Berita
Seminar Series Farmasi 11 : Sinergi Bahan Alam untuk Sediaan Topikal dan Telefarmasi dalam Penatalaksanaan Infeksi Kulit dan Kelamin
Himpunan Mahasiswa Farmasi (HIMAFA) Universitas Telogorejo Semarang menyelenggarakan Seminar Series Farmasi dengan tema “Sinergi Bahan Alam untuk Sediaan Topikal dan Telefarmasi dalam Penatalaksanaan Infeksi Kulit dan Kelamin.” Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan akademik mahasiswa dan tenaga kesehatan mengenai penatalaksanaan infeksi kulit dan kelamin melalui pendekatan multidisipliner yang mencakup aspek klinis, terapi farmakologis berbasis bukti ilmiah, pemanfaatan telefarmasi, serta inovasi sediaan topikal berbasis bahan alam.
Infeksi kulit dan kelamin masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat dengan prevalensi yang relatif tinggi, terutama pada kelompok usia produktif. Faktor risiko seperti kebersihan personal yang kurang optimal, perilaku berisiko, serta kondisi imunitas yang menurun berkontribusi terhadap meningkatnya kejadian penyakit tersebut. Oleh karena itu, pemahaman yang komprehensif menjadi landasan penting dalam upaya pencegahan, diagnosis dini, dan penatalaksanaan yang efektif.
Kegiatan ini diselenggarakan pada 31 Januari 2026 oleh HIMAFA Universitas Telogorejo Semarang dan dihadiri oleh 405 peserta yang hadir secara luring (offline) di Auditorium Lantai 4 Universitas Telogorejo Semarang serta peserta yang hadir secara daring (online) melalui media Zoom Meeting, sehingga memungkinkan akses keilmuan yang lebih luas bagi peserta dari berbagai daerah.
Seminar Series Farmasi dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Telogorejo Semarang, dr. Swanny Trikajanti Widyaatmadja, M.Kes., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ilmiah seperti seminar memiliki peran strategis dalam menjembatani teori akademik dengan praktik pelayanan kesehatan di lapangan. Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara kearifan lokal, inovasi sains, dan perkembangan teknologi dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan di era digital. Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan pemikiran kritis, sikap profesional, serta integritas sebagai calon tenaga kefarmasian di masa depan.
Patofisiologi Infeksi Kulit Area Genital: dari Invasi Patogen hingga Manifestasi Klinis
dr. Irma Yasmin, Sp.KK
dr. Irma Yasmin, Sp.KK memaparkan materi mengenai patofisiologi infeksi kulit area genital yang mencakup mekanisme invasi patogen, respons sistem imun, serta manifestasi klinis yang muncul. Infeksi kulit dan kelamin dapat ditularkan melalui hubungan seksual maupun jalur nonseksual, seperti kontak cairan tubuh dan transmisi vertikal dari ibu ke janin.
Beberapa infeksi menular seksual (IMS) yang dibahas meliputi gonore, sifilis, ulkus mole, herpes genitalis, kandidiasis, serta infeksi kulit lainnya seperti skabies dan tinea. Pemahaman patofisiologi menjadi dasar penting dalam penegakan diagnosis dan penentuan terapi yang tepat, sehingga dapat mencegah komplikasi serta menurunkan risiko penularan lanjutan.
Terapi Farmakologis dalam Penatalaksanaan Infeksi Kulit dan Kelamin: Evidence-Based Practice
apt. Gilang Rizki Al-Farizi, M.Farm
Apt. Gilang Rizki Al-Farizi, M.Farm menyampaikan materi mengenai terapi farmakologis berbasis evidence-based practice. Pemilihan terapi harus mempertimbangkan jenis patogen, tingkat keparahan penyakit, serta kondisi individual pasien. Beliau menekankan pentingnya penggunaan obat secara rasional, kepatuhan pasien terhadap terapi, serta kewaspadaan terhadap resistensi antibiotik. Dalam hal ini, apoteker memiliki peran strategis dalam memastikan keamanan, efektivitas, dan keberhasilan terapi melalui edukasi serta pemantauan penggunaan obat.
Telefarmasi dalam Manajemen Infeksi Kulit dan Kelamin: Akses, Konseling, dan Tindak Lanjut Pasien
apt. Yovita Dianae Titiesari, M.Sc
Apt. Yovita Dianae Titiesari, M.Sc membahas telefarmasi sebagai bagian dari telemedicine yang berperan dalam meningkatkan akses dan kesinambungan pelayanan kefarmasian. Telefarmasi mencakup konseling obat jarak jauh, telaah resep elektronik, serta tindak lanjut terapi pasien. Pendekatan ini dinilai mampu mengatasi hambatan akses dan stigma pada pasien dengan infeksi kulit dan kelamin, serta meningkatkan kepatuhan pengobatan, khususnya pada kondisi dermatologi yang bersifat kronis. Integrasi telefarmasi diharapkan dapat mendukung continuity of care dengan tetap mengedepankan prinsip care before cure.
Potensi Bahan Alam untuk Sediaan Topikal dalam Mengatasi Infeksi Kulit dan Kelamin: Bukti Ilmiah & Inovasi Formulasi
apt. Farah Destiyana, M.Farm
Apt. Farah Destiyana, M.Farm memaparkan potensi bahan alam sebagai alternatif sediaan topikal dalam penatalaksanaan infeksi kulit dan kelamin. Berbagai tanaman obat diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, terpenoid, dan saponin yang memiliki aktivitas antimikroba dan antiinflamasi. Namun, efektivitas bahan alam tidak hanya ditentukan oleh kandungan senyawa aktif, tetapi juga oleh inovasi formulasi. Faktor stabilitas, kemampuan penetrasi kulit, serta kenyamanan penggunaan menjadi aspek penting agar sediaan topikal berbasis bahan alam dapat diaplikasikan secara optimal dalam praktik klinis.
Seminar Series Farmasi ini memberikan pemahaman yang terintegrasi mengenai penatalaksanaan infeksi kulit dan kelamin dari aspek klinis, terapi farmakologis, pemanfaatan teknologi layanan kefarmasian, hingga inovasi bahan alam. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi serta peran aktif mahasiswa dan tenaga kefarmasian dalam memberikan pelayanan kesehatan yang rasional, aman, dan berorientasi pada pasien.
Universitas Telogorejo Semarang Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan Melalui Kuliah Pakar Kewirausahaan
Universitas Telogorejo Semarang (UNTS) menggelar Kuliah Pakar bertema “Peran Kewirausahaan dalam Menciptakan Mahasiswa Mandiri dan Inovatif” sebagai bagian dari komitmen kampus dalam menyiapkan mahasiswa yang berdaya saing dan berjiwa wirausaha. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dan diselenggarakan di Ruang Teater Lantai 6 Gedung B Universitas Telogorejo Semarang.
Dalam kegiatan tersebut, Harjanto Kusuma Halim, CEO PT Marimas Putera Kencana, menyampaikan materi tentang pentingnya menjadi agen perubahan yang mandiri dan inovatif melalui kewirausahaan. Ia menegaskan bahwa kegagalan merupakan hal yang wajar dalam proses menuju kesuksesan. Menurutnya, kompetensi yang dimiliki harus benar-benar digunakan dan terus diasah, serta mahasiswa dituntut untuk jeli melihat dan mengidentifikasi permasalahan di sekitar sebagai peluang untuk menghadirkan solusi yang bernilai.
Sementara itu, Andy F. Noya, jurnalis dan entrepreneur, mengajak mahasiswa untuk memiliki arah hidup yang jelas sebagai dasar membangun komitmen. Ia menyampaikan, “Di mana kita akan berangkat, apa tujuan kita, apa yang perlu disiapkan, dan komitmen kita harus lebih tinggi karena kita sudah memiliki kompas kehidupan—kita mau ke mana.”
Kuliah pakar ini juga menghadirkan Siti Julaihah, S.S., M.Hum., akademisi sekaligus kreator konten edukatif melalui kanal YouTube Ceceromed Kitchen, yang membahas peluang kewirausahaan kreatif dan digital di era modern serta pentingnya inovasi dan pemanfaatan teknologi.
Melalui kegiatan ini, Universitas Telogorejo Semarang berharap dapat menumbuhkan entrepreneurial mindset mahasiswa sehingga mampu menjadi lulusan yang mandiri, inovatif, dan siap berperan sebagai agen perubahan di masyarakat.
Image Accordion #1
Image Accordion content goes here!Image Accordion #2
Image Accordion content goes here!Image Accordion #3
Image Accordion content goes here!Image Accordion #4
Image Accordion content goes here!
Gelar CSR Pengobatan Gratis di Sendangmulyo
Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Yayasan Kesehatan Telogorejo bekerja sama dengan SMC RS Telogorejo, Universitas Telogorejo Semarang, Telogorejo Peduli, serta Ikatan Alumni Telogorejo Semarang menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa pengobatan gratis bagi warga. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai RW 16 Kelurahan Sendangmulyo, Kota Semarang.
Kegiatan tersebut disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat. Ratusan warga memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang disediakan, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum hingga pemberian obat secara gratis. Selain itu, panitia juga menghadirkan layanan pemeriksaan dan konsultasi fisioterapi untuk membantu masyarakat yang mengalami keluhan gangguan gerak dan fungsi tubuh.

Perwakilan Yayasan Kesehatan Telogorejo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Telogorejo Group untuk terus hadir dan berkontribusi langsung dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Semarang dan sekitarnya.
Kegiatan CSR ini menjadi sarana kolaborasi antara institusi layanan kesehatan, pendidikan, serta alumni dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Kehadiran tenaga medis profesional, dosen, dan mahasiswa turut memastikan pelayanan berjalan secara optimal dan tepat sasaran.
Melalui kegiatan ini, Telogorejo berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan masyarakat serta menjadi mitra strategis dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, peduli, dan berkelanjutan.
Edukasi dan Program Fisioterapi untuk Menangani Nyeri Pinggang pada Pengrajin Genteng Desa Meteseh Boja
Nyeri pinggang bawah merupakan keluhan umum yang sering dialami oleh pengrajin genteng, sekelompok pekerja yang melakukan aktivitas fisik berat dengan posisi tubuh yang kerap membungkuk dan gerakan repetitif. Kondisi ini kerap menyebabkan ketidaknyamanan, menurunkan produktivitas kerja, serta mempengaruhi kualitas hidup para pengrajin.
Untuk mengatasi masalah tersebut, berbagai program fisioterapi berbasis edukasi dan latihan fisik kini diterapkan khusus untuk pengrajin genteng. Program ini bertujuan memberikan pemahaman tentang pentingnya postur kerja ergonomis serta memberikan latihan yang difokuskan pada penguatan otot penopang tulang belakang dan peningkatan fleksibilitas.
Salah satu metode yang telah terbukti efektif adalah william exercise, yang dirancang untuk mengurangi ketegangan otot serta menurunkan disabilitas akibat nyeri punggung bawah miogenik. Dengan diberikan William exercise pengrajin bisa merasakan adanya perubahan fleksibilitas, dan penurunan nyeri pada saat bekerja.
Selain latihan dan edukasi, terapi manual seperti mobilisasi sendi dan pijatan jaringan lunak juga digunakan untuk meredakan ketegangan otot dan meningkatkan rentang gerak tulang belakang. Latihan penguatan core stability juga diberikan untuk membantu stabilisasi postur dan mengurangi risiko kekambuhan nyeri.
Program-progam ini tidak hanya berhasil mengurangi keluhan nyeri, tetapi juga meningkatkan kemampuan fungsional para pengrajin dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Edukasi berkelanjutan dan dukungan aktif dari komunitas kesehatan menjadi kunci keberhasilan program dalam meningkatkan kualitas hidup tenaga kerja pengrajin genteng.
Ke depan, diharapkan program ini bisa menjadi model intervensi preventif dan rehabilitatif untuk pekerja berat lain yang memiliki risiko tinggi nyeri muskuloskeletal, sehingga dapat menjadi kontribusi nyata dalam menunjang kesehatan masyarakat pekerja produktif.
Universitas Telogorejo Semarang Teken MoU Konsorsium Turnitin & E-Journal Internasional 2026 serta Terima Hibah Smart TV dari FPPTI
Universitas Telogorejo Semarang (UNTS) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan layanan akademik melalui partisipasi dalam kegiatan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Konsorsium Turnitin & E-Journal Internasional Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat budaya akademik yang menjunjung tinggi integritas ilmiah serta akses terhadap sumber referensi ilmiah bereputasi internasional.
Melalui kerja sama konsorsium ini, Universitas Telogorejo Semarang memperoleh akses terhadap layanan Turnitin sebagai sistem pendeteksi plagiarisme serta e-journal internasional yang dapat dimanfaatkan oleh dosen dan mahasiswa dalam mendukung kegiatan pembelajaran, penelitian, dan publikasi ilmiah. Kerja sama ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas karya ilmiah dan produktivitas riset sivitas akademika UNTS.
Selain penandatanganan MoU, pada kesempatan yang sama Perpustakaan Universitas Telogorejo Semarang juga menerima hibah Smart TV dari Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI). Hibah ini merupakan bentuk dukungan FPPTI dalam pengembangan sarana dan prasarana perpustakaan perguruan tinggi, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital untuk layanan informasi dan literasi.
Hibah Smart TV tersebut akan dimanfaatkan sebagai media informasi, sarana edukasi, serta penunjang kegiatan literasi digital di lingkungan perpustakaan UNTS, sehingga dapat memberikan layanan yang lebih interaktif dan modern kepada pemustaka.
Universitas Telogorejo Semarang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya konsorsium Turnitin & e-journal internasional serta FPPTI, atas sinergi dan dukungan yang diberikan. Ke depan, UNTS terus berkomitmen untuk memperkuat jejaring kerja sama dan meningkatkan mutu layanan akademik guna mendukung terwujudnya perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing.


Meningkatkan Sinergi dan Interaksi Antarmahasiswa Melalui SINTESA 2025 dengan Tema: Pharmatreads (Weaving Harmony, Growing Together)
Disusun Oleh : Sirelia Caesar Anggi Batista Kefi (Mahasiswi Semester 3 S-1 Farmasi UNTS)
Himpunan Mahasiswa Farmasi bersama Program Studi S-1 Farmasi Universitas Telogorejo Semarang menyelenggarakan kegiatan SINTESA (Sinergi dan Interaksi Antarmahasiswa) dengan tema Pharmathreads: Weaving Harmony, Growing Together. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi S-1 Farmasi tingkat 1, 2, dan 3 dengan tujuan mempererat hubungan, kebersamaan, dan solidaritas antar mahasiswa Farmasi lintas angkatan, sekaligus menciptakan suasana yang harmonis dan saling mendukung dalam proses perkuliahan di lingkungan kampus.
Sebagai tindak lanjut kegiatan, dibentuk Program Kakak Asuh yang terdiri dari 23 kelompok dengan nama obat dari berbagai golongan sebagai representasi bidang farmasi, di mana setiap kelompok beranggotakan sekitar 19–20 mahasiswa dari tingkat 1, 2, dan 3. Setiap kelompok juga membentuk grup chat yang digunakan sebagai media komunikasi dan sharing seputar perkuliahan Farmasi, termasuk diskusi materi, pengalaman akademik, serta tips dan strategi belajar. Melalui program ini, diharapkan terjalin interaksi yang berkelanjutan, dinamis, dan saling mendukung antar mahasiswa lintas angkatan Program Studi S-1 Farmasi Universitas Telogorejo Semarang.
Kegiatan SINTESA 2025 ini diselenggarakan pada hari Jumat, 19 Desember 2025 di Bukit Alam Bandungan. Berbeda dengan kegiatan SINTESA tahun sebelumnya yang diselenggarakan di Kampus, tentu pada kegiatan tahun ini menghadirkan suasana baru. Kegiatan ini didampingi dengan Bapak/Ibu Dosen S-1 Farmasi ini diawali dengan berkumpul bersama di Auditorium Lantai 4 Universitas Telogorejo Semarang untuk doa dan pengarahan sebelum berangkat. Transportasi yang digunakan yaitu 9 armada bus yang siap mengantarkan seluruh peserta beserta Bapak/Ibu dosen. Pemberangkatan dimulai dari Bus 1 pukul 06.15 dilanjutkan bus lainnya hingga tiba di lokasi pada pukul
08.00. Setibanya disana peserta diarahkan untuk mengumpulkan tas di pendopo Flamboyan untuk kemudian persiapan untuk pembukaan kegiatan SINTESA.
Sambutan Pembuka
Pada sesi pembukaan kegiatan SINTESA dimulai dengan doa bersama yang dipimpin oleh apt. Rizky Budi Santoso, M. Farm kemudian dilanjutkan sambutan, sambutan diawali oleh Ketua Pelaksana, Solavide Asrinindiva B.P., yang menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini serta apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Kaprodi S1 Farmasi, apt. Dra. Tunik Saptawati, M.Si.Med, yang diwakilkan oleh Pembimbing Kemahasiswaan, apt. Ranatri Puruhita, M.Farm. Dalam sambutannya, beliau kembali menegaskan tujuan utama kegiatan SINTESA sebagai wadah untuk mempererat hubungan, kebersamaan, dan solidaritas antar mahasiswa Farmasi lintas angkatan. Kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun jaringan dukungan yang kuat melalui proses saling berbagi pengalaman, pengetahuan, serta tips belajar antara kakak tingkat dan adik tingkat. Di akhir sambutan, disampaikan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, diikuti secara aktif oleh peserta, serta memberikan manfaat dan kesan positif bagi seluruh mahasiswa Farmasi yang terlibat, disertai ucapan terima kasih atas partisipasi semua pihak.Sesi Pertama: Games
Setelah sesi pembukaan, rangkaian kegiatan Sesi 1 dilanjutkan dengan games Pharma Glam yang diawali dengan kompetisi make-up berpasangan dan diteruskan dengan fashion show untuk menampilkan hasil riasan sesuai tema yang telah ditentukan oleh panitia, dengan penilaian langsung oleh tiga dosen S1 Farmasi berdasarkan kesesuaian tema, kerapian, kreativitas, dan teknik. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan permainan Musical Chairs yang berlangsung meriah, diawali oleh peserta dan dilanjutkan dengan sesi kejutan pada babak kedua di mana panitia turut berpartisipasi dengan berjoget sambil memperebutkan kursi serta mengajak peserta untuk bergoyang bersama, sehingga menciptakan suasana yang hangat, penuh tawa, dan mempererat kebersamaan antar mahasiswa Farmasi lintas angkatan. Setelah seluruh rangkaian games pada Sesi 1 selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan ISHOMA (istirahat, salat, dan makan), di mana peserta laki-laki yang beragama Islam melaksanakan salat Jumat di masjid terdekat, sementara peserta lainnya beristirahat dan menikmati makan siang sebelum kegiatan dilanjutkan ke sesi berikutnya.Sesi Kedua: Outbond
Pada sesi kedua , kegiatan dilanjutkan dengan outbond yang dikemas dalam beberapa perlombaan kelompok, yaitu Liquid Stability Race , Ball and Blind , The Safety Circle , Pantomime Chain , dan The Alignment Labyrinth Challenge . Seluruh permainan dirancang untuk melatih kerja sama tim, komunikasi efektif, kepercayaan, ketelitian, serta kemampuan peserta dalam menghadapi dan menyelesaikan tantangan secara kolektif. Melalui rangkaian lomba ini, peserta dituntut untuk aktif berpartisipasi, menyusun strategi bersama, mengelola peran masing-masing anggota, serta saling mendukung demi mencapai hasil yang optimal. Kegiatan outbond ini secara khusus menjadi media implementasi nilai ICARE sebagai dasar pembentukan karakter mahasiswa Farmasi. Nilai Integrity diwujudkan melalui permainan Ball and Blind , di mana peserta harus menjunjung kejujuran, presisi instruksi, serta rasa saling percaya antara pemandu dan peserta yang menutup matanya. Nilai Compassionate to Customer diimplementasikan dalam Pantomime Chain , yang menuntut empati, kepekaan, dan pemahaman komunikasi nonverbal agar pesan dapat tersampaikan dengan baik. Nilai Alignment for Result tercermin dalam The Alignment Labyrinth Challenge , yang menekankan pentingnya keselarasan gerak, koordinasi, dan sinergi seluruh anggota tim untuk mencapai tujuan bersama. Selain itu, nilai Responsive to Changes diwujudkan melalui Liquid Stability Race , di mana peserta dituntut peka terhadap perubahan kondisi, menjaga stabilitas, serta mampu menyesuaikan strategi secara cepat dan tepat. Adapun nilai Excellent through Innovation yang diimplementasikan dalam The Safety Circle , yang mendorong peserta untuk berpikir kreatif, inovatif, dan adaptif dalam menghadapi keterbatasan ruang. Dengan demikian, sesi outbond ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga berperan sebagai pembelajaran aplikatif dalam membentuk karakter, kepemimpinan, dan solidaritas mahasiswa Farmasi lintas angkatan.Penutup
Setelah seluruh rangkaian outbond selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta, kemudian dilanjutkan dengan foto per angkatan, yaitu angkatan 1, 2, dan 3. Selanjutnya, peserta diberikan waktu untuk berganti pakaian dan melakukan persiapan pulang. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba video edukasi serta pemenang dari setiap games dan perlombaan yang telah dilaksanakan, disertai pemberian hadiah yang diserahkan oleh Ibu Untsa Alfiyaturakhma, M.Farm. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, doa dipimpin oleh Bapak apt. Rizky Budi Santoso, M.Farm., sebelum seluruh peserta melakukan persiapan kepulangan dan melanjutkan perjalanan kembali menggunakan bus. Rombongan akhirnya tiba di Kampus Universitas Telogorejo Semarang pada pukul 17.45 WIB dalam keadaan aman dan tertib, menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan SINTESA.
Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Telogorejo Semarang Gelombang 1 Diperpanjang hingga 31 Januari 2026

Universitas Telogorejo Semarang (UNTS) kembali memberikan kabar baik bagi calon mahasiswa baru. Dalam rangka memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat, Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 Gelombang 1 resmi diperpanjang hingga 31 Januari 2026.
Perpanjangan masa pendaftaran ini dihadirkan sebagai bentuk komitmen Universitas Telogorejo Semarang dalam mendukung akses pendidikan tinggi yang berkualitas, terjangkau, dan berdampak bagi masyarakat. Pada periode PMB Gelombang 1 ini, calon mahasiswa berkesempatan memperoleh berbagai program potongan biaya pendidikan yang sangat menarik.
Adapun keuntungan yang ditawarkan dalam PMB Gelombang 1 antara lain gratis biaya pendaftaran, potongan SPI hingga 100%, serta potongan UKT hingga 50% sesuai dengan ketentuan yang berlaku*. Program ini diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan sekaligus mendorong generasi muda untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi.
Universitas Telogorejo Semarang membuka pendaftaran untuk berbagai program studi unggulan, meliputi:
-
D3 Keperawatan
-
S1 Keperawatan
-
S1 Kebidanan
-
S1 Farmasi
-
S1 Fisioterapi
-
S1 Bisnis Digital
-
S1 Kewirausahaan
Sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada bidang kesehatan dan pengembangan bisnis digital, UNTS terus berupaya mencetak lulusan yang kompeten, berkarakter, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap bersaing di dunia kerja. Proses pembelajaran didukung oleh tenaga pengajar profesional, fasilitas pendidikan yang memadai, serta jejaring kerja sama dengan berbagai institusi.
Calon mahasiswa diimbau untuk segera memanfaatkan kesempatan ini sebelum masa pendaftaran Gelombang 1 berakhir. Informasi lengkap mengenai PMB Universitas Telogorejo Semarang dapat diakses melalui website resmi dan media sosial UNTS.
Dengan diperpanjangnya PMB Gelombang 1 ini, Universitas Telogorejo Semarang berharap semakin banyak generasi muda yang dapat meraih masa depan gemilang melalui pendidikan tinggi yang berkualitas.
Wisuda Perdana Pasca Bertransformasi, Universitas Telogorejo Semarang Lepas Ratusan Tenaga Kesehatan Profesional


