Back

Universitas Telogorejo Semarang

HomeAuthor: Universitas Telogorejo SemarangPage 28
“PERAN FISIOTERAPI TERHADAP PERUBAHAN POSTUR KIFOSIS PADA LANSIA”
Tak Berkategori 27 Oct 2023

“PERAN FISIOTERAPI TERHADAP PERUBAHAN POSTUR KIFOSIS PADA LANSIA”

Disusun Oleh : Deasy Virka Sari, S.Fis.,M.Fis ( Dosen S-1 Fisioterapi STIKES Telegorejo Semarang )

Menurut WHO umur lansia adalah diatas 60 tahun. Masalah kesehatan yang di alami oleh usia lanjut ( Lansia) berkurangnya pendengaran, masalah mata seperti katarak, osteoarthritis, diabetes, dan demensia.

Lansia sendiri merupakan suatu proses akhir pada kehidupan manusia yang mengakibatkan kemampuan jaringan menurun secara perlahan untuk memperbaiki diri dan mempertahankan fungsi normalnya dan ini bersifat wajar. Pada fase lansia terjadinya perubahan fisik, mental, sosial, dan kesehatan, ini menyebabkan kesulitan dalam melakukan ADL, penyakit degeneratif, penurunan kognitif, dan gangguan keseimbangan.

Gangguan keseimbangan postural ini dipengaruhi oleh kelemahan otot ektremitas atas dan bawah, stabilitas postural, maupun juga gangguan secara fisiologis dari salah satu indera yang ada dalam tubuh manusia, faktor lain juga dapat disebabkan oleh penuaan juga turut mempengaruhi terjadinya gangguan keseimbangan.

Dari faktor di atas berakibat pada perubahan bentuk tulang terutama bagian vertebra yang akan berkaitan pada postur tubuh salah satunya adalah perubahan postur tubuh kifosis. Kifosis merupakan salah satu bentuk kelainan yang muncul pada tulang belakang manusia yang menyebabkan postur tubuh lansia membungkuk. Akibat perubahan ini menyebabkan salah satu resiko gangguan keseimbangan yaitu resiko jatuh. Lansia merupakan bagian umur yang paling tinggi mengalami resiko gangguan keseimbangan postural.

Fisioterapi sebagai tenaga kesehatan sangat berperan penting dan harus memiliki kemampuan untuk memaksimalkan potensi gerak dan fungsi dalam lingkup promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitative. Maka dari itu  menjadi bukti bahwa fisioterapi tidak hanya  berperan dalam kuratif dan rehabilitative saja namun juga berperan besar dalam preventif

Dalam kasus ini postur kifosis dapat di koreksi dengan postural correction. Latihan ini bertujuan untuk peregangan otot bagian anterior dan penguatan otot bagian posterior serta meningkatkan stabilitas otot obdomen dan otot punggung, yang berfungsi menjaga postur tubuh dalam melawan gravitasi sehingga dapat memperbaiki derajat kurva kifosis. Khasus postur kifosis ini dapat ditaganin fisioterapi dengan memberikan Teknik Mulligan’s Modifikasi. Teknik Mulligan’s Modifikasi merupakan kombinasi simultan dari terapis
dengan menerapkan teknik gliding tambahan dan klien melakukan gerakan
fisiologis. Teknik ini merupakan suatu penerapan bersamaan antara 7 mobilisasi tambahan dari terapis yang disertai gerakan fisiologis aktif oleh klien dimana di akhir ROM diberikan tekanan atau regangan tambahan secara pasif. Teknik ini selalu diterapkan tanpa rasa nyeri dan digambarkan sebagai pengoreksi pergerakan sendi dari kesalahan posisional.

LATIHAN FISIK PADA GANGGUAN LIMFEDEMA
Tak Berkategori 20 Oct 2023

LATIHAN FISIK PADA GANGGUAN LIMFEDEMA

Disusun Oleh : Linda Pramusinta, S.Tr.Ftr., M.Kes ( Dosen S-1 Fisioterapi STIKES Telogorejo Semarang )

Limfedema adalah suatu kondisi pembengkakan yang dapat terjadi pada beberapa bagian tubuh seperti tangan, leher, kaki dan bahkan dapat terjadi pada bagian organ. Limfedema di sebabkan oleh gangguan transportasi/pengangkutan aliran limfa yang menyebabkan penumpukan cairan limfatik. Kondisi ini menyebabkan perubahan bentuk dan ukuran pada bagian tubuh yang mengalami gangguan. Ciri-Ciri seseorang yang mengalami gangguan Limfedema yaitu :

  1. Pembengkakan pada area lengan & kaki dapat melebar hingga jari-jari
  2. Rasa gatal bahkan ada rasa terbakar pada kaki pada bagian tubuh yang membengkak
  3. Rasa tebal, berat dan juga dan kulit terasa kencang di daerah yang bengkak
  4. Terjadi perubahan warna kulit pada bagian yang bengkak, cenderung lebih gelap

Limfedema yang muncul pada daerah kepala dan leher dapat menyebabkan gangguan penglihatan, nyeri pada bagian dalam telinga, hidung mampet dan dapat menyebabkan gangguan menelan, suara, serta dapat menyebabkan masalah pernapasan. Berikut ini terdapat gambaran kondisi gangguan tahap 1- 4 dari limfedema, yang mengalami gejala ringan sampai kondisi berat.

Latihan fisik merupakan salah satu terapi limfedema yang bertujuan untuk melatih otot dan sendi agar dapat berkontraksi secara efektif memompa aliran darah limfa dan dapat mengurangi pembengkakan. Jenis latihan fisik yang bisa dilakukan pada penderita limfedema sebagai berikut :

Lakukan latihan secara perlahan dan tahan setiap kali gerakan selama 3-5 hitungan lakukan pengulangan pada masing-masing gerakan 3 kali pengulangan. Latihan ini dapat di variasikan pada semua bagian tubuh termasuk pergelangan tangan dan kaki.
 
Selamat Mencoba…
Terimakasih telah meluangkan waktunya untuk membaca…
Semoga bermanfaat dan menjadi motivasi …
Salam sehat…
Rekrutmen SMC RS Telogorejo
Tak Berkategori 19 Oct 2023

Rekrutmen SMC RS Telogorejo

Hallo teman-teman alumni STIKES Telogorejo Semarang


Kali ini ada informasi rekrutmen dari SMC RS Telogorejo Semarang, yang akan diadakan pada Hari : Jumat, 20 Oktober 2023

Pukul : 10.00

Tempat : di Ruang Theater Lt. 6 STIKES Telogorejo.


Bagi teman-teman yang berminat, dapat langsung mendaftar di link berikut: https://tinyurl.com/CampusHiringSMC

Jangan lupa, setelah mendaftar langsung join Group WA yang sudah tertera di akhir pengisian form.
Terima kasih dan good luck untuk semuanya!??

Manfaat Rekreasi Untuk Mendorong Aktivitas Fisik Lansia
Tak Berkategori 14 Oct 2023

Manfaat Rekreasi Untuk Mendorong Aktivitas Fisik Lansia

Disusun Oleh : Linda Pramusinta, S.Tr.Ftr., M.Kes Dosen S-1 Fisioterapi STIKES Telogorejo Semarang

Meta desc: Benarkah kegiatan rekreasi dapat mendorong aktivitas fisik lansia? Apa saja manfaat rekreasi dan bagaimana melaksanakannya? Yuk, simak infonya di sini!

Manfaat rekreasi bagi lansia berdampak baik pada kesehatan tubuh. Sebagaimana diketahui, kehidupan lansia cenderung monoton sehingga mereka lebih cepat bosan. Tak sedikit dari mereka yang akhirnya malas melakukan aktivitas fisik. Apabila dibiarkan, mereka akan lebih mudah terserang penyakit tekanan darah tinggi, degeneratif, penurunan fungsi organ, dan nyeri sendi.

Seberapa Penting Rekreasi Untuk Lansia?

Kendati tampak sepele, rekreasi efektif meningkatkan semangat lansia. Rekreasi bisa memberikan sedikit kebahagiaan pada lansia. Mereka akan merasakan suasana baru dan kesempatan bertemu orang lain di luar lingkungan tempat tinggal. Ketika melakukan rekreasi, lansia secara tidak langsung diberi ruang untuk menikmati alam sekitar dan berkomunikasi dengan orang lain. Hal ini memberi dampak positif bagi tubuh, pikiran, dan jiwa mereka.

Manfaat Rekreasi Pada Lansia

Di usia senja, lansia lebih banyak menghabiskan waktu dengan berdiam diri, tidur di siang hari, atau duduk termenung seorang diri. Kebiasaan tersebut akan mempercepat proses penurunan fungsi tubuh dan meningkatkan risiko berbagai penyakit. Kegiatan rekreasi menjadi salah satu solusi terbaik untuk mendorong lansia melakukan aktivitas fisik tanpa membuat mereka merasa tertekan. Supaya lebih jelas, berikut sejumlah manfaat rekreasi untuk lansia.

Menstimulasi Otak

Kegiatan fisik sederhana, seperti berjalan atau senam terbukti mampu meningkatkan fungsi otak lansia. Di usia senja, mereka cenderung mengalami penurunan fungsi otak. Namun, kegiatan fisik yang dilakukan secara teratur efektif menstimulasi otak. Membuat mereka lebih mudah mengingat sesuatu, terampil, dan percaya diri.

Meningkatkan Fungsi Kognitif

Demensia tidak hanya terjadi pada memori, melainkan juga pada kepribadian dan kognitif. Kegiatan rekreasi bermanfaat untuk meningkatkan fungsi kognitif pada lansia. Mereka akan lebih mudah diajak untuk bercengkerama, mempelajari hal baru di sekitar, dan mengatasi masalah kecil.

Meningkatkan Koordinasi Tubuh

Secara alamiah, koordinasi tubuh akan menurun seiring bertambahnya usia. Hal ini menyebabkan lansia kesulitan menggerakan dan menyeimbangkan tubuh. Namun, penurunan koordinasi tubuh dapat diminimalisasi dengan latihan fisik secara teratur. Cara terbaik adalah dengan mengajak lansia rekreasi. Kegiatan menyenangkan ini bisa mendorong lansia lebih aktif dan banyak bergerak.

Memperbaiki Kualitas Tidur

Umumnya, sebagian besar lansia mengalami kesulitan tidur. Mereka tidur lebih sedikit daripada waktu yang dibutuhkan. Hal ini disebabkan karena penurunan fungsi tubuh dan melemahnya ritme sirkadian. Cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan melakukan rekreasi. Rekreasi akan membuat pikiran lansia lebih tenang sehingga kualitas tidur pun meningkat.

Pelaksanaan Rekreasi Untuk Lansia

Menyadari bahwa lansia memiliki banyak keterbatasan, Anda harus bisa membantu mereka untuk tetap hidup sehat. Anda bisa bertukar pikiran dengan lansia untuk mengetahuai apa yang mereka inginkan. Selain merasa dihargai, mereka akan lebih bersemangat untuk melakukan kegiatan tersebut. Namun, perlu diingat bahwa pelaksanaan kegiatan untuk lansia harus memperhatikan kesehatan mental, fisik, dan sosial.

Rekreasi merupakan salah satu menyenangkan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan semangat hidup lansia. Melalui kegiatan rekreasi, Anda bisa mengajak lansia untuk aktif bergerak. Mulai dari senam dengan gerakan lambat, berjalan-jalan ke taman, menikmati semilir angin pantai, kerja bakti, atau kegiatan sosial. Gunakan rute jalan yang berbeda untuk mengasah fungsi kognitif dan meningkatkan daya ingat.

Anda juga bisa membuat program rekreasi menyenangkan untuk menstimulasi otak, seperti pertandingan catur, menyusun puzzle, memecahkan teka-teki, merajut, atau berkebun. Kegiatan ini dapat menurunkan risiko demensia, mengasah kemampuan berpikir, dan meningkatkan kreativitas lansia.

Cara tersebut juga akan membuat lansia lebih bersemangat menikmati harinya. Berkat kegiatan tersebut, mereka tidak hanya duduk ataupun membuang waktu untuk termenung seharian yang berdampak pada penurunan kualitas hidup dan fisik.

Demikianlah informasi mengenai manfaat rekreasi pada lansia beserta contoh pelaksanaannya yang perlu Anda ketahui. Mulailah mengajak lansia lebih aktif dan produktif dengan kegiatan yang menyenangkan. Semoga bermanfaat.

INFO PENTING ! PMB 2024/2025 STIKES TELOGOREJO TELAH DI BUKA !
Tak Berkategori 14 Oct 2023

INFO PENTING ! PMB 2024/2025 STIKES TELOGOREJO TELAH DI BUKA !


INFO PENTING !!
PMB 2024/2025 STIKES TELOGOREJO TELAH DI BUKA !

Halo adik-adik kelas 12 yang akan melanjutkan dunia perkuliahan, terutama di kepeminatan KESEHATAN.

STIKES TELOGOREJO SEMARANG salah satu kampus kesehatan favorit di Jawa Tengah yang menyediakan fasilitas unggulan yaitu Program Perekrutan Karyawan Rumah Sakit, Student Exchange dan Magang di Luar Negeri Selama 1 Tahun.

apalagi di Bulan ini banyak PROMO MENARIK, yaitu :

☑️ Biaya Pendaftaran Rp. 0,-
☑️ Potongan Uang Gedung 100% (GRATIS)

Gimana ? Masih Ragu ? Buruan daftar aja yuk, kuota terbatas yah ❤❤❤

Biaya di bawah berlaku sampai dengan 31 Desember 2023

Manfaat Rekreasi Untuk Mendorong Aktivitas Fisik Lansia
Tak Berkategori 14 Oct 2023

Manfaat Rekreasi Untuk Mendorong Aktivitas Fisik Lansia

Disusun Oleh : Linda Pramusinta, S.Tr.Ftr., M.Kes Dosen S-1 Fisioterapi STIKES Telogorejo Semarang

Meta desc: Benarkah kegiatan rekreasi dapat mendorong aktivitas fisik lansia? Apa saja manfaat rekreasi dan bagaimana melaksanakannya? Yuk, simak infonya di sini!

Manfaat rekreasi bagi lansia berdampak baik pada kesehatan tubuh. Sebagaimana diketahui, kehidupan lansia cenderung monoton sehingga mereka lebih cepat bosan. Tak sedikit dari mereka yang akhirnya malas melakukan aktivitas fisik. Apabila dibiarkan, mereka akan lebih mudah terserang penyakit tekanan darah tinggi, degeneratif, penurunan fungsi organ, dan nyeri sendi.

Seberapa Penting Rekreasi Untuk Lansia?

Kendati tampak sepele, rekreasi efektif meningkatkan semangat lansia. Rekreasi bisa memberikan sedikit kebahagiaan pada lansia. Mereka akan merasakan suasana baru dan kesempatan bertemu orang lain di luar lingkungan tempat tinggal. Ketika melakukan rekreasi, lansia secara tidak langsung diberi ruang untuk menikmati alam sekitar dan berkomunikasi dengan orang lain. Hal ini memberi dampak positif bagi tubuh, pikiran, dan jiwa mereka.

Manfaat Rekreasi Pada Lansia

Di usia senja, lansia lebih banyak menghabiskan waktu dengan berdiam diri, tidur di siang hari, atau duduk termenung seorang diri. Kebiasaan tersebut akan mempercepat proses penurunan fungsi tubuh dan meningkatkan risiko berbagai penyakit. Kegiatan rekreasi menjadi salah satu solusi terbaik untuk mendorong lansia melakukan aktivitas fisik tanpa membuat mereka merasa tertekan. Supaya lebih jelas, berikut sejumlah manfaat rekreasi untuk lansia.

Menstimulasi Otak

Kegiatan fisik sederhana, seperti berjalan atau senam terbukti mampu meningkatkan fungsi otak lansia. Di usia senja, mereka cenderung mengalami penurunan fungsi otak. Namun, kegiatan fisik yang dilakukan secara teratur efektif menstimulasi otak. Membuat mereka lebih mudah mengingat sesuatu, terampil, dan percaya diri.

Meningkatkan Fungsi Kognitif

Demensia tidak hanya terjadi pada memori, melainkan juga pada kepribadian dan kognitif. Kegiatan rekreasi bermanfaat untuk meningkatkan fungsi kognitif pada lansia. Mereka akan lebih mudah diajak untuk bercengkerama, mempelajari hal baru di sekitar, dan mengatasi masalah kecil.

Meningkatkan Koordinasi Tubuh

Secara alamiah, koordinasi tubuh akan menurun seiring bertambahnya usia. Hal ini menyebabkan lansia kesulitan menggerakan dan menyeimbangkan tubuh. Namun, penurunan koordinasi tubuh dapat diminimalisasi dengan latihan fisik secara teratur. Cara terbaik adalah dengan mengajak lansia rekreasi. Kegiatan menyenangkan ini bisa mendorong lansia lebih aktif dan banyak bergerak.

Memperbaiki Kualitas Tidur

Umumnya, sebagian besar lansia mengalami kesulitan tidur. Mereka tidur lebih sedikit daripada waktu yang dibutuhkan. Hal ini disebabkan karena penurunan fungsi tubuh dan melemahnya ritme sirkadian. Cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan melakukan rekreasi. Rekreasi akan membuat pikiran lansia lebih tenang sehingga kualitas tidur pun meningkat.

Pelaksanaan Rekreasi Untuk Lansia

Menyadari bahwa lansia memiliki banyak keterbatasan, Anda harus bisa membantu mereka untuk tetap hidup sehat. Anda bisa bertukar pikiran dengan lansia untuk mengetahuai apa yang mereka inginkan. Selain merasa dihargai, mereka akan lebih bersemangat untuk melakukan kegiatan tersebut. Namun, perlu diingat bahwa pelaksanaan kegiatan untuk lansia harus memperhatikan kesehatan mental, fisik, dan sosial.

Rekreasi merupakan salah satu menyenangkan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan semangat hidup lansia. Melalui kegiatan rekreasi, Anda bisa mengajak lansia untuk aktif bergerak. Mulai dari senam dengan gerakan lambat, berjalan-jalan ke taman, menikmati semilir angin pantai, kerja bakti, atau kegiatan sosial. Gunakan rute jalan yang berbeda untuk mengasah fungsi kognitif dan meningkatkan daya ingat.

Anda juga bisa membuat program rekreasi menyenangkan untuk menstimulasi otak, seperti pertandingan catur, menyusun puzzle, memecahkan teka-teki, merajut, atau berkebun. Kegiatan ini dapat menurunkan risiko demensia, mengasah kemampuan berpikir, dan meningkatkan kreativitas lansia.

Cara tersebut juga akan membuat lansia lebih bersemangat menikmati harinya. Berkat kegiatan tersebut, mereka tidak hanya duduk ataupun membuang waktu untuk termenung seharian yang berdampak pada penurunan kualitas hidup dan fisik.

Demikianlah informasi mengenai manfaat rekreasi pada lansia beserta contoh pelaksanaannya yang perlu Anda ketahui. Mulailah mengajak lansia lebih aktif dan produktif dengan kegiatan yang menyenangkan. Semoga bermanfaat.

TUAN RUMAH KUNJUNGAN STUDI BANDING DARI STIKES PANTI KOSALA SURAKARTA
Tak Berkategori 06 Oct 2023

TUAN RUMAH KUNJUNGAN STUDI BANDING DARI STIKES PANTI KOSALA SURAKARTA

Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan dan mengembangan isntitusi maka hari Rabu, 4 Oktober 2023 STIKES Telogorejo Semarang menjadi tuan rumah dalam kunjungan studi banding yang diadakan oleh STIKES Panti Kosala Surakarta. Rombongan dari STIKES Panti Kosala Surakarta terdiri dar 7 orang diantaranya Ratna Indriati, M.kes ( Ketua STIKE Panti Kosala Surakarta ), Pembantu Ketua Kemahasiswaan, Pembantu Ketua Akademik, bagian penjaminan mutu, bagian LP3M, bagian sapra dan IT.

Acara ini berlangsung di Ruang 706 STIKES Telogorejo Semarang mulai pukul 10.30 WIB sampai dengan 16.00 WIB dengan antusiasme tinggi dari kedua belah pihak. STIKES Telogorejo Semarang menyambu dengan hangat kedatangan tim dari STIKES Panti Kosala Surakarta.

Dalam sambutannya, Ratna Indriati, M.kes selaku Ketua STIKE Panti Kosala Surakarta menyampaikan bahwa tujuan kunjungna studi banding ini adalah untuk menjalin silaturahmi dengan STIKES Telogorejo Semarang dan ingin mengetahui terkait perkembangan institusi.

Acara kali ini diakhiri dengan pertukaran cendera mata dan tour campus STIKES Telogorejo Semarang.

” TAMAN ABHIPRAYA KENCONOWUNGU” BEM STIKES TELOGOREJO SEMARANG
Tak Berkategori 03 Oct 2023

” TAMAN ABHIPRAYA KENCONOWUNGU” BEM STIKES TELOGOREJO SEMARANG

Hallo Telogorejo muda?

Sampah menjadi salah satu permasalahan yang sulit untuk terpecahkan di Indonesia. Persoalan sampah sangat berkaitan pula dengan pola hidup maupun kebudayaan masyarakat. Maka dari itu perlu adanya kesadaran dari diri sendiri dan disalurkan ke masyarakat, seperti program yang sedang dilaksanakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa ( BEM ) STIKES Telogorejo Semarang yaitu Pengabdian Masyarakat. BEM STIKES Telogorejo Semarang mengadakan pengabdian masyarakat di RT 02 / RW 04 Kelurahan Karangayu, Semarang. Di tempat tersebut ada salah satu lahan kosong desa yang seharusnya tidak digunakan untuk pembuangan sampah, tetapi karena kurang kesadarannya manusia sehingga memanfaatkan lahan kosong tersebut buat pembuangan sampah, baik itu sampah plastik, kain, kaca dan paku.

BEM STIKES Telogorejo Semarang melaksanakan survei dengan didampingi oleh Ibu Lurah Karangayu pada tanggal 25 Agustus 2023. Pada tanggal 16 September 2023, BEM STIKES Telogorejo Semarang di bantu dengan masyarakat setempat untuk membersihkan sampah di lahan kosong dan dilanjutkan menggempur tanah serta dicampur menggunakan media tanam. Kegiatan ke 2 pada tanggal 23 September 2023 BEM STIKES Telogorejo Semarang membuat dan mengecat pagar serta menyiram tanah yang akan di tanami “TOGA” .

Sabtu, 30 September 2023 dilaksanakan acara penutupan pengabdian masyarakat BEM STIKES Telogorejo Semarang dengan beberapa rangakaian kegiatan diantaranya pemberian simbolis “TOGA” kepada Babinsa Kelurahan Karangayu dan dilanjutkan penanaman TOGA yang dipimpin oleh Bapak Babinsa dan Babinkamtibmas.

Sehingga lahan kosong tersebut berubah menjadi “TAMAN ABHIPRAYA KENCONOWUNGU” dimana nama “ABHIPRAYA” diambil dari nama kabinet BEM STIKES Telogorejo Semarang dan “KENCONOWUNGU” nama jalan dari taman tersebut.


Besar harapan kami setelah ini warga akan merawat tamannya dengan baik dan dapat memanfaatkan tanamannya.