Universitas Telogorejo Semarang
Hari Keperawatan Internasional: ‘Nurse Social Action – A Voice to Lead Health for All’ di Semarang
Dalam memperingati Hari Keperawatan Internasional, mahasiswa keperawatan se-Kota Semarang bersinergi dengan ILMIKI Wilayah IV mengadakan pengabdian masyarakat dan aksi kreatif (inagurasi) di Kelurahan Sawahbesar, Gayamsari, Kota Semarang, Sabtu (4/5/2019).
Acara ini bertema NASA (Nurse Social Action) A Voice To Lead - Health For All. Kegiatan kali ini diikuti oleh 8 Perguruan tinggi Keperawatan di Kota Semarang, yakni Universitas Islam Sultan Agung, Universitas Diponegoro, Universitas Muhammadiyah Semarang, Universitas Ngudi Waluyo, STIKes Karya Husada, STIKes Telogorejo, STIKes Widya Husada, dan Politeknik Kesehatan Semarang.
Kegiatan ini selain memperingati hari kelahiran tokoh keperawatan modern Florence Nightingale juga sebagai wujud untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat, khususnya masyarakat di Sawahbesar.
NASA (Nurse Social Action) A Voice To Lead - Health For All bertujuan agar mahasiswa keperawatan dapat memberikan pelayanan kesehatan secara professional kepada masyarakat, sehingga masyarakat menjadi lebih mengetahui tugas dan peran perawat yang sebenarnya.
Kegiatan ini disambut antusias yang luar biasa oleh warga dan dihadiri 180 masyarakat Sawahbesar.
Serangkaian kegiatan berupa kerja bakti, penanaman bibit obat, cek kesehatan yang terdiri dari cek kesehatan mata, cek gula darah sewaktu, cek tekanan darah, berat badan, tinggi badan, bazar murah, lomba mewarnai, dan pendidikan kesehatan cuci tangan yang baik dan benar yang ditujukan untuk anak usia sekolah.
Sugiyono, ketua RW 6 Sawahbesar menyampaikan, “Saya berterima kasih sekali karena sudah memilih RW 6, untuk dijadikan tempat kegiatan Internasional Nursing Day 2019. Dengan diadakannya acara tersebut diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya bagi warga kurang mampu dengan adanya bazar murah dan cek kesehatan gratis.â€Â
“Terimakasih kepada seluruh panitia dan masyarakat di Desa Sawah Besar Gayamsari, Semarang yang terlibat dalam acara ini. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tumbuhnya rasa peduli kepada masyarakat dan terjalinnya hubungan yang baik antar mahasiswa Keperawatan se Kota Semarang," jelas Afifah, selaku Ketua Panitia Internasional Nursing Day 2019.
NASA (Nurse Social Action) A Voice To Lead - Health For All melanjutkan kegiatan yaitu aksi kreatif berupa membagi takjil kepada masyarakat di wilayah Taman Tirto Agung, Tembalang, Semarang.
Berlanjut kegiatan buka bersama, tarawih, dan kegiatan malam inagurasi meliputi pembentukan formasi IND (International Nursing Day) dan pentas seni yang dilakukan oleh setiap perguruan tinggi yang berpartisipasi dalam acara tersebut, Minggu (12/05/2019).
“Acara pengabdian masyarakat dan aksi kreatif tersebut dapat berjalan dengan sukses dan lancar berkat kerjasama yang luar biasa antar mahasiswa Keperawatan se-Kota Semarang, khususnya mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung, Universitas Diponegoro, Universitas Muhammadiyah Semarang, Universitas Ngudi Waluyo, STIKes Karya Husada, STIKes Telogorejo, STIKes Widya Husada, dan Politeknik Kesehatan Semarang," jelas Afifah.
Hidup Mahasiswa Keperawatan Indonesia! (*)
Sumber : http://jateng.tribunnews.com/2019/05/15/hari-keperawatan-ada-nurse-social-action-a-voice-to-lead-health-for-all-di-semarang.
Tips Jitu Memilih Tempat Kuliah
Oleh: Arief Sulistianto
Ka. Marketing dan Kerjasama STIKES Telogorejo Semarang
ERA millenial ini banyak sekali perguruan tinggi bermunculan. Dengan menawarkan segudang fasilitas, hal ini membuat calon mahasiswa yang akan menempuh pendidikan lanjut meski selektif dalam memilih tempat perkuliahan yang cocok dan kedepannya dapat menghantarkan ke jenjang karier yang diinginkan.
Banyak orang tua yang hanya sekedar memberikan masukan ke anaknya bahwa pilih tempat kuliah sebatas akreditasi, gedung, bahkan sejarahnya saja tanpa melihat sisi peminatan si anak, sehingga membuat si anak nantinya tidak nyaman dalam perkuliahan karena tidak sesuai dengan peminatan yang diharapkan. Hal ini bukan berarti orang tua salah, mungkin dapat disikapi dengan pembicaraan awal (diskusi) dengan topik jurusan yang akan diambil terlebih dahulu. Dalam hal ini tidak hanya menyangkut peminataan si anak saja, melainkan pasca pendidikan juga menjadi fokus pembicaraan/diskusi.
Mengingat jika kita terpaku hanya pada pemintaan si anak saja tanpa melihat pasca kelulusan nantinya, maka bisa dipastikan karier juga akan kesulitan. Di era sekarang ini banyak sekali jurusan pendidikan yang jarang dibutuhkan dalam lingkup kerja. Kita mesti pintar dalam memilih jurusan pendidikan, sehingga selepas lulus dapat mudah dalam mendapatkan pekerjaan dan berkarier dengan baik. Pada kesempatan ini kami dapat memberikan contoh misal jurusan kesehatan, yang lebih spesifik keperawatan. Jurusan ini masih banyak dibutuhkan oleh institusi kesehatan.
Dengan adanya program jaminan kesehatan dari pemerintah, mengharuskan rumah sakit memiliki tenaga kesehatan khususnya perawat yang memadai, sehingga mau tidak mau menambah jumlah tenaga kesehatan dalam hal ini perawat sesuai kebutuhan yang ada.
Begitu pula di luar negeri.
Kebutuhan tenaga perawat saat ini cukup menjanjikan, sehingga dapat dimanfaatkan lulusan perawat di Indonesia untuk berkairer disana.
Nah, jika telah menemukan jurusan yang dianggap representatif, selanjutnya tinggal kita mengarah ke tempat studinya, bagaimana fasilitas yang diberikan, apakah menjembatani lulusan nantinya setelah selesai menempuh pendidikan, apakah laboratoriumnya lengkap, bahkan juga perlu diperhatikan tempat praktiknya, apakah mempunyai rumah sakit sendiri sebagai lahan praktik?
Untuk itu lebih selektif dalam memilih tempat kuliah sangatlah penting agar tidak kecewa setelahnya, karena dengan banyak sekali perguruan tinggi kesehatan namun tidak memiliki fasilitas sesuai harapan.
Agar tidak salah memilih perguruan tinggi dapat mencari beberapa referensi perguruan tinggi kesehatan yang ada contohnya STIKES Telogorejo Semarang.
STIKES Telogorejo Semarang merupakan perguruan tinggi kesehatan yang terdepan dalam meningkatkan kualitas hidup manusia dengan memberikan pendidikan kesehatan terbaik bagi masyarakat, sehingga dapat menjadi tempat perkuliahan yang representatif bagi yang ingin di jalur kesehatan.
STIKES Telogorejo Semarang memiliki 4 jurusan salah satunya keperawatan dengan jenjang D3 dan Profesi. Kesemua jenjang tersebut sangat terbuka nantinya dalam berkarier. Memang kedua jenjang tersebut berbeda, perbedaan yang mencolok pada lama studi. Jika jenjang D3 Keperawatan cukup ditempuh 3 tahun sedangkan jenjang profesi Keperawatan (Ners) ditempuh dalam waktu 5 Tahun. Mengenai fasilitas unggulan yang ada sangat representatif.
Mulai dari gedung, ruang kuliah, sampai laboratoriumnya bahkan STIKES Telogorejo telah memiliki rumah sakit sendiri yang merupakan satu naungan yayasan yaitu rumah sakit Telogorejo. Untuk keunggulan yang diminati calon mahasiswa bahwa STIKES Telogorejo Semarang memiliki fasilitas perekrutan karyawan rumah sakit.
Fasilitas ini diperuntukkan bagi seluruh mahasiswa STIKES Telogorejo Semarang tingkat akhir dan alumni. Hal ini didasari kerjasama perekrutan karyawan antara STIKES Telogorejo Semarang dengan rumah sakit rumah sakit di Indonesia.
Tentunya yang paling utama rumah sakit kita sendiri yaitu SMC RS Telogorejo Semarang. Dengan adanya fasilitas tersebut tentunya mahasiswa tingkat akhir dan alumni STIKES Telogorejo dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan. Hal ini pastinya diidam-idamkan oleh orang tua maupun mahasiswa.
Untuk yang berminat dapat langsung mendaftar secara online di pmb.official.universitastelogorejo.ac.id, dan mengikuti tahapan seleksinya. (*)
Sumber :, http://jateng.tribunnews.com/2019/05/23/tips-jitu-memilih-tempat-kuliah?page=all.
JADWAL PENGUKURAN SERAGAM CALON MAHASISWA BARU TAHUN AJARAN 2019/2020
Akan dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal : Kamis, 23 Mei 2019
Pukul : 09.00 s/d 14.00 wib
Tempat : STIKES Telogorejo Semarang
Bagi teman-teman yang belum melakukan pengukuran seragam, dimohon kehadirannya untuk ukur seragam. Info lebih lanjut, hubungi kami di 0896-9131-3166
Nb : Diluar jadwal dan jam yang sudah kami tentukan tidak dilayani
Terimakasih
KESEMPATAN BERKARIR DI RS PANTAI INDAH KAPUK SEBAGAI PERAWAT
- Khusus untuk mahasiswa tingkat akhir dan alumni STIKES Telogorejo Semarang
- - D3 Keperawatan
Pelaksanaan rekrutmen :
Hari / tanggal : Senin, 27 Mei 2019
Pukul : 08.00 - Selesai
Tempat : Ruang Teater STIKES Telogorejo
Kumpulkan surat lamaran dan CV ke Career Center STIKES Telogorejo Semarang. Paling lambat hari sabtu, 25 Mei 2019 jam 11.00 wib
Pelantikan BEM STIKES Telogorejo Periode 2019 – 2020
Pada Jumat (10/5) bertempat di ruang Teather lantai 3 STIKES Telogorejo berlangsung pelantikan dan serah terima jabatan Badan Eksekutif Mahasiswa STIKES Telogorejo 2019/2020. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua STIKES Telogorejo dr. Swanny Trikajanti Widyaatmaja , M.Kes., Ph.D, Ketua STIKES Telogorejo terdahulu dr. Murti Wandrati , M.Kes, Pembantu Ketua I, Pembantu Ketua lII bidang Kemahasiswaan, Dosen serta staff dan seluruh mahasiswa yang terpilih dalam struktur organisasi BEM STIKES Telogorejo periode 2019 -2020.
Presiden BEM terpilih adalah Alshela Pradini dari Prodi S.1 Keperawatan dengan Wakil Presiden Fariz Alqomar juga dari Prodi S.1 Keperawatan
Dalam sambutannya Ketua STIKES Telogorejo meminta agar BEM terpilih dapat menjadi semakin maju dan memiliki prestasi yang sejalan dengan visi STIKES Telogorejo yaitu menjadi sekolah tinggil ilmu kesehatan terdepan dalam meningkatkan kuaitas hidup manusia dengan memberikan pendidikan kesehata terbaik untuk masyarakat dan tetap memiililiki nilai nilai luhur yayasan kesehatan Telogorejo “ i Careâ€Â. Dalam kesempatan tersebut dr. Swanny memberi pesan khusus untuk Badan Eksekutif Mahasiswa untuk optimis, berani, dan kerja keras. dan diharapkan keaktifan mahasiswa dalam berorganisasi berpengaruh positif terhadap prestasi akademik. Sambutan ibu Ketua pun ditutup dengan Quotes dari Ki Hadjar Dewantara "Jadikan Setiap Tempat Sebagai Sekolah dan Jadikan Setiap Orang Sebagai Guru".
Kesempatan berkarir di RSUD dr Soetrasno Rembang sebagai Perawat Magang
Kesempatan berkarir di RSUD dr Soetrasno Rembang sebagai Perawat Magang
Khusus untuk alumni STIKES Telogorejo Semarang
-D3 Keperawatan
-Profesi Ners
(Sudah memiliki STR)
Kumpulkan surat lamaran dan CV ke Career Center STIKES Telogorejo Semarang.
Paling lambat jumat, 10 Mei 2019 jam 11.00 wib
STIKES Telogorejo Semarang Menggelar Seminar Nasional Manajemen Nyeri dalam Layanan Kesehatan di Era Milenial
STIKES Telogorejo Semarang menggelar Seminar Nasional di Gedung Auditorium dengan tema Manajemen Nyeri dalam Layanan Kesehatan di Era Milenial. Narasumber dalam kegiatan tersebut yaitu dr. Melyana Nurul Widyawati, S.Si, T, M.Kes, Mahirsyah Wellyan, M. SC., Apt, Ns. Sarinti M.Kep dan Ns. Imelda Yanti, M.Kep., Sp.Kep.An.
Dr Melyana Nurul Widyawati, S.Si, T, M. Kes menjelaskan tentang melahirkan tanpa rasa nyeri dengan gentle birth. Mahirsyah Wellyan, M. SC., Apt menjelaskan terkait pelayanan kefarmasian dalam penatalaksanaan terapi nyeri. Ns. Sarinti M.Kep mengangkat topik terkait manajemen nyeri di layanan kesehatan berdasarkan SNARS, sedangkan Ns. Imelda Yanti, M.Kep., Sp.Kep.An mengangkat topik Hypnotouch pain control.
Seminar diikuti sekitar 898 peserta yang meliputi praktisi, dosen, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Peserta yang ikut dalam seminar tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk menjadi praktisi yang berkompeten di bidang keperawatan, farmasi maupun kebidanan.
Stikes Telogorejo Semarang Membuka Prodi S1 Profesi Bidan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Telogorejo Semarang membuka program studi S1 profesi bidan melalui Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dengan nomor281/KPT/I/2019, tertanggal 15 April 2019.
Penyerahan Surat Keputusan Kemenristekdikti tersebut langsung oleh Koordinator LLDIKTI VI Jawa Tengah Prof. DYP Sugiharto, M.Pd, Kons kepada dr Swanny Trikajanti W. M. Kes, Ph.D Ketua STIKES Telogorejo Semarang di kantor LLDIKTI VI Jawa Tengah.
Setelah menerima SK, ada informasi yang disampaikan oleh Prof. DYP Sugiharso, M.Pd, Kons yaitu program studi S1 Profesi Bidan ini sudah melekat pada institusi/sudah ada di dalam PDDIKTI, Prodi tersebut sudah secara otomatis terakreditasi minimal.
Selanjutnya, Ketua STIKES Telogorejo dr. Swanny Trikajanti W., M.Kes menjelaskan dengan adanya profesi bidan ini mereka nanti bisa bekerja secara mandiri. Kemampuan yang lebih baik ilmunya, keterampilannya sehingga diharapkan bisa ikut membantu program pemerintah menurunkan angka kematian ibu maupun anak. STIKES Telogorejo akan langsung membuka penerimaan mahasiswa baru Prodi S1 Profesi bidan mulai tahun ajaran 2019/2020 ini.









