, narasumber dari Universitas Dian Nuswantoro menekankan pentingnya adaptasi terhadap teknologi dalam dunia kesehatan. “Dengan adanya AI, tenaga medis dapat lebih cepat dan akurat dalam mendiagnosis penyakit kulit, sehingga pasien dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat,†ujarnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, di mana mahasiswa berkesempatan untuk bertanya langsung kepada narasumber mengenai implementasi AI dalam praktik keperawatan sehari-hari. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa semakin siap menghadapi tantangan di dunia kesehatan yang semakin berkembang pesat seiring kemajuan teknologi.

Mahasiswa STIKES Terlogorejo Semarang Ikuti Kuliah Pakar Dengan Menghadirkan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah

Semarang, 11 Februari 2025 – Program Studi S-1 Keperawatan STIKES Terlogorejo Semarang mengadakan kuliah pakar dengan tema "Mengenal Program Katana (Kelurahan Tangguh Bencana) dan Program Kampung Siaga Bencana di Provinsi Jawa Tengah." Acara ini menghadirkan Drs. Wahjoedi Fajar, M.Si, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, sebagai narasumber utama.
Kuliah pakar ini berlangsung di ruang Auditorium lantai 4 STIKES Terlogorejo Semarang dan dihadiri oleh 250 mahasiswa dari berbagai program studi, termasuk S-1 Keperawatan, Profesi Ners, S-1 Kebidanan, D-3 Keperawatan, S-1 Fisioterapi, dan S-1 Farmasi.
Dalam paparannya, Drs. Wahjoedi Fajar, M.Si menjelaskan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana melalui program Katana dan Kampung Siaga Bencana. Program Katana bertujuan membentuk masyarakat yang tangguh dalam menghadapi bencana dengan meningkatkan kapasitas mitigasi dan kesiapsiagaan. Sementara itu, Kampung Siaga Bencana merupakan program yang berfokus pada pembentukan komunitas yang memiliki sistem peringatan dini serta respons cepat terhadap potensi bencana di lingkungan mereka.
Melalui kuliah pakar ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami konsep dan implementasi mitigasi bencana dalam skala komunitas serta peran tenaga kesehatan dalam upaya pencegahan dan penanganan bencana. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi.
Ketua Program Studi S-1 Keperawatan STIKES Terlogorejo Semarang menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang didapat dalam kegiatan akademik maupun praktik di lapangan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan keterlibatan mahasiswa dalam kesiapsiagaan bencana sebagai calon tenaga kesehatan yang profesional.
Dengan terselenggaranya kuliah pakar ini, diharapkan mahasiswa dapat berperan aktif dalam membangun komunitas yang lebih siap menghadapi bencana, sesuai dengan visi dan misi STIKES Terlogorejo Semarang dalam mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing tinggi dalam bidang kesehatan.
