Berita
HARI KUSTA INTERNASIONAL 2023

World Leprosy Day atau Hari Kusta Sedunia adalah satu hari yang diperingati secara internasional atau seluruh dunia dalam rangka menciptakan dan meningkatkan kesadaran masyarakat global tentang penyakit kusta. Serta untuk mengajak masyarakat menghapus stigma negatif dan diskriminatif terhadap penderita kusta. Kusta merupakan penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium Leprae yang menyerang kulit dan jaringan saraf perifer serta mata dan selaput yang melpa
Mengutip dari situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, Tema Hari Kusta Sedunia 2023 adalah "Act Now. End Leprosy." atau yang artinya "Bertindaklah Sekarang. Akhiri Kusta." Berikut ini tiga pesan utama dari tema tersebut:
- Elimination is possible (kemungkinan penghentian): Kami memiliki kekuatan dan alat untuk menghentikan penularan dan mengalahkan penyakit kusta.
- Act now (bertindak sekarang): Kita membutuhkan sumber daya dan komitmen untuk mengakhiri kusta. Prioritaskan eliminasi kusta.
- Reach the unreached (jangkau yang belum terjangkau): Kusta dapat dicegah dan diobati. Tidak perlu lagi menderita dari kusta.
SELAMAT HARI GIZI NASIONAL

Tujuan peringatan Hari Gizi Nasional adalah untuk meningkatkan kepedulian masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi masyarakat Indonesia.
Tema Hari Gizi Nasional ke 63 tahun 2023 mengangkat Tema “Protein Hewani Cegah Stuntingâ€Â. Tema ini sebagai ajakan kepada masyarakat untuk mencegah stunting pada pertumbuhan anak-anak. Stunting merupakan gangguan pada tumbuh kembang anak. Biasanya, anak penderita stunting cenderung lebih kerdil dibanding anak seusianya.
Protein Hewani Setiap Makan
Isi Piringku Kaya Protein Hewani
Salam Sehat - ICARE
? official.universitastelogorejo.ac.id
YouTube STIKES Telogorejo
TikTok @stikestelogorejo
? @info.stikestelogorejo
NATURAL THERAPY MASSAGE BABY DENGAN PIJAT BATUK PILEK (COMMOND COLD MASSAGE )
Disusun oleh Widya Mariyana,S.ST.,M.Kes Dosen S-1 Kebidanan STIKES Telogorejo Semarang
Penyakit flu disertai batuk pilek (commond cold) merupakan masalah kesehatan yang sering dialami bayi dan balita. Pendidikan tentang penanganan commond cold seharusnya diberikan sejak dini sebagai salah satu upaya preventif agar tidak berlanjut menjadi pneumonia.

Commond cold adalah bagian dari ISPA (infeksi saluran pernafasan akut) hal ini di sebabkan kerena bakteri, virus, jamur dan ricketssia. ISPA merupakan penyakit yang menyerang salah satu bagian dan atau lebih dari saluran pernafasan mulai dari hidung hingga alveoli termasuk jaringan adneksanya seperti sinus, rongga telinga tenga dan pelura, gejala umumnya sering terjadi pada balita seperti demam, sesak nafas, batuk kering, sakit kepala, nyeri di seluruh tubuh, letih dan lesu, sesak nafas, batuk berlendir dan demam tinggi.
Pada musim hujan ini bayi dan balita mudah sekali terserang penayakit flu dsertai batuk pilek, gejala yang sering dialami bayi dan balita commond cold adalah bersin-bersin, hidung tersumbat, suara serak, demam, mata berair, hilang nafsu makan tetapi sangat jarang yang mengalami sesak nafas. Hal ini membuat masyarakat takut datang ke tenaga Kesehatan Ketika anaknya mengalami commond cold atau infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) non spesifik untuk mendapatkan pengobatan pengobatan secara farmakologi , sehingga beralih ke pengobatan non farmakologi.
Adapun upaya non farmakologi untuk menangani commond cold adalah melakukan pijat commond cold. Salah satu Gerakan commond cold massage tehrapy dengan menepuk-nepuk dan menggetarkan dada serta punggung untuk membawa lender kesaluran besar sehingga anak akan otomatis batuk-batuk dan lender akan keluar. Pada anak biasanya lendiar akan keluar bersama kotoran. Commond cold massage therapy sangat efektif untuk bayi atau anak yang menderita batuk pilek. Pendidikan tentang upaya non farmakologi berupa pijat commond cold untuk menanagni batuk pilek perlu diberikan sebagai salah satu usaha mandiri orang tua sebelum datang ke pelayanan Kesehatan
KULIAH UMUM PRODI S-1 FARMASI STIKES TELOGOREJO SEMARANG
“PHARMAPRENEUR DAN FORMULASI KOSMETIKA DARI BAHAN ALAM BESERTA REGULASINYAâ€Â
Disusun oleh apt. Silvy Aldila, M. Farm Dosen S-1 Farmasi STIKES Telogprejo Semarang

Pharmapreneur dan Formulasi Kosmetika dari Bahan Alam beserta regulasinya di Industri merupakan tema yang diangkat pada kuliah umum yang diadakan oleh Program Studi S-1 Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Telogorejo Semarang. Kuliah umum dilaksanakan pada hari Jumat, 20 Januari 2023 pukul 08.30 WIB dengan narasumber apt. Nita Kusumaningrum, M. Farm. Ibu Nita, begitu beliau biasa disapa, adalah pemilik, direktur operasional sekaligus apoteker penanggung jawab teknis di PT. Dua Naga Kosmetindo. Selain itu beliau adalah Kepala Lab Research and Development Dua Naga Corporation dibidang kosmetik.

Ketua Program Studi S-1 Farmasi STIKES Telogorejo, apt. Dra. Tunik Saptawati, M.Si. Med, juga menyampaikan bahwa kuliah umum ini bertujuan untuk membuka pandangan mahasiswa bahwa apoteker bisa dan dapat memiliki usaha sendiri. Keilmuan yang dimiliki seorang apoteker di implementasikan dalam sebuah bentuk bidang usaha. Industri kosmetik merupakan bidang usaha yang sangat berkembang saat ini. Industri kosmetik memiliki konsumen yang tidak pernah habis dan regulasinya yang baik mendasari pendiriannya.
“Apa itu pharmapreneur ?â€Â, kalimat pembuka yang disampaikan Ibu Nita pada materinya. Beliau lebih lanjut menjelaskan tentang relasi ‘pharma’ dan ‘entrepreneur’. “Orang yang bersedia dan mampu untuk mengembangkan Ide atau penemuan baru menjadi sukses inovasi, sekaligus menciptakan produk dan modal bisnis baru yang memberi sumbangan atas pertumbuhan dinamisme industri dan ekonomi jangka panjangâ€Â, kutipan Ibu Nita dari Joseph A. Schumpeter tentang pengertian entrepreneur. Ide dan inovasi merupakan bentuk kreativitas seorang apoteker. Ide berasal dari rasa penasaran dan keingintahuan. Bermula dari mengotak-atik formula suatu sediaan kosmetik hingga didapat hasil yang baik dan disukai oleh konsumen. Inovasi merupakan bentuk pengembangan ide dan tren yang berlaku saat itu. Perkembangan tren kosmetika yang sangat cepat membuat industri kosmetik ikut berlomba memasarkan produk seperti yang diinginkan konsumen. All-in-one, salah satu contohnya, merupakan tren kosmetik yang meledak dua tahun belakangan ini. “Pada satu produk bisa dijadikan lipstick, eyes shadow, blush on, dan countourâ€Â, Jelas beliau lebih lanjut.

Dorongan wirausaha didasarkan oleh beberapa faktor yang saling berkaitan. Setiap tahun institusi Pendidikan akan meluluskan apoteker. Tetapi, jumlah lulusan tiap tahun tidak sebanding dengan lapangan kerja yang ada. Hal ini menyebabkan ketatnya kompetisi bagi para lulusan. Apalagi jika lulusan apoteker tidak mengasah skill yang dimilikinya, tentu akan susah bersaing. Oleh karena itu, apoteker harus bisa berwirausaha. Wirausaha berarti bekerjasama. Apoteker tidak bisa berdiri sendiri dalam melangsungkan usahanya. Pada industri kosmetik, apoteker memang sebagai formulator, tetapi harus ada tim pemasaran dan promosi. Persaingan yang ketat antar produsen mengharuskan promosi produk kosmetik harus semenarik dan seunik mungkin.
Kewirausahaan tidak lepas dari bagaimana regulasinya. Fungsi dari regulasi adalah mengatur perencanaan dan pendirian pabrik kosmetik agar terciptanya ketertiban, sehingga menciptakan kondisi yang aman dan tentram. Regulasi kosmetik diatur dalam Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan No. 12 tahun 2020 tentang Tata Cara Pengajuan Notifikasi Kosmetika. Hasil regulasi tersebut menjadi bukti bahwa produk tersebut sudah teruji dan memiliki kandungan yang aman untuk digunakan dan dikonsumsi.
Selanjutnya pada kuliah umum ini Ibu Nita juga mendemokan pembuatan sediaan kosmetik sederhana, yaitu hair tonic dan moisturizer gel. Demo tersebut disambut antusias oleh mahasiswa. Pada demo ini mahasiswa juga terlibat langsung membuat sediaan kosmetik. Pada sediaan hair tonic dan moisturizer gel masing-masing dibuat dua jenis. Sediaan hair tonic dibedakan pada konsentrasi etanolnya dan sediaan moisturizer gel dibedakan pada konsentrasi carbomernya. Ibu Nita sendiri membimbing mahasiswa mulai dari preformulasi, perhitungan bahan dan pembuatan sediaan. Setelah kosmetik hair tonic dan moisturizer gel, para mahasiswa juga diminta untuk uji kesukaan.

Para mahasiswa sangat tertarik dengan kegiatan ini. Produk hair tonic dan moisture gel yang dihasilkan dari demonstrasi ini telah dicoba dan disukai oleh para mahasiswa “Jadikanlah ide dan rasa penasaran menjadi peluang, kemudian peluang menjadi inovasi berbentuk produk yang menghasilkanâ€Â, kata penutup Ibu Nita. Banyak sekali pelajaran dan pengalaman yang bisa diambil dari kuliah umum ini, dapat membuka wawasan mahasiswa tentang inovasi dan peluang entrepreneur di bidang farmasi setelah mereka lulus. Semoga para apoteker nanti semakin berinovasi dalam pharmapreneur menanggapi peluang dan kebutuhan masyarakat sesuai dengan core value STIKES Telogorejo : “Excellece through inovationâ€Â.
Kuliah Umum: Apt. Nita Kusumaningrum Bahas Formulasi Kosmetika Berbasis Bahan Alam dan Regulasi Industri
Kegiatan kuliah umum diselenggarakan pada Jumat, 20 Januari 2023, dengan menghadirkan narasumber Nita Kusumaningrum. Mengangkat tema Formulasi Kosmetika dari Bahan Alam dan Regulasinya di Industri, kegiatan ini berlangsung pada pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.
Dalam pemaparannya, Apt. Nita Kusumaningrum, M.Farm., menjelaskan bahwa tren penggunaan bahan alam dalam produk kosmetika terus meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat terhadap produk yang lebih aman dan ramah lingkungan. Proses formulasi kosmetika berbahan alam memerlukan perhatian khusus, mulai dari pemilihan bahan baku, stabilitas formulasi, hingga efektivitas produk yang dihasilkan.
Selain aspek formulasi, narasumber juga menekankan pentingnya memahami regulasi yang berlaku di industri kosmetika. Hal ini meliputi standar keamanan, uji mutu, serta perizinan edar yang harus dipenuhi sebelum produk dipasarkan. Peserta diberikan gambaran mengenai proses registrasi produk kosmetik serta peran tenaga kefarmasian dalam memastikan produk yang beredar telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta, yang aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab. Melalui kuliah umum ini, diharapkan peserta dapat memahami secara komprehensif proses pengembangan kosmetika berbahan alam serta regulasi yang mengaturnya, sehingga mampu berkontribusi dalam menghasilkan produk kosmetik yang aman, berkualitas, dan sesuai standar industri.

KULIAH UMUM “BAHAN BERBAHAYA DALAM SEDIAAN KOSMETIKâ€Â
Disusun oleh apt. Anifatus Sa’adah, M.Farm Dosen S-1 Farmasi STIKES Telogorejo Semarang
Program studi S1 Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Telogorejo Semarang mengadakan kuliah umum bidang keilmuan Teknologi Farmasi dengan mengusung tema “Bahan Berbahaya Dalam Sediaan Kosmetikâ€Â. Kegiatan ini dengan menghadirkan narasumber Praktisi Industry Farmasi Direktur PT. Victoria Care Indonesia , apt. Drs. Rosid Sujono, M.M. yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Daerah IAI (Ikatan Apoteker Indonesia) Jawa Tengah. Kuliah umum tersebut dilaksanakan di Auditorium STIKES Telogorejo Semarang pada hari Selasa,17 Januari 2023. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Program Studi S-1 Farmasi dari semester 1 sampai dengan semester 7.
Kegiatan diawali dengan sambutan oleh apt. Dra. Tunik Saptawati, M.Si. Med. sebagai Ketua Program Studi S-1 Farmasi STIKES Telogorejo Semarang. Dalam sambutannya beliau berharap mahasiswa dapat menambah ilmu, informasi, serta dapat mengetahui bahan-bahan berbahaya yang seharusnya tidak ditambahkan dalam sediaan kosmetik.

Dalam kuliah umum ini narasumber menyampaikan materi dengan sangat menarik dan diikuti oleh mahasiswa dengan sangat antusias. Pada bagian awal narasumber mengingatkan kembali tentang definisi dan peruntukan kosmetik. “Kosmetik tidak diperuntukkan untuk pengobatan, karena kosmetik hanya digunakan dilapisan kulit (epidermis)†kata apt. Drs. Rosid Sujono, M.M.
apt. Drs. Rosid Sujono, M.M menjelaskan bahwa bahan kosmetik terdiri dari bahan alam atau sintetik atau campuran bahan alam dan sintetik. Bahan kosmetik harus mengikuti ketentuan yang sudah ditetapkan dalam peraturan BPOM No 23 tahun 2019. Penggunaan paraben di Eropa dibatasi maksimal 0,14%. Di Indonesia dapat membuat kosmetik dengan menggunakan paraben dengan catatan negara asal bahan tersebut mengijinkan untuk digunakan.
Ada juga produsen-produsen yang nakal supaya memberikan efek yang instan, menambahkan bahan berbahaya seperti merkuri. Sedangkan hidrokuinon yang ditambahkan dalam sediaan krim, bukan termasuk kosmetik. Karena hidrokuinon tersebut diharapkan menembus kulit. Jadi krim tersebut termasuk dalam kategori obat. Hidrokuinon dapat diberikan dalam pengawasan dari dokter.
Lipstick adalah salah satu kosmetik yang harus dimiliki oleh kaum hawa, kebanyakan wanita punya lebih dari satu lipstick. Sedangkan Lipsick sendiri juga tidak lepas dari bahan berbahaya, yang mana pewarna lipstick merupakan komponen utamanya menarik memiliki beragam pilihan warna. Warna merah dari lipstick dapat dicurigai berasal dari rhodamine B, yaitu pewarna sintetis yang biasa digunakan pada industri tekstil dan kertas.
Bahan-bahan berbahaya yang seharusnya tidak ada dalam kosmetik, namun dimasukkan dalam produk kosmetik apabila diaplikasikan kedalam tubuh dapat memberikan dampak buruk seperti iritasi hingga kanker.

Narasumber menyampaikan bahwa pengetahuan remaja zaman sekarang masih sangat kurang mengenai kosmetik itu sendiri Rata-rata dari mereka mengharapkan hasil yang instan, cepat dan murah. Padahal yang murah dan instan itu belum tentu baik. Perlu dipahami, kosmetik yang memberikan efek putih, contohnya kosmetik yang mengandung SPF memerlukan waktu yang cukup lama untuk memberikan efek putih.
Solusinya supaya terhindar dari pemilihan kosmetik yang berbahaya, perlu diperhatikan bahan dan kandungan yang terdapat didalam produk. Selain itu juga produk itu terdaftar di BPOM atau tidak dengan cek klik.
Para mahasiswa sangat tertarik dengan materi yang disampaikan . Diskusi interaktif dialukan setelah pemaparan materi. Banyak pertanyaan dari mahaiswa terkait perkembangan kosmetik, realita penggunaan kosmetik , pemilihan kosmetik yang aman serta deteksi atu identifikasi bahan-bahan berbahaya dalam kosmetik. Nara sumber memberikan jawaban yang jelas dan diberikan pula data data ilmiah mengenai kosmetik pada saat ini.
Banyak sekali manfaat dan pengetahuan yang diperoleh para mahasiswa dalam kuliah umum ini. Satu hal yang harus dipahami oleh masyarakat : “Jangan membeli kosmetik hanya dengan harga murah saja, dan jangan mudah percaya dengan iklan-iklan yang beredar di media sosial. Bijaklah dalam memilih kosmetikâ€Â
Kuliah Tamu: Apt. Drs. Rosid Sujono Bahas Bahaya Bahan Aditif dalam Kosmetik
Kegiatan kuliah tamu kembali diselenggarakan pada Selasa, 17 Januari 2023, dengan menghadirkan narasumber Rosid Sujono. Mengangkat tema Bahan Aditif Berbahaya dalam Sediaan Kosmetik, kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Dalam pemaparannya, Apt. Drs. Rosid Sujono, M.M., menjelaskan bahwa penggunaan bahan aditif dalam produk kosmetik perlu mendapatkan perhatian serius, terutama terkait keamanan dan dampaknya bagi kesehatan. Beberapa bahan berbahaya yang masih ditemukan dalam kosmetik, seperti merkuri, hidrokuinon, dan zat pewarna sintetis tertentu, dapat menimbulkan efek samping mulai dari iritasi kulit hingga gangguan kesehatan jangka panjang.
Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali komposisi produk kosmetik, membaca label dengan cermat, serta memastikan produk yang digunakan telah terdaftar dan memiliki izin edar resmi. Selain itu, dibahas pula peran tenaga kefarmasian dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan kosmetik yang aman dan sesuai standar.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang antusias dari peserta. Melalui kuliah tamu ini, diharapkan peserta semakin memahami risiko bahan aditif berbahaya dalam kosmetik serta mampu berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan produk yang aman dan berkualitas.

PELANTIKAN BEM STIKES TELOGOREJO PERIODE 2023/2024

Kamis, 5 Januari 2023 telah dilaksanakan pelantikan Badan Eksekutif Mahasiswa ( BEM ) STIKES Telogorejo Semarang.Segenap Civitas Akademika STIKES Telogorejo mengucapkan Selamat dan Sukses atas dilantiknya Presiden Mahasiswa, Wakil Presiden Mahasiswa dan anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIKES Telogorejo Semarang periode 2023/2024.
