Universitas Telogorejo Semarang
MATRIKULASI MAHASISWA BARU STIKES TELOGOREJO SEMARANG TAHUN AKADEMIK 2022/2023
STIKES Telogorejo merupakan perguruan Tinggi Kesehatan di wilayah Jawa Tengah
yang mempunyai visi “Menjadi Sekolah Tinggi Kesehatan terdepan dalam
meningkatkan kualitas hidup manusia dengan memberikan pendidikan kesehatan
terbaik untuk masyarakatâ€Â. Salah satu misi untuk dapat mencapai visi tersebut adalah
dengan menyelenggarakan pendidikan kesehatan yang mampu menghasilkan tenaga
kesehatan profesional dan siap kerja.
Sebagai upaya untuk mengawali penyelenggaraan pendidikan di STIKES Telogorejo,
maka perlu diberikan pembekalan kepada para mahasiswa baru untuk semua program
studi, sehingga pada saat memasuki perkuliahan semua mahasiswa mempunyai bekal
dan pemahaman yang sama tentang pembelajaran di STIKES Telogorejo sesuai dengan
program studi masing-masing. Kegiatan matrikulasi dilaksanakan pada
? 5 - 24 September 2022
? STIKES Telogorejo Semarang

Kuliah Umum pada hari pertama matrikulasi, di isi oleh Bapak Bhimo Widyo Andoko, S.H., M.H ( Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah). Kuliah umum tidak hanya sekali saja, tetapi masih ada 3 kuliah umum yang akan di selenggarakan pada saat matrikulasi dengan pemateri yang berbeda-beda. Berikut untuk pemateri pada Kuliah Umum :
- Dinas Kesehatan Kota Semarang tentang Peran Tenaga Kesehatan
- Dinas Kominfo Kota Semarang tentang literasi digital dan etika bermedia sosial
- Praktisi Kesehatan Rumah Sakit tentang Covid 19 dan vaksinasi Covid 19
Untuk memberikan gambaran dan pemahaman mengenai STIKES Telogorejo Semarang kepada mahasiswa baru akan disampaikan pemateri dari STIKES Telogorejo, yaitu :
- Wakil Ketua I Bidang Akademik
- Ketua Program Studi
- Dosen pengampu mata kuliah
- Tutor
- Ketua Tim Disaster
- Bagian IT
- Bagian Perpustakaan, Laboratorium dan Keuangan
Dengan kuliah umum ini diharapkan mahasiswa akan terus termotivasi dan terus bersemangat mengikuti prosespembelajaran di STIKES Telogorejo Semarang, berprestasi dan berinovasi untuk
perkembangan ilmu di bidang kesehatan.
PERTOLONGAN PERTAMA PADA TERSEDAK
Oleh: Ns. Bagus Ananta Tanujiarso, M.Kep - Dosen S1 Keperawatan STIKES Telogorejo
Semarang
Tersedak adalah suatu kondisi masuknya benda asing kedalam saluran pernafasan dan
menyumbat saluran nafas bagian atas. Tersedak termasuk keadaan emergensi yang
membutuhkan tindakan cepat dan tepat oleh siapa pun yang berada di dekat penderitanya.
Tersedak sumbatan total jalan napas bisa saja mengakibatkan oksigen tidak dapat memasuki
paru-paru. Beberapa benda yang sering membuat tersedak pada anak yaitu potongan makanan
kecil (kacang, duri ikan), baterai yang berukuran kecil (baterai pada jam tangan), dan mainan
yang berukuran kecil (roda mobil-mobilan), sedangkan pada orang dewawa biasanya makanan
seperti bakso, cilok, biji salak bahkan terkadang uang koin.

Tersedak dapat berakibat fatal bahkan bisa menyebabkan kematian apabila tidak segera
tertangani. Sumbatan benda asing pada saluran nafas bagian atas menyebakan oksigen tidak bisa
masuk ke paru-paru dan seluruh tubuh. Padahal kita tahu, bahwa otak sangat sensitif terhadap
kekurangan oksigen. Apabila dalam kurun waktu 4-6 menit korban tidak segera tertangani maka
akan berakibat korban mengalami penurunan kesadaran bahkan sampai mengalami kematian.
Penting bagi kita mengetahui seseorang sedang mengalami tersedak. Tanda atau gejala universal
yang muncul ketika seseorang tersedak adalah kedua tangan yang memegangi di leher atau
tenggorokan, wajah tambak kemerahan, kesulitan bicara dan bernafas, tampak panic dan
memberikan isyarat minta bantuan, batuk tiba-tiba, bibir kebiruan, dan tampak lemas bahkan
sampai mengalami penurunan kesadaran.

Pertolongan pertama yang dapat kita lakukan pada bayi yang mengalami tersedak dengan back
blow sebanyak 5 kali dan dilanjutkan chest trust sebanyak 5 kali.
Cara melakukan back blow sebagai berikut:
- Bayi diposisikan tengkurap dan diletakkan pangkuan atau di paha penolong dengan posisi
kepala bayi lebih rendah dari dada - Satu tangan penolong menyangga atau menopang dada bayi dan leher agar tidak terjatuh
- Satu tangan lainnya memberikan hentakan atau dorongan pada area scapula/tulang belikat
(punggung) bayi menggunakan pangkal telapak tangan sebanyak 5 kali dorongan (hentakan) - Apabila sumbatan atau benda asing belum keluar dapat dilanjutkan dengan melakukan chest
trust
Cara melakukan chest trust pada bayi: - Pangku bayi di paha penolong dengan posisikan bayi telentang dengan kepala menghadap ke
atas dan posisi kepala lebih rendah dari dada bayi - Satu tangan penolong menyangga punggung dan leher bayi
- Satu tangan lainnya menentukan titik tengah tulang dada bayi, kemudian dengan dua jari (jari
tengah dan jari telunjuk) penolong memberikan hentakan pada bagian tengah tulang dada
bayi - Berikan hentakan 2 jari sebanyak 5 kali
- Apabila cara tersebut belum berhasil mengeluarkan sumbatan atau benda asing, maka
penolong harus segera menelepon ambulance atau PSC 119 atau bahkan segera dibawa ke
RS terdekat serta mengulangi back blow dan chest trust terus menerus sampai ambulance
datang

Penolongan pertama tersedak pada anak dan dewasa dapat dilakukan dengan cara Heimlich
maneuver. Langkah-langkah untuk melakukan Heimlich maneuver sebagai berikut:
- Bantu dan jaga posisi korban agar tetap berdiri.
- Posisikan tubuh penolong berada di belakang badan korban
- Buka kedua tangan korban dibuka kearah samping
- Lingkarkan kedua lengan penolong seperti hendak memeluk korban dari belakang.
- Setelah itu, kepalkan salah satu tangan penolong dengan ibu cari didalam serta tangan
satunya menggenggam kepalan tangan. Posisikan sisi luar dari ibu jari menghadap perut
korban. Posisikan kepalan tangan penolong di bagian tengah perut korban, yakni di antara
ulu hati dan pusar. - Berikan hentakkan kepalan tangan penolong ke perut korban sambil menarik tubuh korban ke
belakang sebanyak 5 kali. Hindari melakukan hentakan yang terlalu keras untuk menghindari
cedera.

Jika korban tersedak adalah wanita hamil atau orang dewasa yang terlalu gemuk (obesitas) kita
bisa melakukan pilihan lain dengan melakukan “chest thrust†yaitu dengan meletakkan kepalan
tangan Penolong di tengah-tengah tulang dada. Posisi penolong ada dibelakan korban, dan
hentakan dengan kepalan tangan pada tengah-tengah tulang dada sebanyak 5 kali dan dilakukan
secara berulang sampai sumbatan keluar.
Lalu apakah kita bisa melakukan pertolongan secara mandiri apabila tersedak? Tentu saja, kita
bisa melakukan pertolongan secara mandiri pada diri kita apabila tidak ada penolong lain
disekitar kita. Langkah-langkah pertolongan mandiri apabila diri kita tersedak:
- Buat kepalan satu tangan dan tangan satunya menggenggam kepalan tangan tersebut
- Letakkan kepalan tersebut di antara pusar dan ulu hati
- Cari benda keras seperti meja
- Condongkan badan ke arah meja dan berikan tekanan atau hentakan pada kepalan dengan
tumpuan di meja sebanyak 5 kali - Lakukan berulang sampai sumbatan atau benda asing keluar
Mahasiswa STIKES Telogorejo Turut Hadir Dalam Senam PERWATUSI
Jum'at, 16 September 2022 telah dilaksanakan kegiatan PERWATUSI dengan tema "Pencanangan Gerakan Jawa Tengah Melawan Osteoporosis". Kegiatan ini terlaksana di Gedung Gubernuar Jawa tengah. Pak Ganjar pranowo selaku gubernur Jawa tengah juga turut hadir dalam acara PERWATUSI.

Pada kesempatan ini, STIKES Telogorejo Semarang turut hadir dalam kegiatan senam perwatusi dengan mengirim perwakilan mahasiswa.
Salam Sehat - ICARE
Mahasiswa Fisioterapi STIKES Telogorejo menjuarai Pencak Silat Tingkat Jawa Tengah
Segenap civitas akademika STIKES Telogorejo Semarang mengucapkan
Selamat & Sukses
Kepada DAVID AHMAD WIBOWO
( Mahasiswa S1 Fisioterapi )
Meraih Juara 2 Pencak Silat Tingkat Jawa Tengah dalam acara "Semarang pencak silat open championship 2022" . Acara ini di selenggarakan oleh Pengkot IPSI ( Ikatan Pencak Silat Indonesia ) kota Semarang pada
? Jumat s/d Minggu, 9-11 September 2022
? GOR USM Semarang
Semangat untuk mahasiswa stikes Telogorejo, masih banyak kejuaraan lain yang harus kalian taklukan!! ?
Salam Sehat - ICARE
BAHAGIANYA MENG-ASI-HI
Oleh : Ns. Anis Ardiyanti, M.Kep - Dosen S1 - Keperawatan STIKES Telogorejo Semarang
ASI merupakan nutrisi alami terbaik bagi bayi yang diproduksi oleh ibu. Ibu dapat memberikan ASI nya tanpa dibarengi makanan tambahan maupun minuman lainnya selama 6 bulan yang disebut pemberian ASI ekslusif. ASI sangat mudah didapatkan dan selalu dalam keadaan segar karena langsung diproduksi ibu saat bayi menyusu.
Bayi yang diberikan ASI mempunyai peluang lebih besar terhindar dari bakteri sehingga gangguan pencernaan tidak terjadi. Selain itu, bayi ASI sangat jarang mengalami alergi dibandingkan dengan bayi susu formula. ASI mempunyai kandungan antibodi yang tidak terdapat pada susu formula. Hal inilah yang menjadikan bayi lebih sehat karena dari awal sudah mempunyai antibodi yang diberikan ibu melalui ASI.

Manfaat ASI tidak hanya dirasakan oleh bayi, namun ibu juga merasakan manfaatnya. Ibu yang memberikan ASI kepada bayinya akan mempercepat masa pemulihan selama nifas dimana organ reproduksinya akan lebih cepat kembali seperti sebelum hamil. Selain itu, dengan meng-ASI-hi membantu kontraksi uterus sehingga kemungkinan kecil terjadi perdarahan. Pemberian ASI juga dapat mengurangi resiko terkena kanker payudara dan apabila ibu memberikan ASI ekslusif dapat menunda kehamilan.
Nah, banyak bukan manfaat memberikan ASI. Jadi, yuk mom semangat untuk meng-ASI-hi ya.
Bagi ibu bekerja, jangan merasa sedih karena tidak dapat memberikan ASI secara langsung. Ibu bekerja tetap dapat memberikan ASInya, hanya saja tidak secara langsung. Ibu dapat memompa ASI dimanapun ibu berada dengan cara diperah kemudian disimpan sementara di cooler bag sebelum diberikan ke bayi menggunakan botol atau juga bisa disimpan di freezer dalam jangka waktu lebih lama. Jadi, ibu bekerja tetap bisa memberikan kasih sayangnya melalui ASI kepada bayinya dengan cara ASI perah.

Interaksi ibu-bayi dan kandungan nilai gizi ASI sangat dibutuhkan untuk perkembangan sistem syaraf otak yang dapat meningkatkan kecerdasan bayi. Berdasarkan hasil penelitian pemberian ASI Eksklusif memiliki kemungkinan 3 kali lebih besar bayi memiliki tingkat kecerdasan. Pemberian ASI ekslusif, selain mempengaruhi kecerdasan anak, juga dikenal ekonomis karena ibu tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menyediakan nutrisi bayi sampai berusia 6 bulan. Oleh karena itu, semua kalangan dapat meng-ASI-hi dengan bahagia karena hemat.
Produksi ASI ibu dipengaruhi beberapa hal, antara lain gizi, ketenangan jiwa dan pikiran, penggunaan alat kontrasepsi (AKDR disarankan), perawatan payudara, anatomi payudara, faktor fisiologis, pola istirahat, faktor hisapan anak atau frekuensi menyusui, berat lahir bayi, umur kehamilan saat melahirkan, merokok, serta teknik menyusui. Faktor-faktor tersebut juga perlu dukungan oleh orang-orang tersayang terutama suami agar ibu tidak merasa sendiri dan selalu bahagia. Oleh karena itu, meng-ASI-hi kunci utamanya adalah bahagia dan nyaman karena dalam memproduksi ASI, hormon yang diproduksi tubuh adalah prolaktin dan oksitosin.
Tips Sehat Penting agar Jadi Lansia Sehat dan Hebat
Oleh : Ns. Siti Juwariyah, M.Kep, - Dosen D3 Keperawatan STIKES Telogorejo Semarang
Menjaga kesehatan adalah hal yang wajib dilakukan, tidak peduli berapa pun usia Anda. Namun, ketika Anda memasuki usia lanjut (sekitar 60 tahun ke atas menurut WHO), Anda mungkin akan mulai merasakan beragam keluhanâ€â€mulai dari nyeri sendi hingga flu yang bisa berkembang menjadi komplikasi masalah pernapasan seperti pneumonia atau bronkitis. Kalau Anda punya masalah kesehatan seperti asma dan diabetes, gangguan pernapasan bisa membuat kondisi Anda makin parah.
Lebih dari sekadar mengajarkan anak-anak muda tentang bagaimana cara merawat lansia, kita juga perlu mempersiapkan diri menghadapi masa tua agar tetap fit dan mandiri. Beberapa tips kesehatan lansia berikut ini bisa membantu Anda untuk menjadi lansia sehat dan hebat!

Tetap Bergerak Aktif: Kunci Kesehatan Lansia
Aktivitas fisik mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Makin banyak Anda bergerak, makin kuat kemampuan tubuh dalam melawan radang dan infeksi. Anda tidak harus melakukan aktivitas berat. Olahraga seperti bersepeda, berjalan kaki, atau aerobik ringan bisa jadi pilihan. Lakukan olahraga dengan intensitas sedang ini selama 20 sampai 30 menit per hari.
Konsumsi Suplemen Sesuai Kebutuhan
Selain olahraga, konsumsi suplemen atau multivitamin tertentu juga bisa membantu mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat. Anda bisa mengonsumsi kalsium, vitamin B6, vitamin B12, atau vitamin D. Jangan lupa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk menentukan suplemen apa yang Anda butuhkan.

Menjaga Pola Makan yang Sehat
Pola makan yang sehat juga merupakan kunci yang penting bagi kesehatan, termasuk Anda yang sudah lansia. Diet kaya buah-buahan, sayuran, dan daging tanpa lemak bisa membantu meningkatkan imunitas serta melindungi Anda dari virus dan bakteri berbahaya.
Buah dan sayur merupakan sumber antioksidan yang baik untuk tubuh. Antioksidan akan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan menjaga tubuh tetap sehat.
Rajin Cuci Tangan
Virus bisa menjadi sumber penyakit dan itu kerap berasal dari permukaan yang Ada sentuh. Semenjak pandemi, kita disarankan untuk membiasakan cuci tangan. Aturan ini berlaku untuk semua usia agar kita tidak mudah terpapar penyakit.
Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air hangat. Lakukan selama setidaknya 20 detik. Hindari menyentuh wajah, hidung, dan mulut dengan menggunakan tangan yang kotor. Jika kebetulan Anda tidak berada dekat dengan sumber air dan sabun, hand sanitizer bisa jadi opsi pengganti untuk menghilangkan kuman yang menempel di tangan.
Pelajari Cara Mengelola Stres
Ketika tubuh dalam keadaan stres, produksi hormon kortisol akan meningkat. Terlalu banyak kortisol di dalam tubuh bisa mengganggu berbagai sistem, termasuk sistem kekebalan tubuh.
Untuk membantu mengurangi tingkat stres, perbanyak aktivitas fisik dan beristirahat yang cukup. Jangan membuat goal yang tidak masuk akal untuk diri sendiri. Perbanyak aktivitas santai yang menyenangkan dan menenangkan bagi diri Anda.
Istirahat yang Cukup
Kurang tidur tidak hanya akan meningkatkan level stres, tetapi juga menurunkan kemampuan tubuh untuk ‘memperbaiki’ dirinya sendiri. Oleh sebab itu, kita disarankan untuk tidur yang cukup agar kekebalan tubuh meningkat. Dengan begitu, akan lebih mudah bagi tubuh Anda untuk melawan virus.
Tidur juga sangat penting seiring dengan pertambahan usia. Tidur yang cukup setidaknya 7-9 jam per malam bisa membantu meningkatkan daya ingat dan konsentrasi yang kerap memburuk saat kita menua.

Lakukan Langkah Pencegahan Penyakit pada Lansia
Pencegahan juga merupakan hal yang penting bagi lansia agar tetap sehat sepanjang tahun. Selain dengan menerima vaksinasi untuk berbagai jenis penyakit, melakukan pemeriksaan kesehatan termasuk pengukuran berat badan, tekanan darah, gula darah, kolesterol total darah, hingga tes yang berkaitan dengan kondisi mental seperti Geriatric Depression Scale (tes emosional lansia), tes kemandirian, dan tes mental lansia juga perlu dilakukan secara berkala.
Dengan beberapa langkah di atas, kita semua bisa mempersiapkan diri menjadi lansia hebat dan sehat di masa tua. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!
Sumber:
KONSUMSI ANTIBIOTIK TIMBULKAN RESISTENSI, BAGAIMANA MENCEGAHNYA?
Oleh Apt. Anifatus Sa’adah, M.Farm – Dosen S1 Farmasi STIKES Telogorejo Semarang

Setiap orang sakit tidak jarang mengonsumsi obat khususnya antibiotik. Antibiotik merupakan suatu golongan obat yang dapat membunuh bakteri. Antibiotik tidak dapat digunakan untuk mengobati infeksi yang dikarenakan virus, jamur, atau nonbakteri lainnya. Penggunaan antibiotik yang tidak wajar bisa memicu terjadinya resistensi antibiotik. Lebih dari 60% negara di Asia Tenggara dapat membeli antibiotik tanpa adanya resep. Hal ini menjadi salah satu penyebab timbulnya resistensi antibiotik. Di Indonesia sendiri kejadian resistensi masih banyak ditemukan.
Resistensi antibiotik merupakan suatu keadaan terinfeksi bakteri dimana obat antibiotik yang digunakan tidak evektif untuk pengobatan, karena bakteri tersebut tidak sensitif oleh adanya antibiotik. Keadaan ini menunjukkan bahwa bakteri telah kebal terhadap antibiotik tersebut. Bagaimana sih bisa sampai terjadi resistensi antibiotik?
Hal-hal yang menyebabkan timbulnya resistensi antibiotik antara lain yang pertama, membeli antibiotik tanpa resep dokter. Sebenarnya tidak tahu apakah sakit yang kita alami membutuhkan antibiotik atau tidak, maka perlu untuk konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Kedua, seringkali seseorang yang mendapatkan antibiotik tidak menghabiskan obatnya, merasa sudah sembuh dari sakitnya. Sehingga memperbesar kemungkinan terjadinya resistensi. Normalnya orang yang sedang sakit mendapatkan antibiotik, bakteri yang menginfeksi mati karena adanya obat tersebut. Namun, pada kondisi tertentu sebagian bakteri bermutasi dan membentuk kekebalan terhadap antibiotik.
Bahaya gak sih, jika resisten antibiotik? Resisten antibiotik dapat berakibat fatal. Penyakit infeksi yang dikarenakan bakteri resisten dapat menambah lamanya seseorang menderita suatu penyakit, meningkatkan keparahan penyakit hingga meningkatnya resiko kemadian. Yang perlu di ingat, resistensi antibiotik ini dapat menular karena berpindahnya bakteri yang kebal tadi dari satu orang ke orang lain.

Lalu bagaimana kita bisa mencegahnya?
- Jaga kebersihan, mencuci tangan secara teratur dengan benar, melakukan vaksinasi.
- Gunakan antibiotik sesuai petunjuk dokter. Maksudnya konsumsi antibiotik hanya bila diresepkan oleh dokter
- Selalu habiskan antibiotik. Saat mendapatkan antibiotik, kita harus menghabiskannya. Ketika kita menggunakan obat secara tepat, manfaatnya tidak perlu diragukan lagi. Namun jika dikonsumsi secara tidak tepat dapat menimbulkan kerugian bagi kesehatan.
- Jangan pernah gunakan antibiotik sisa. Apabila anda sakit dan memerlukan antibiotik jangan asal menggunakan antibiotik, karena indikasi setiap orang berbeda-beda.
- Jangan gunakan antibiotik bersama orang lain.
Kita harus bijak dalam menggunakan obat, tidak hanya antibiotik saja. Supaya mengurangi lamanya perawatan, biaya perawatan, penularan terhadap orang lain, angka kematian dan tentunya mencegah resistensi.




