Back

Tak Berkategori

CAPPING DAY – PEMASANGAN KAP PROFESI & UCAP JANJI
Tak Berkategori 10 Aug 2023

CAPPING DAY – PEMASANGAN KAP PROFESI & UCAP JANJI

Sebagai bentuk tindak lanjut telah menyelesaikan pembelajaran teori semester II dan awal memasuki kegiatan praktik klinik, maka STIKES Telogorejo Semarang mengadakan kegiatan Capping Day Tahun Akademik 2022/2023 Jurusan Keperawatan dan Jurusan Kebidanan tanggal 10 Agustus 2023.

Capping Day adalah suatu seremonial ucap janji yang dilakukan oleh mahasiswa Keperawatan dan Kebidanan yang telah menyelesaikan pembelajaran dan mengawali terjun kedunia profesi yang sesungguhnya. Capping day ini merupakan salah satu tradisi dalam keperawatan maupun kebidanan, dimana pada waktu ini mahasiswa putri akan dipasangkan Cap (topi perawat), sedangkan mahasiswa putra akan dipasangkan papan nama (name tag).

Capping day dan angkat janji mahasiswa ini merupakan Langkah awal bagi para calon perawat untuk mulai mengabdikan pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki bagi sesama dengan penuh caring seperti yang diajarkan oleh pelopor tokoh perawat, Florence Nightingale. Pada kesempatan ini, mahasiswa juga akan menyimak Riwayat Florence Nightingale sehingga diharapkan mahasiswa sebagai calon perawat dapat meneladani sikap dan kecerdasan Florence Nightingale yang merupakan pelopor keperawatan, serta menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap profesi keperawatan.

Kegiatan yang diadakan di Ruang Auditorium Lantai 4 STIKES Telogorejo Semarang diikuti oleh seluruh mahasiswa meliputi S-1 Keperawatan, S-1 Kebidanan dan D-3 Keperawatan semester II dengan di dampingi orang tua. Acara Capping Day ini di hadiri oleh Ketua Yayasan Kesehatan Telogorejo Semarang beserta jajarannya, Ketua STIKES Telogorejo Semarang beserta jajarannya, Ketua IBI Ranting 3, Ketua IBI Kota Semarang, Ketua DPW PPNI Jawa Tengah, Ketua DPD PPNI Kota Semarang, Rumah sakit, Puskesmas dan Bidan Mandiri lahan praktik mahasiswa. Dalam sambutannya, dr. Swanny Trikajanti Widyaatmadja, M.Kes., Ph.D selaku Ketua STIKES Telogorejo Semarang menyampaikan semoga ini menjadi awal yang baik bagi adik-adik semester II ke semester III untuk menyiapkan diri dan hati untuk masuk ke lahan praktik, yang tentunya antusiasakan menjalankan kegiatan tersebut. Dengan ucap janji, diharapkan dapat menjunjung tinggi nilai-nilai profesi keperawatan dan kebidanan dalam menjalakan praktik sesuai standar profesi dan kode etik, mengaplikasikan teori di dalam memberikan asuhan keperawatan maupun kebidanan. Sehingga mahasiswa memiliki rasa tanggung jawab, disiplin, saling menghormati dan menghargai dengan tetap berkreatif sekaligus mampu mengaplikasikan visi STIKES Telogorejo Semarang .

LOWONGAN DOSEN S-1 FARMASI
Tak Berkategori 09 Aug 2023

LOWONGAN DOSEN S-1 FARMASI

Open Rekruitmen Dosen Program Studi S-1 Farmasi STIKES Telogorejo

Kriteria :

  • Usia maksimal 35 tahun
  • Apoteker dengan pendidikan minimal S-2 Farmasi
  • Minat keilmuan Sains Farmasi / Farmasi Klinik & Komunitas dari Perguruan Tinggi terakreditas min B/BAIK SEKALI
  • IPK minimal 3.25
  • Skor TOEFL minimal 500
  • Berkepribadian & berkelakuan baik
  • Sehat jasmani & rohani
  • Mempunyai Sertifikat Kompetensi Apoteker & STRA yang Aktif
  • Memiliki pengalaman mengajar, publikasi & meneliti lebih disukai.

Lamaran dapat dikirim ke
STIKES Telogorejo Semarang

Up. Personalia

Jl. Arteri Yos Sudarso/Puri Anjasmoro, Kelurahan Tawangmas, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang


Email : sdm@official.universitastelogorejo.ac.id

Ayo sampaikan berita ini untuk teman dan saudara kamu

Salam sehat-ICARE

Stroke: Penyebab, Gejala dan Faktor Risikonya
Tak Berkategori 08 Aug 2023

Stroke: Penyebab, Gejala dan Faktor Risikonya

Disusun Oleh : Ns. Sri Puguh K, M.Kep, Sp.MB ( Ketua Progfram Studi S-1 Keperawatan STIKES Telogorejo Semarang )

Anda mungkin sudah tidak asing dengan penyakit stroke. Stroke merupakan kondisi medis yang membahayakan jika tidak segera diatasi. Jika Anda mencurigai diri sendiri atau orang di sekitar Anda mengalami stroke, segera hubungi pusat kesehatan terdekat agar orang tersebut segera mendapatkan penanganan.

Lalu, apa sebenarnya stroke itu? Bagaimana stroke bisa terjadi dan apa saja gejalanya? Simak pembahasan lengkapnya berikut ini!

Apa Itu Stroke?

Otak adalah organ yang penting bagi manusia untuk mengontrol gerakan dan menyimpan ingatan. Otak juga merupakan sumber pikiran, emosi dan bahasa kita. Otak juga mengontrol banyak fungsi tubuh seperti mengatur sistem pencernaan dan pernapasan.

Agar otak bisa berfungsi dengan baik, organ tersebut memerlukan suplai oksigen yang cukup. Arteri mengantarkan darah yang kaya oksigen ke seluruh bagian otak. Maka, apabila ada sesuatu yang menghalangi aliran darah tersebut, sel-sel di otak akan mulai mati dalam hitungan detik karena tidak ada oksigen yang sampai ke sana. Inilah yang menyebabkan stroke.

Penyebab Stroke

Stroke kadang disebut juga dengan istilah brain attack. Seperti yang sudah disebutkan di atas, kondisi itu terjadi ketika ada sesuatu yang menghalangi suplai darah ke bagian otak. Kondisi ini bisa disebabkan oleh dua hal, yakni:

  • Penyumbatan arteri. Stroke yang disebabkan oleh arteri yang tersumbat atau bocor biasanya disebut dengan stroke iskemik
  • Pecahnya pembuluh darah di otak. Selain penyumbatan dan kebocoran, stroke juga bisa disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak. Kondisi ini disebut dengan stroke hemoragik.

Ada juga orang yang mengalami gangguan aliran darah ke otak sementara yang disebut dengan transient ischemic attack (TIA). Meski gejalanya mirip dengan stroke, tapi biasanya gejalanya tidak bertahan lama. TIA juga tidak menyebabkan kerusakan otak permanen seperti stroke.

Gejala Penyakit Stroke

Beberapa gejala penyakit stroke yang perlu diwaspadai, antara lain:

  • Tiba-tiba mengalami kesulitan berkomunikasi dan memahami apa yang dikatakan orang lain. Penderita mungkin akan mengalami kebingungan, mengucapkan kata-kata yang tidak jelas atau kesulitan memahami pembicaraan
  • Lumpuh atau mati rasa pada wajah, lengan maupun kaki. Gejala ini seringkali hanya terjadi pada salah satu sisi tubuh saja. Cobalah angkat kedua lengan secara bersamaan ke atas kepala. Jika salah satu lengan mulai turun, orang tersebut mungkin mengalami stroke. Saat tersenyum, salah satu sisi bibir juga mungkin akan terkulai dibanding sisi lainnya
  • Masalah pada salah satu maupun kedua sisi mata. Pasien mungkin tiba-tiba merasakan penglihatan yang kabur atau gelap pada salah satu sisi mata
  • Sakit kepala. Sakit kepala parah yang mendadak yang mungkin disertai dengan muntah, pusing atau penurunan kesadaran mungkin menjadi indikasi stroke yang perlu diwaspadai
  • Kesulitan berjalan. Penderita stroke mungkin akan kehilangan keseimbangan saat berjalan, tersandung, pusing dan kehilangan koordinasi secara tiba-tiba.

Faktor Risiko Stroke

Siapa saja bisa terkena stroke. Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami stroke. Faktor risiko itu, antara lain:

Faktor Gaya Hidup

Mereka yang kelebihan berat badan, mengalami obesitas dan kurang aktif secara fisik cenderung memiliki risiko lebih tinggi mengalami serangan stroke. Begitu juga mereka yang kecanduan alkohol serta obat-obatan terlarang. Ini juga bisa menjadi penyebab stroke ringan yang sering terjadi.

Kondisi Medis

Tekanan darah tinggi, kebiasaan merokok (baik perokok aktif maupun pasif), kandungan kolesterol darah yang tinggi serta diabetes juga bisa memicu stroke. Gangguan jantung seperti gagal jantung atau infeksi jantung juga bisa meningkatkan risiko stroke.

Usia dan Riwayat Kesehatan Keluarga

Stroke lebih sering menyerang orang yang berusia di atas 55 tahun. Mereka yang memiliki keluarga dengan risiko stroke, serangan jantung atau TIA juga berpotensi lebih besar untuk terserang stroke. Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui terkait stroke. Bagi Anda yang memiliki faktor risiko tinggi atau ingin menghindari stroke, mulailah untuk menerapkan gaya hidup sehat dengan berolahraga, mengonsumsi makanan yang bergizi, dan istirahat yang cukup. Jika memiliki gejala, jangan ragu mencari informasi terkait pengobatan stroke di pusat kesehatan terdekat.

Tips Memberikan Pelayanan Kesehatan Terbaik
Tak Berkategori 05 Aug 2023

Tips Memberikan Pelayanan Kesehatan Terbaik

Disusun oleh Nana Noviada Kwartawaty, S.E., M.M ( Wakil Ketua III STIKES Telogorejo Semarang )

Metadeskripsi: Bagaimana cara melayani konsumen dengan baik dalam industri kesehatan? Simak beberapa tipsnya berikut ini!

Dalam bisnis apapun, cara melayani konsumen dengan baik adalah ilmu penting yang harus dikuasai. Ketika konsumen merasa puas dengan layanan atau produk Anda, mereka tentunya akan datang kembali. Kalau mereka datang lagi, artinya peluang untuk meraih keuntungan akan jadi lebih besar. Hal yang sama juga berlaku bagi pemilik klinik atau penyedia layanan kesehatan.

Namun, cara melayani customer yang baik tidak hanya bisa dilakukan dengan satu langkah saja. Terlebih bagi industri kesehatan yang merupakan salah satu industri yang krusial. Apa saja yang bisa Anda lakukan untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi pasien atau konsumen Anda?

Buat Semua Pasien Merasa Dihargai

Cara pertama yang bisa dilakukan untuk membuat semua pasien merasa dihargai adalah dengan menyapa mereka saat mereka tiba. Gunakan nada bicara yang menyenangkan. Buat mereka merasa didengar dan dilihat.

Keramah-tamahan tidak hanya berlaku untuk kunjungan langsung. Ketika ada pasien yang membuat janji temu dengan telepon atau pesan chat, jawablah dengan nada yang sama ramahnya.

Minimalkan Waktu Tunggu

Antrean yang panjang di klinik adalah hal yang kerap membuat pasien merasa tidak nyaman. Belum lagi jika mereka harus menunggu melebihi waktu yang seharusnya. Ingat bahwa pasien juga memiliki waktu yang sama berharganya dengan waktu Anda.

Untuk meminimalkan waktu tunggu, Anda bisa membuat sistem antrean secara online. Informasikan berapa lama kisaran waktu tunggu sehingga pasien bisa mengatur waktu kapan mereka akan tiba di klinik. Saat ini ada berbagai tools yang bisa Anda gunakan untuk memudahkan proses ini.

Terbuka dengan Kritik dan Saran

Kritik dan saran adalah dua hal yang jika dikelola dengan baik bisa membantu Anda memajukan bisnis. Ini juga berlaku bagi Anda yang memiliki usaha di bidang pelayanan kesehatan. Jangan pernah abai dengan kritik dan saran karena ini bisa membantu Anda untuk:

  • Menyadari masalah dengan lebih cepat. Pasalnya, konsumen biasanya lebih jeli melihat kekurangan dibanding diri Anda sendiri atau staf Anda
  • ●        Memperbaiki pelayanan yang Anda miliki. Kritik dan saran bisa jadi kesempatan bagi Anda untuk mengevaluasi bisnis dan mencari cara untuk memperbaiki kualitasnya agar jadi lebih baik
  • Membuat konsumen merasa didengarkan. Ketika pasien atau konsumen memberikan saran dan Anda menerimanya, ini akan membuat mereka merasa didengarkan. Tidak hanya itu, ini juga bisa jadi cara yang ampuh untuk meningkatkan kepercayaan mereka pada bisnis Anda.

Buat Catatan Riwayat Medis Setiap Pasien dengan Baik

Riwayat kesehatan atau rekam medis pasien adalah informasi yang penting untuk merencanakan perawatan dan pengobatan. Membuat data rekam medis yang baik tidak hanya akan memudahkan tenaga kesehatan yang bekerja di klinik Anda, tapi juga memudahkan pasien untuk mendapatkan penanganan terbaik.

Selain dengan metode konvensional, saat ini sudah ada aplikasi rekam medis digital yang terintegrasi dengan berbagai layanan lain seperti Siranap dan BPJS. Aturan mengenai peralihan rekam medis menjadi berbasis elektronik juga sudah disampaikan oleh pemerintah lewat Peraturan Menteri Kesehatan No. 24 Tahun 2022. Aturan ini mewajibkan semua fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) untuk melakukan transisi paling lama sampai 31 Desember 2023 ini.

Usahakan untuk Melakukan Follow Up

Pelayanan kesehatan yang baik tidak hanya diberikan saat pasien ada di pusat kesehatan itu saja. Ada juga harus melakukan follow up terkait kondisi pasien baik lewat pesan atau telepon. Anda bisa menanyakan bagaimana perkembangan pengobatan mereka sekaligus meminta feedback mengenai layanan yang Anda berikan.

PIALA GUBERNUR LOMBA FESTIVAL BAND PELAJAR
Tak Berkategori 05 Aug 2023

PIALA GUBERNUR LOMBA FESTIVAL BAND PELAJAR

PIALA GUBERNUR LOMBA FESTIVAL BAND PELAJAR

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-59 dan Dies Natalis STIKES Telogorejo Semarang ke-16,
STIKES Telogorejo Semarang mengadakan Festival Band Pelajar SMA/SMK Sederajat dengan memperebutkan Piala Gubernur Jawa Tengah.

?Timeline :
- Pendaftaran : 24 Juli 2023 s/d 10 Agustus 2023
- Pengumpulan Video : 6 - 21 Agustus 2023
- Pengumuman 10 Besar : 30 Agustus 2023

Syarat dan Ketentuan https://bit.ly/Festival_Band_STELO

? TOTAL HADIAH 5 JUTA RUPIAH ?

Salam Sehat - ICARE

? official.universitastelogorejo.ac.id
YouTube STIKES Telogorejo
TikTok @stikestelogorejo
@info.stikestelogorejo

MEWAKILI INDONESIA DALAM KEGIATAN SUMMER PROGRAM HUNGKUANG UNIVERSITY
Tak Berkategori 05 Aug 2023

MEWAKILI INDONESIA DALAM KEGIATAN SUMMER PROGRAM HUNGKUANG UNIVERSITY

Kabar Bahagia datang dari dua mahasiswa STIKES Telogorejo Semarang yang lolos mengikuti summer program yang diselenggarakan oleh Hungkuang University, Taiwan. Dua mahasiswa tersebut adalah Maulidya Al – Frida ( S-1 Kebidanan ) dan Bintang Pamungkas ( S-1 Farmasi ). Summer program ini diadakan setiap tahunnya oleh Hungkuang University, Taiwan. Kegitan Summer Program akan berlangsung pada 7 Agustus 2023 sampai dengan 19 Agustus 2023.

Pelepasan dua mahasiswa tersebut telah terselenggara pada Selasa, 1 Agustus 2023 di Ruang Theater STIKES Telogorejo Semarang. Pelepasan dua mahasiswa summer program di hadiri oleh dr. Swanny Trikajanti Widyaatmadja, M.Kes., Ph.D selaku Ketua STIKES Telogorejo serta turut hadir Wakil Ketua II, Wakil Ketua III, Kaprodi, Dosen dan perwakilan mahasiswa.

Maulidya dan Bintang telah berangkat ke Taiwan pada Kamis, 3 Agustus 2023 dari Bandara Ahmad Yani, Semarang. Setibanya di Taiwan, akan langsung mengikuti rangkaian summer program meliputi kursus bahaya mandarin, wisata budaya dan tour Kota Taichung. Manfaat dari kegiatan ini adalah mahasiswa mendapatka Pelajaran baru mengenai budaya di luar dan tentu saja mendapatkan teman baru.

DOSEN BERGELAR DOKTOR BERTAMBAH DI STIKES TELOGOREJO SEMARANG
Tak Berkategori 27 Jul 2023

DOSEN BERGELAR DOKTOR BERTAMBAH DI STIKES TELOGOREJO SEMARANG

Keberadaan dosen dengan latar belakang Pendidikan Doktor ( S-3) sangat diperlukan untuk pengembangan kualiutas tri dharma perguruan tinggi. Sehingga usaha-usaha yang dilakukan perguruan tinggi dalam mengupayakan sebanyak-banyaknya dosen S-3 penting untuk penguatan perguruan tinggi agar berkualitas.

Ns. Ismonah, M.Kep, Sp.MB telah meraih gelar doktor dan dinyatakan lulus dari Universitas Negeri Semarang ( UNNES ) dengan IPK 3.96. Ujian Promosi Doktor dilaksanakan pada Kamis, 26 Juli 2023 secara luring di Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Semarang.

Dengan dipromosikannya Dr. Ns. Ismonah, M.Kep, Sp.MB menambah daftar dosen-dosen dengan gelar doktor di STIKES Telogorejo Semarang. Ucapan selamat disampaikan sivitas akademika STIKES Telogorejo Semarang atas diraihnya doktor kepada Dr. Ns. Ismonah, M.Kep, Sp.MB. Jaya terus STIKES Telogorejo Semarang.

STIKES Telogorejo - ICARE

PERENCANAAN DAN PERSIAPAN PERSALINAN DAN KEGAWATDARURATAN (P4K)
Tak Berkategori 25 Jul 2023

PERENCANAAN DAN PERSIAPAN PERSALINAN DAN KEGAWATDARURATAN (P4K)

Oleh : Mudy Oktiningrum, S.SiT., M.Keb, Dosen Prodi S-1 Kebidanan STIKES Telogorejo Semarang

Apa Itu Perencanaan dan Persiapan Persalinan dan Kegawatdaruratan ?

Perencanaan dan persiapan persalinan  dan kegawatdaruratan yang disingkat dengan  P4K merupakan Program yang ditujukan untuk menurunkan angka kematian Ibu dan Bayi. Penerapan program P4K ini merupakan tindak lanjut yang lebih kongkret yang melibatkan masyarakat. P4K ini bisa dimulai dari pemeriksaan kehamilan yang dilakukan oleh bidan sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil, suami dan keluarga. Semua kehamilan berisiko atau membahayakan, Bahaya kehamilan dan persalinan, Ajurkan kepada ibu hamil, suami dan keluarganya untuk melakukan perencanaan persalinan.

KENAPA P4K PENTING ?

Pedoman P4K dengan stiker merupakan panduan teknis bagi tenaga kesehatan yang bertugas di desa/ puskesmas dalam mengantisipasi berbagai permasalahan yang terkait dengan Angka Kematian Ibu Dan Bayi

Secara mendasar kematian ibu dan bayi dipengaruhi oleh berbagai factor diantaranya sosioekonomi, demografi dan geografi serta jangkauan pelayanan kepada masyarakat

KEGIATAN P4K

  • Melaksanakan pendataan ibu hamil
  • Meningkatkan pengetahuan ibu hamil, suami dan keluarganya tentang semua kehamilan beresiko, bahaya kehamilan, dan persalinan
  • Mengajak ibu hamil, suami, dan keluarganya melakukan perencanaan untuk tempat persalinan, penolong persalinan, persiapan transportasi, keuangan
  • Membantu menyiapkan calon pendonor darah, memberi informasi tentang persiapan pakaian bayi, dan ibu hamil perencanaan KB
  • Memanfaatkan pertemuan bulanan tingkat desa/ kelurahan
  • Kontak dengan ibu hamil dan keluarga dalam pengisian stiker
  • Pemasangan stiker dirumah ibu hamil
  • Pendataan jumlah ibu hamil di wilayah desa
  • Pengelolaan donor darah dan sarana transportasi/ ambulan desa
  • Penggunaan, pengelolaan, dan pengawasan tabulin/ dasolin
  • Pembuatan dan penandatanganan amanat persalinan.

Mengulangi AKI dan AKB ( Tidak hanya terfokus kepada Nakes )

UPAYA YANG HARUS DILAKUKAN  UNTUK PENURUNAN AKI DAN AKB

TIGA PESAN KUNCI

  • Setiap persalinan ditolong tenaga kesehatan terampil
  • Setiap komplikasi obstetri dan neonatal ditangani secara adekuat
  • Setiap wanita usia subur mempunyai akses terhadap pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan dan penanggulangan komplikasi keguguran

STRATEGI

  1. Meningkatkan akses dan kualitas pelayanan Kesehatan Ibu  dan Bayi Baru Lahir  di tingkat Dasar dan Rujukan
  2. Membangun kemitraan yang efektif
  3. Mendorong pemberdayaan perempuan, keluarga dan Masyarakat
  4. Meningkatkan  Sistem surveilans
  5. Monitoring dan informasi KIA
  6. Pembiayaan

REFRENSI

Moenir, Modul Pengembangan Manajemen Kinerja (PMKK) Perawat dan Bidan, dit keperawatan dan keteknisan Medik, Pusdiklat, Depkes RI, Jakarta, 2019

Comier, LS., Comier, W.H dan Weisser, R, J., Interviewing and Helaping Skills for Health Profesionals, California, Wadsworth Health Science Division, 2017