Universitas Telogorejo Semarang
LLDIKTI WILAYAH VI MENDAPATKAN 3 ANUGERAH DIKTIRISTEK 2023

Segenap sivitas akademika STIKES Telogorejo Semarang mengucapkan Selamat dan Sukses atas Penghargaan yang diraih oleh LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah dalam Anugerah DIKTIRISTEK Tahun 2023. Tiga penghargaan yang di peroleh meliputi :
????Terbaik 1 Anugerah Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kategori SPMI
????Terbaik 3 Anugerah Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kategori Kampus Mengajar
????Bronze Winner Anugerah Humas Kategori LLDIKTI
Salam Sehat - ICARE
KENALI KODE ETIK PROFESI

Oleh : Ns. Ratnasari, M.Kep. – Dosen S1 Keperawatan STIKES Telogorejo Semarang
Profesi didunia medis dianggap sebagai pekerjaan yang bergengsi sekaligus penuh tanggung jawab. Apalagi selama 2 tahun terakhir tenaga medis menjadi garda terdepan untuk melawan virus covid-19. Namun akhir-akhir ini banyak pelangaran terkait etika profesi oleh beberapa oknum tenaga Kesehatan.
Adanya kemajuan dan kecanggihan teknologi saat ini disalahgunakan oleh beberapa oknum tenaga kesehatan dengan membuat konten dengan tujuan untuk hiburan semata. Namun tidak sesuai dengan kode etik yang berlaku. Pelanggaran profesi yang dilakukan dianataranya pelecehan seksual, mengumbar aib dan bahkan sampai nyinyir soal status pasien.
Sebagai seorang tenaga medis, kita harus mengetahui etika dan hukum dalam profesi kita sebagai landasan untuk bekerja memberikan layanan keperawatan kepada masyarakat. Sehingga kita dijauhkan dari hal-hal yang tidak diinginkan. Dimana ciri sebagai profesi adalah mempunyai body of knowledge yang dapat diuji kebenarannya serta ilmunya dapat diimplementasikan kepada masyarakat langsung.

Etika berasal dari bahasa Yunani "ethos" yang berarti kebiasaan, mode perilaku. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan buruk, mengenai hak dan kewajiban moral, kumpulan asas atau nilai yang berhubungan dengan ahlak, dan nilai benar atau salah yang dianut dalam masyarakat. Sedangkan Etika kesehatan merupakan alat untuk mengatur tertibnya hidup bermasyarakat dalam bidang kesehatan. Dapat dikatakan bahwa etika ini berhubungan erat dengan prinsip benar atau salah dan prinsip moralitas. Hal ini dikarenakan etika mempunyai tanggung jawab moral, yang apabila seseorang melakukan penyimpangan terhadap kode etik berarti tidak memiliki perilaku dan moral yang baik.
Beberapa prinsip moral yang digunakan dalam keperawatan yang dijelaskan dalam buku etika keperawatan professional yaitu :
- Prinsip Otonomi (Autonomy)
Prinsip otonomi didasarkan pada keyakinan bahwa individu mampu berpikir logis dan mampu membuat keputusan sendiri.
- Prinsip Kebaikan (Beneficience)
Prinsip ini menuntut tenaga medis untuk melakukan hal yang baik dengan begitu dapat mencegah kesalahan atau kejahatan.
- Prinsip Keadilan (Justice)
Nilai ini direfleksikan dalam praktik profesional ketika tenaga medis bekerja untuk terapi yang benar sesuai hukum, standar praktik dan keyakinan yang benar untuk memperoleh kualitas pelayanan kesehatan.
- Prinsip Kejujuran (Veracity)
Seluruh pemberi layanan kesehatan untuk menyampaikan kebenaran pada setia klien untuk meyakinkan agar klien mengerti.
- Prinsip Kesetiaan (Fidelity)
Tanggung jawab besar seorang tenaga medis adalah meningkatkan kesehatan, mencegah penyakit, memulihkan kesehatan, dan meminimalkan penderitaan.
- Non-maleficence (tidak merugikan)
Prinsi ini berarti tidak menimbulkan bahaya/cedera fisik dan psikologis pada klien.
- Confidentiality (Kerahasiaan)
Kerahasiaan adalah informasi tentang klien harus dijaga privasi klien. Akuntabilitas yang berarti bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri dan orang lain atas tindakannya.
Efektivitas Theraband dan Ultrasound Mengatasi Osteoporosis Pada Lansia
Meta desc: Apa yang dimaksud dengan theraband dan ultrasound? Benarkah keduanya efektif untuk mengatasi osteoporosis pada lansia? Yuk, simak infonya di sini!
Osteoporosis merupakan kerusakan yang terjadi akibat penurunan massa tulang serta perubahan susunan jaringan tulang. Kerusakan ini menyebabkan tulang lebih rapuh sehingga meningkatkan risiko patah tulang. Umumnya, osteoporosis lebih banyak dialami oleh lansia berusia di atas 60 tahun.
Pengidap osteoporosis akan mengalami keterbatasan gerak. Bahkan, beberapa lansia tidak dapat melakukan kegiatan sehari-hari. Untuk mengatasi masalah osteoporosis diperlukan latihan Theraband dan Ultrasound. Keduanya dinilai dapat meningkatkan kemampuan fungsional pada lansia.

Sekilas Tentang Theraband dan Ultrasound
Latihan theraband termasuk terapi nonfarmakologi yang dapat mencegah dan mengatasi osteoporosis. Lantaran tergolong latihan elastic resistence, theraband memungkinkan penderita osteoporosis mengurangi rasa nyeri serta meningkatkan kekuatan, fungsi, dan mobilitas tulang melalui gerakan yang berbeda.
Latihan theraband memberikan rangsangan langsung pada kulit reseptor sekaligus yang memengaruhi propioseptif. Alhasil, latihan ini efektif memaksimalkan sensasi di sekitar sendi dan otot. Latihan berkelanjutan dapat meningkatkan aktivitas fungsional penderita osteoporosis.
Terapi ultrasound merupakan metode pengobatan untuk merangsang jaringan tubuh yang rusak menggunakan teknologi gelombang suara. Terapi ini ditemukan sekitar tahun 1940. Mulanya, terapi ultrasound hanya untuk pengobatan terapis fisik dan okupasi. Namun, lambat laun terapi ini disarankan untuk pengobatan cedera otot akibat olahraga maupun musculoskeletal.
Cara kerja terapi ultrasound dilakukan dengan memancarkan gelombang suara menggunakan transuser ke arah tubuh yang mengalami kerusakan. Ketika gelombang suara terpancar, gelombang akan diserap jaringan halus tubuh, seperti tendon, ligamen, dan fascia. Keberhasilan terapi ultrasound bergantung pada kemampuannya merangsang jaringan di bawah kulit.

Apa Pengaruh Latihan Theraband dan Ultrasound Terhadap Lansia Pengidap Osteoporosis?
Latihan theraband dilakukan sesuai dosis yang ditentukan, tergantung dari tingkat keparahan. Meskipun dibutuhkan proses panjang dan kesabaran, latihan theraband efektif meningkatkan stabilitas. Bagi lansia, latihan ini pada awalnya mungkin terasa menyiksa. Namun, lambat laun mereka dapat merasakan manfaat yang luar biasa. Rasa nyeri dan tidak nyaman ketika melakukan kegiatan yang menekankan kekuatan tulang dapat diatasi.
Terapi ultrasound juga dapat mengobati permasalahan peradangan tulang sendi, dan tendon, nyeri punggung, otot tegang, penyakit temporomandibular, osteoarthritis, dan osteoporosis. Metode terapi ultrasound cukup beragam, disesuaikan dengan tingkat penyakit. Lantaran menggunakan gelombang suara yang dipancarkan ke jaringan tubuh yang rusak, terapi ini efektif mempercepat proses penyembuhan.
Adapun manfaat terapi ultrasound, antara lain:
- Melancarkan aliran darah.
- Menyembuhkan penimbunan cairan dan peradangan.
- Mengurangi rasa sakit.
- Memperlunak jaringan luka.
- Menghancurkan timbunan zat asing dan memicu tulang tumbuh kembali.
- Meningkatkan proses penyerapan obat di bagian tertentu.
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa latihan theraband dan terapi ultrasound memiliki tujuan yang sama, yakni mengatasi permasalahan osteoporosis. Keduanya dapat dikombinasikan untuk mendapatkan manfaat ganda dan mempercepat proses penyembuhan. Meskipun demikian, terapi ultrasound juga memiliki risiko efek samping.
Bagi lansia yang cenderung sensitif, panas yang berasal dari alat terapi dapat menyebabkan rasa perih dan kemerahan pada kulit. Terapi yang ditambah dengan penggunaan obat topikal tertentu bisa memicu alergi gatal maupun ruam kemerahan di kulit. Pastikan untuk berkonsultasi lebih dulu untuk mengoptimalkan pengobatan dan menurunkan risiko efek samping.
Konsumsi lebih banyak buah dan sayur yang mengandung vitamin C, D, dan K, serat, serta mineral. Selain itu, penting untuk mendapatkan cukup kalsium. Beberapa makanan kaya kalsium, meliputi susu, kacang polong, yogurt, keju, dan ikan sarden. Disarankan juga untuk rutin berolahraga dan berjemur di pagi hari. Mengatur pola makan dan gaya hidup dapat melindungi tulang dari risiko kerusakan lebih lanjut.
Demikianlah informasi mengenai latihan theraband dan terapi ultrasound yang dapat membantu mengatasi masalah osteoporosis pada lansia. Agar proses penyembuhan berjalan lancar, pastikan untuk mengikuti semua instruksi tenaga medis yang berwenang. Semoga bermanfaat.
Mudah! Begini Cara Mengatasi Komplain Pelanggan yang Efektif
Meta desc: Apa yang dimaksud komplain pelanggan? Bagaimana cara mengatasi komplain pelanggan yang efektif? Yuk, simak dan pelajari pembahasan lengkapnya di sini!
Komplain pelanggan merupakan hal lumrah yang kerap terjadi ketika pelanggan merasa tidak puas atas layanan atau produk yang dibelinya. Keluhan tersebut dapat dikatakan sebagai wujud kepedulian pelanggan terhadap bisnis yang Anda jalankan. Ketika pelanggan melayangkan keluhan, jadikan hal tersebut sebagai masukan yang berguna untuk kemajuan bisnis.
Dalam prosesnya, Anda perlu memahami bagaimana cara menghadapi customer yang komplain. Hal ini dilakukan agar Anda tidak salah memberikan timbal balik atas keluhan yang dilayangkan. Pasalnya, Anda akan dihadapkan dengan berbagai karakter pelanggan dengan keluhan yang bervariasi. Tentunya pemberian solusi antara pelanggan yang satu dengan lainnya tidak dapat disamakan.
Sekilas Tentang Komplain Pelanggan
Customer complaints atau keluhan pelanggan adalah ungkapan bersifat negatif yang diberikan pelanggan pada suatu perusahaan. Ada berbagai faktor penyebab pelanggan melayangkan keluhan. Beberapa di antaranya:
â— Kualitas Produk Buruk
Sebagian besar pelanggan cenderung memberikan rating rendah dan melayangkan keluhan ketika mendapatkan produk berkualitas buruk. Kualitas produk buruk dapat berupa produk tidak sesuai gambar, tidak sesuai deskripsi, dan barang yang dikirim cacat pabrik atau rusak.
â— Pelayanan Kurang Memuaskan
Selain kualitas produk, pelanggan sering melayangkan keluhan terkait pelayanan yang diberikan oleh suatu bisnis. Pelayanan ramah dan cepat tanggap akan membuat pelanggan memberikan penilaian positif. Sebaliknya, pelayanan yang lambat, tidak membantu, dan kurang ramah akan membuat pelanggan merasa kecewa.
â— Pengemasan Buruk
Pengajuan komplain pelanggan juga sering disebabkan pengemasan paket yang buruk. Tidak sedikit kasus barang rusak akibat pengemasan seadanya. Kekecewaan pelanggan makin bertambah apabila Anda sebagai pihak penjual tidak memberikan ganti rugi yang sesuai.
â— Masalah Pada Pengiriman
Hampir semua pelanggan menginginkan respons yang cepat dari pihak penjual. Ketika telah menyelesaikan pembayaran, pelanggan berharap paket tersebut segera dikirim. Namun, tidak semua penjual melakukan hal tersebut. Alhasil, pelanggan merasa kecewa.
Hal tersebut makin diperparah dengan keterlambatan dari pihak ekspedisi. Tidak jarang terjadi kasus paket salah alamat hingga paket dalam pengiriman. Kejadian tersebut membuat pelanggan memberikan rating rendah dan keluhan terhadap bisnis Anda.
â— Keluhan Tidak Ditanggapi
Melayangkan keluhan merupakan hak pelanggan yang merasa tidak puas atau mengalami masalah saat pembelian. Apabila keluhan tersebut tidak ditanggapi dengan baik, pelanggan akan merasa kecewa dan beralih ke produk atau merek lainnya. Kekecewaan juga akan timbul apabila pelanggan melakukan komplain berulang kali, tetapi tidak ditindaklanjuti.
â— Toko Sulit Dihubungi
Toko sulit dihubungi juga menyebabkan tingkat kepuasan pelanggan menurun. Hal ini terjadi ketika pelanggan mengalami kesulitan selama berbelanja atau ingin berkonsultasi mengenai produk yang tepat, tetapi pihak toko atau call center sulit dihubungi.
Cara Mengatasi Komplain Pelanggan
Agar pelanggan tetap loyal terhadap bisnis dan produk yang Anda tawarkan, pastikan untuk segera mengatasi keluhan yang dilayangkan pelanggan. Adapun cara mengatasi komplain pelanggan, sebagai berikut.
â— Minta Maaf Atas Ketidaknyamanan
Alangkah bijak apabila Anda meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh pelanggan. Ketika pelanggan kesal terhadap layanan yang diberikan atau produk yang tidak sesuai ekspektasinya, permohonan maaf yang tulus akan membuat mereka merasa lebih dihargai. Alhasil, pelanggan akan lebih mudah menurunkan emosi dan menginformasikan keluhannya secara detail.
â— Dengarkan Keluhan Pelanggan
Mendengarkan keluhan pelanggan adalah hal wajib untuk membuat mereka merasa dihargai. Sangat disarankan untuk tidak menyela pembicaraan yang disampaikan oleh pelanggan.
â— Gali Informasi Lebih Detail Mengenai Keluhan
Gali lebih detail mengenai keluhan yang disampaikan pelanggan. Apakah produk tidak sesuai? Warna atau ukuran yang dikirim salah? Produk yang diterima cacat? Atau hal lainnya.
â— Menangani Komplain Dengan Cepat
Setelah mengetahui akar permasalahan, berikan solusi. Misalnya: pelanggan mengeluh mengenai pengemasan barang pecah belah yang buruk. Anda bisa mengirim kembali barang yang rusak dengan melampirkan bukti pembelian dan video unboxing. Kirim barang pengganti menggunakan bubble wrap, kardus, ataupun kayu untuk meminimalisasi kerusakan saat pengiriman.
â— Lakukan Tindak Lanjut
Kendati keluhan telah diselesaikan dengan baik, ada baiknya melakukan tindak lanjut dengan menghubungi pelanggan. Tanyakan apakah pelanggan puas dengan solusi yang diberikan dan mintalah ulasan positif mengenai hal tersebut. Demikianlah informasi mengenai komplain pelanggan dan cara mengatasinya. Dengarkan keluhan dan masukan dari pelanggan untuk melakukan perbaikan bisnis. Cara ini akan membuat bisnis Anda berkembang lebih pesat di masa depan.
Ambulan dan Beban Kerjanya: Belajar dari Pandemi COVID-19

Disusn Oleh Ns. Kristianto Dwi Nugroho, M.Kep ( Dosen S-1 Keperawatan STIKES Telogorejo Semarang )
Tanggal 11 Maret 2022, WHO menyatakan status pandemi dengan jumlah negara yang terlibat adalah 114, dengan lebih dari 118.000 kasus dan lebih dari 4000 kematian. Sampai Maret 2022 hampir seluruh negara di dunia telah berstatus pandemi dengan total kasus secara global mencapai 448.313.293 kasus terkonfirmasi. Berdasarkan perhitungan statistik, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia mengalami fluktuatif, hingga bulan Februari 2022 tercatat sudah terdapat 5.564.448 kasus terkonfirmasi Covid-19.
Meningkatnya kasus terkonfirmasi Covid-19 berdampak terhadap layanan ambulan milik pemerintah Kota Semarang dalam memberikan perawatan medis darurat yang diberikan kepada pasien sebelum tiba di rumah sakit. Pertimbangan logistik dan keselamatan khusus ke tempat kejadian juga diperlukan pada layanan emergency pre-hospital. Fasilitas layanan Ambulans Hebat dan Ambulan Siaga mengalami over demand. Operator ambulan dapat menerima kurang lebih 200 permintaan layanan dalam 1 sif (8 jam) pada masa serangan Covid-19 gelombang kedua di bulan Juli 2021 sampai dengan bulan September 202. Masa pandemi ini, banyaknya permintaan layanan yang disebabkan oleh membludaknya pasien Covid-19, membuat tenaga medis semakin kewalahan, ditambah lagi dengan penuhnya fasilitas rumah sakit rujukan di Kota Semarang. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Priyatna (2021), menunjukkan bahwa tenaga kesehatan pre-hospital mengalami stres kerja yang diakibatkan oleh beban kerja sebesar 68,7% pada masa pandemi.

Meningkatnya beban kerja yang dialami staf ambulan pada masa pandemi menjadi sebuah tantangan baru dan ekstra. Beban kerja yang dialami dapat menimbulkan dampak negatif, seperti kualitas kerja menurun, adanya pengaruh terhadap kesehatan, hingga stress kerja . Saat yang sama, situasi ini telah menyebabkan penurunan dalam kualitas hidup yang berhubungan dengan kesehatan fisik dan mental, kurangnya sumber daya, kurang tidur, pergantian sif yang lebih lama, meningkatnya angka permintaan layanan, hingga resiko terpapar virus. Faktor- faktor tersebut dapat memicu stres, ketegangan fisik dan/ atau emosional. Penelitian yang dilakukan oleh Nikeghbal, et al,. (2021) menyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan kualitas hidup, di mana semakin tinggi beban kerja yang dialami maka akan semakin rendah angka kualitas hidupnya.
Domain Compassion Satisfaction Compassion satisfaction atau disebut juga kepuasan welas asih merupakan kesenangan yang diperoleh karena mampu melakukan pekerjaan dengan baik (Stamm, 2012). Dalam penelitian menunjukan bahwa di situasi pandemi, compassion satisfaction yang dimiliki responden tergolong tinggi karena adanya unsur kecintaan dan sebuah motivasi kerja yang tinggi pada setiap responden. Adanya motivasi dan kecintaan terhadap pekerjaan sangat berpengaruh terhadap kualitas hidupnya. Hal ini sejalan dengan penelitian Hasmalawati dan Restya (2017) yang      menyatakan bahwa semakin tinggi motivasi kerja maka akan semakin tinggi kualitas kehidupan kerja, begitu pula sebaliknya.
Terjadinya burnout dapat dipicu karena adanya kelelahan baik secara fisik maupun mental yang dibiarkan secara terus menerus. Di situasi pandemi ini, banyak tenaga kesehatan yang mengalami kelelahan yang pada akhirnya menyebabkan burnout. Akan tetapi kenyataannya pada penelitian ini angka kejadian burnout yang dialami responden pada situasi pandemi Covid-19 berada pada kategori rendah. Hal ini dikarenakan setiap orang memiliki mekanisme koping yang berbeda dalam menghadapi stress dalam situasi darurat.

Beberapa tingkat stres dapat membantu seseorang untuk tetap bekerja dengan baik (IDI, 2020). Seseorang yang mengalami burnout menunjukkan bahwa orang tersebut kehilangan kemampuan untuk mengontrol stress terkait pekerjaan dan mengalami gejala pelepasan emosional dan psikosomatis (Bulatevych, 2017 dalam Hamami & Noorrizki, 2021). Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa burnout yang dialami responden berada skala rendah dikarenakan mereka masih dapat mengontrol stressor dengan baik meskipun sedang dihadapkan dengan situasi darurat. Disisi lain, mereka juga telah beradaptasi dengan kasus Covid-19 yang cukup fluktuatif dan mulai melandai. Sehingga mereka telah beradaptasi dengan stressor yang dihadapi.
Hal ini menunjukan suatu hasil yang positif atas adanya kualitas hidup yang baik. Seseorang dengan skala ini telah memiliki reinforcement positif dari pekerjaan mereka. Mereka tidak memiliki rasa khawatir dan terjebak akan pekerjaannya. Mereka juga tidak memiliki rasa trauma akibat pekerjaan yang telah dilalui. Seseorang dengan skala ini telah memperoleh aspek positif dari pekerjaan yang telah mereka kerjakan, mereka masih dapat beradaptasi dengan baik dalam situasi lingkungan yang mereka hadapi.
STIKES Telogorejo Semarang Jalin Kerja Sama Internasional Dengan ST Bernadette Of Lourdes College – Philippines

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ( STIKES ) Telogorejo Semarang menjalin kerja sama resmi dengan St. Bernadette Of Lourdes College ( SBLC ), Philippines. Bentuk kerjasama resmi ini ditandai dengan melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang mengikat antara STIKES Telogorejo Semarang dengan St. Bernadette Of Lourdes College ( SBLC ), Philippines.
Acara penandatanganan MoU berlangsung pada Kamis, 23 November 2023 bertempat di Grand Tjokro Yogyakarta Hotel. Penandatanganan MoU ini dilakukan bersamaan dengan kegiatan International Workshop Curriculum Indonesia - Philippines.

Kerjasama ini diharapkan akan membuka peluang besar bagi mahasiswa STIKES Telogorejo Semarang dalam mengembangkan potensi akademik dan pengalaman internasional. Selain itu, Kerjasama ini akan memberikan peluang berharga bagi mahasiswa kedua institusi untuk mengikuti program pertukaran yang akan memperkaya pengalaman akademik.
Kerjasama internasional seperti ini menunjukkan tekad kedua institusi untuk tetap melanjutkan pendidikan dan kerja sama, bahkan di tengah tantangan global. MoU ini menjadi fondasi untuk pertukaran ilmu pengetahuan dan pengalaman yang akan mendukung perkembangan ilmu kesehatan di masa depan.
Webinar Series : Depresi & Bipolar pada GenZ

✨WEBINAR SERIES STIKES Telogorejo Semarang✨
Tema: “ Depresi & Bipolar pada GenZ †yang akan diadakan pada:
???? : Kamis, 14 Desember 2023
â° : 08.00 WIB - 12.00 WIB
???? : Auditorium lantai 4 gedung lama STIKES Telogorejo Semarang & Zoom Cloud Meeting
????NARASUMBER
- apt. Gilang Rizki Alfarizi, M.Farm
- apt. Anisa Nova Puspitaningrum,M.Farm.
- apt. Nuzul Gyanata Adiwisastra,M.Farm (Universitas Medika Suherman)
- Psikiater RSJD Amino Gondohutomo
????BENEFIT
• SKP IAI & PAFI ( Dalam Proses Konfirmasi )
• E- Sertifikat
• Ilmu & wawasan
• Memperluas jaringan relasi
• Terbuka untuk umum
• Soft File Materi
✨BIAYA PENDAFTARAN
Seminar:
Mahasiswa Internal (IDR 40.000)
Umum (IDR 50.000)
✨REKENING PEMBAYARAN
Bank BRI dengan No. Rek. 001501012260506 a.n Silvy Aldila.
nominal transfer dengan kode 001 contoh : 40.001 atau 50.001
✨LINK PENDAFTARAN
https://bit.ly/webinar-farmasistelo
HUT SMC RS TELOGOREJO KE 98

Segenap sivitas akademika STIKES Telogorejo Semarang mengucapkan
Selamat Ulang Tahun SMC RS Telogorejo Ke - 98
Semoga SMC RS Telogorejo semakin jaya, terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan tetap menjadi Rumah Sakit pilihat Masyarakat.
Salam Sehat - ICARE
