Tak Berkategori
KUNJUNGAN KERJASAMA DAN SOSIALISASI PROGRAM MAGANG DARI JACCES
STIKES Telogorejo Semarang mendapatkan kunjungan kerja sama dari JACCES pada Senin, 10 Juni 2024 bertempat di Ruang Teater. JACCES salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang penyaluran mahasiswa untuk melakukan magang di Jepang.

Kunjungan ini di hadiri oleh tiga perwakilan dari J-ACCES yaitu Mr.kazumasa nakamura, Mr. Hiroyuki Iramina dan Mr. Hari Sutopo ( perwakilan JACCES di Indonesia ). Dalam kunjungannya JACCES juga melakukan sosialisasi kepada mahasiswa STIKES Telogorejo Semarang khususnya mahasiswa Program Studi S-1 Keperawatan semester 4. Pihak JACCES memberikan pemaparan terkait dengan program-program yang ada, prosedur pendaftaran serta hal-hal yang perlu dipersiapkan oleh mahasiswa.

Program magang di Jepang Bersama dengan JACCES sudah berjalan 2 gelombang. Pada gelombang 1 telah selesai dan para mahasiswa sudah kembali kuliah aktif di STIKES Telogorejo Semarang. Dalam sosialisasi JACCES, para mahasiswa yang telah mengikuti program magang meshare pengalamannya kepada adik tingkatnya.
PENTINGNYA MINUM AIR PUTIH DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT BATU GINJAL ÂÂ
Disusun Oleh : Ns. Siti Nafisah, M.Kep ( Dosen S-1 Keperawatan STIKES Telogorejo Semarang )

Batu Ginjal merupakan masalah klinis umum di seluruh dunia. Pada dasarnya adalah pembentukan batu di ginjal (nefrolitiasis), ureter (ureterolitiasis), atau kandung kemih (cystolithiasis) melalui peristiwa fisikokimia berturut-turut berupa supersaturasi, nukleasi, agregasi, dan akhirnya retensi (Shah & Bhave, 2018). Batu terbentuk sebagai hasil pengendapan kristal di ginjal, dan kristal terbentuk dari komponen seperti kalsium oksalat, kalsium fosfat, kalsium karbonat, magnesium-amonium fosfat, asam urat, dan sistein (Johnson et al., 2020).
Prevalensi batu ginjal merupakan masalah global yang mempengaruhi semua wilayah geografis di seluruh dunia. Prevalensi perkiraan tahunan adalah 3-5% dan perkiraan prevalensi seumur hidup adalah 15-25%. Nefrolitiasis cenderung berulang pada sebagian besar pasien batu ginjal. Tingkat kekambuhan batu ginjal adalah sekitar 10% pada tahun-1, 50% selama periode 5-10 tahun dan 75% selama periode 20 tahun. Tingkat kejadian nefrolitiasis bervariasi menurut wilayah geografis suatu negara. Angka kekambuhan batu ginjal pada pasien setelah kejadian pertama kali adalah 14% pada tahun pertama, 35% pada tahunke-5 dan 52% pada tahun ke-10 (Han et al., 2015).

Terdapat beberapa faktor yang mungkin menjelaskan hubungan antara cuaca hangat dan risiko batu ginjal. Salah satunya adalah dehidrasi. Air minum adalah nutrisi yang penting. Tubuh memerlukan konsumsi air mineral satu hingga dua setengah liter atau sama dengan 6 sampai 8 gelas sehari.
Minum air yang cukup dan mencukupi bagi tubuh yang dapat membantu proses pendampingan, pendampingan pangan dan pendampingan fisik (Asmadi, dalam Prasetyowati, 2014). Air termasuk sebagai nutrisi, tetapi ada kecenderungan di masyarakat untuk menjalankan perannya dalam memproteksi kesehatan manusia (Yuan & Larsson, 2022).  Asupan air yang tinggi merupakan rekomendasi yang disepakati secara luas untuk mengurangi kemungkinan pembentukan batu dan kekambuhan batu. Pembentukan batu saluran kemih meningkat secara signifikan ketika volume urin yang dikeluarkan di bawah 1 L/hari (Clark et al., 2017). Volume urin yang melebihi 2 hingga 2,5 L setiap hari dapat mencegah terulangnya batu pada pasien yang sebelumnya terkena dampak (Johnson et al., 2020). Oleh karena itu, fokus kami saat ini adalah untuk mempelajari volume asupan air harian oleh pasien dengan KSD dan untuk mengidentifikasi apakah orang-orang di wilayah geografis tertentu di Benggala Barat jauh lebih rentan terhadap batu ginjal dan apakah kualitas air minum bertanggung jawab atas prevalensi tersebut.
Dalam kesimpulan, tidak kecukupan konsumsi air putih dapat meningkatkan risiko terjadinya batu ginjal. Dehidrasi dapat mempengaruhi pembentukan batu ginjal. Penting untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat, seperti meningkatkan asupan cairan dan mengurangi konsumsi garam, untuk mengurangi risiko batu ginjal.
Daftar Pustaka
Clark, W. F., Huang, S. H., Garg, A. X., Gallo, K., House, A. A., Moist, L., Weir, M. A., & Sontrop, J. M. (2017). The chronic kidney disease water intake trial: Protocol of a randomized controlled trial. Canadian Journal of Kidney Health and Disease, 4.
Johnson, E. C., Huffman, A. E., Yoder, H., Dolci, A., Perrier, E. T., Larson-Meyer, D. E., & Armstrong, L. E. (2020). Urinary markers of hydration during 3 - day water restriction and graded rehydration. European Journal of Nutrition, 59(5), 2171–2181.
Shah, S. R., & Bhave, G. (2018). Using electrolyte free water balance to rationalize and treat dysnatremias. Frontiers in Medicine, 5(APR).
Yuan, S., & Larsson, S. C. (2022). Coffee and Caffeine Consumption and Risk of Kidney Stones: A Mendelian Randomization Study. American Journal of Kidney Diseases, 79(1), 9-14.e1.
Lulus Kuliah Langsung Kerja ?
Jelas STIKES Telogorejo Semarang
Salam Sehat - ICARE
Penandatanganan MoU Kerjasama Antara STIKES Telogorejo Semarang dengan Sidomuncul
STIKES Telogorejo Semarang melakukan kunjungan pabrik dan penandatangananan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul TBk di kawasan Agrowisata Sido Muncul, Bergas, Kabupaten Semarang, Jumat (31/5/2024).
Penandatanganan MoU dilakukan langsung Semarang dr. Swanny Trikajanti W, M.Kes., Ph.D. ( Ketua STIKES Telogorejo ) dan Irwan Hidayat ( Direktur Sido Muncul ).
Dalam kerja sama tersebut tercakup hal-hal yang berkaitan dengan pengembangan tanaman herbal yang berpotensi untuk menjadi komoditas obat-obatan herbal.
Hadir dalam dalam penandantanganan MoU dr. Koesbintoro Singgih, M.M. ( Ketua Pengurus Yayasan Kesehatan Telogorejo ), Rohadi Hartawidjaja, S.H., ( Ketua Pengawas Yayasan Kesehatan Telogorejo ), Subiyanto Putro, SH, MKn ( Sekertaris Yayasan Kesehatan Telogorejo ), Ir. Hendro Sutantyo ( Wakil Ketua I Yayasan Kesehatan Telogorejo ), Johanes Handoko Widjaja ( Bendahara Yayasan Kesehatan Telogorejo ).

Irwan Hidayat mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Kesehatan Telogorejo dan STIKES Telogorejo Semarang, sebuah kehormatan bisa melaksanakan kerja sama. Kerja sama yang akan direalisasikan diantaranya penyelenggaraan penelitian, pendidikan dan pengabdian Masyarakat.
Disela penandatanganan kerja sama, Irwan Hidayat mengatakan, kekayaan alam Indonesia sangat potensial untuk dikembangkan sebagai komoditas obat-obatan herbal.
Sidomuncul akan mesharingkan penelitian tentang herbal yang telah di lakukan selama ini, sehingga mahasiswa – mahasiswa farmasi STIKES Telogorejo Semarang mendapatkan ilmu herbal yang lebih banyak.
Sementara itu Ketua STIKES Telogorejo Semarang dr. Swanny Trikajanti W, M.Kes., Ph.D. mengucapkan “ Kami bersyukur dapat menjalin kerja sama dengan Sidomuncul, kami harpkan dari kerja sama ini banyak lebih memberikan manfaat bagi mahasiswa dan juga dalam penyelenggaraan pengabdian Masyarakat kami dapat mengedukasi bagaimana cara minum jamu yang sehat dan benar.â€Â
“ Semoga Kerjasama antara STIKES Telogorejo Semarang dan Sidomuncul saling bersinergi dan membantu meningkatkan obat asli Indonesia terutama untuk pengobatan asli Indonesia yang tidak kalah dengan pengobatan modern,†pungkas dr. Koesbintoro Singgih, M.M.
KENALI 6 NUTRISI PENTING UNTUK IBU HAMIL
Disusun Oleh : Widya Mariyana,S.ST.,M.Kes ( Dosen S-1 Kebidanan STIKES Telogorejo Semarang )

Nutrisi ibu hamil adalah hal yang sangat penting bagi Ibu hamil. Dengan mengonsumsi berbagai jenis nutrisi yang tepat saat masa kehamilan, kebutuhan gizi harian Ibu hamil dan Buah Hati akan terpenuhi. Tak hanya itu saja, rutin mengonsumsi berbagai jenis nutrisi yang baik untuk kehamilan juga dapat mengurangi komplikasi ataupun resiko pendarahan yang muncul sebelum melahirkan. Lalu nutrisi apa saja yang baik dan tepat untuk Ibu hamil? Simak penjelasan di bawah ini, yuk.
Nutrisi yang Baik Untuk Ibu Hamil
Berikut ini adalah beberapa nutrisi yang sangat dibutuhkan dan wajib dikonsumsi oleh ibu hamil, agar Buah Hati dan Ibu tetap sehat selama masa kehamilan.
1. Asam Folat
Asam folat adalah salah satu jenis vitamin B kompleks yang larut dalam air. Zat ini memiliki banyak peran penting bagi kesehatan, mulai dari pembentukan sel darah merah, mendukung daya tahan tubuh, hingga menunjang proses tumbuh kembang janin dan anak-anak. Asam folat bisa diperoleh dari susu ibu hamil, kubis, brokoli, kacang-kacangan, jeruk, pepaya, pisang, telur, dan lainnya.
2. AHA dan DHA
AHA dan DHA merupakan nutrisi yang begitu penting untuk penyusunan sel otak pada janin. Selain itu, AHA dan DHA berperan untuk menghasilkan produk ASI yang berkualitas setelah masa melahirkan. Nutrisi AHA dan DHA bisa didapatkan dari ikan salmon, susu ibu hamil, telur, dan teri.
3. Protein
Protein adalah satu di antara banyak zat nutrisi yang berperan penting untuk memenuhi semua gizi yang dibutuhkan Buah Hati. Protein sendiri berfungsi untuk membentuk cairan ketuban, darah, maupun sel janin, serta berfungsi untuk membantu memperbaiki berbagai jaringan pada tubuh Buah Hati seperti tulang jantung, otot, mata, kulit, dan sebagainya. Untuk memperoleh protein ini, maka Ibu bisa mendapatkannya dari susu ibu hamil yang kaya akan kandungan nutrisi, daging ayam, daging sapi, tahu, dan tempe.
4. Karbohidrat
Karbohidrat adalah salah satu nutrisi ibu hamil yang bermanfaat untuk sumber energi. Selain itu, dapat membantu pembentukan plasenta sekaligus perkembangan Buah Hati. Beberapa jenis makanan yang mengandung karbohidrat ini adalah nasi, kentang, bayam, tomat, kedelai, apel, jeruk, oatmeal atau havermout, beras merah, dan sebagainya.
5. Kalsium
Ibu hamil membutuhkan 1000 miligram kalsium yang bisa dibagi dalam dua dosis 500 miligram per hari. Sumber kalsium yang baik bisa ditemukan pada susu, yoghurt, keju, ikan dan seafood yang rendah merkuri, seperti ikan lele, udang, salmon, dan tahu, juga sayuran berdaun hijau tua.
6. Zat Besi
Zat besi yang cukup mengurangi risiko anemia defisiensi besi yang dapat menyebabkan ibu menjadi mudah lelah. Anemia defisiensi besi yang parah selama kehamilan juga meningkatkan risiko kelahiran prematur, bayi terlahir dengan berat badan yang rendah, dan depresi postpartum.
Zat besi terdapat pada daging merah tanpa lemak, unggas, ikan, sayuran, dan kacang-kacangan. Untuk mengolah daging merah, usahakan sudah dimasak sampai bagian tengahnya tidak berwarna kemerahan. Hal ini untuk menghindari risiko tercemar bakteri salmonella.
Pastikan Ibu memenuhi berbagai nutrisi ibu hamil yang dibutuhkan untuk menghindari terjadinya masalah kesehatan pada masa kehamilan..
Tips SUKSES ASI eksklusif ibu bekerja…………
Disusun Oleh : Qomariyah, S.ST., M.Kes ( Dosen S-1 Kebidanan dan Profesi Bidan STIKES
Telogorejo Semarang )
ASI Eksklusif adalah pemberian hanya ASI saja tanpa makanan dan minuman lain, UNICEF dan WHO
merekomendasikan Pemberian ASI eksklusif sampai bayi berumur enam bulan pertama kehidupan. Setelah itu anak harus diberi makanan padat dan semi padat sebagai makanan tambahan selain ASI. ASI eksklusif di anjurkan pada beberapa bulan pertama kehidupan karena ASI tidak terkontaminasi dan mengandung banyak gizi atau yang disiapkan dalam kondisi tidak higienis dapat menyebabkan anak mengalami kurang gizi dan terinfeksi organisme asing, sehingga mempunyai daya tahan tubuh yang rendah terhadap penyakit diantara anak-anak.

Keuntungan ASI Eksklusif………
Menyusui merupakan salah satu investasi terbaik untuk kelangsungan hidup dan
meningkatkan kesehatan, perkembangan sosial, serta ekonomi individu. Angka kematian bayi
menjadi salah satu indikator penting untuk mengetahui derajat kesehatan di suatu negara, dan
bahkan untuk mengukur tingkat kemajuan suatu bangsa. Salah satu cara untuk menekan
angka kematian bayi adalah dengan memberikan makanan terbaik, yaitu air susu ibu (ASI).
Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dapat mengurangi hingga 13 persen angka kematian
balita. Keuntungan ASI Eksklusif diantaranya yaitu ASI tidak berbayar dan merupakan
makanan sempurna bagi bayi, meningkatkan bounding attachment kepada ibu dan bayi, bayi
yang diberikan ASI lebih kuat dan terhindar dari beragam penyakit, ASI lebih mudah dicerna
oleh bayi, pemberian ASI ramah lingkungan, ASI mengurangi risiko obesitas pada si kecil,
membantu perkembangan otak dan fisik bayi, dan mencegah kanker payudara.
Tips Sukses ASI Eksklusif Ibu Bekerja …………………
ASI adalah cairan yang mengandung protein, laktosa, dan garam-garam organik yang
diproduksi dari kelenjar payudara ibu setelah melahirkan dan berguna sebagai sumber nutrisi
bayi. ASI mengandung nutrisi sempurna yang dibutuhkan bayi yang tidak didapatkan dari
sumber makanan lain. Mitra sehat, mengingat betapa pentingnya ASI eksklusif, maka segala
upaya akan dilakukan untuk membantu ibu mencapai keberhasilan dalam menyusui bayinya.
Berikut tips dan trik agar sukses memberikan ASI eksklusif bagi ibu bekerja: memberikan
sugesti pada diri sendiri bahwa mampu memberi ASI eksklusif dengan menanamkan manfaat
ASI eksklusif bagi ibu dan bayi, hindari stress psikologis, buatlah diri nyaman saat
memberikan ASI, perlunya dukungan keluarga dan lingkungan sekitar, menyiapkan ASI
cadangan bagi ibu yang bekerja, dan rutin melakukan pemeriksaan nifas agar mendapatkan
informasi seputar asi eksklusif demi kesehatan ibu dan bayi.
Pemerahan dan Penyimpanan ASI Ibu Bekerja………
        Memerah ASI dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu menggunakan tangan dan menggunakan
alat bantu/pompa ASI. Ibu dianjurkan memerah ASI sesering bayi minum, yaitu setiap 2-3
jam sekali. ASI yang telah diperah dapat disimpan dan diberikan kepada bayi saat ibu
bekerja. Saat ibu pulang dari bekerja, utamakan untuk menyusui bayi secara langsung dari
payudara, hal ini akan meningkatkan bonding/ikatan batin antara ibu dan bayi yang tentunya
akan meningkatkan produksi ASI. Hal yang menjadi catatan penting dalam memerah ASI
adalah mencegah kontaminasi virus, kuman dan bakteri pada kontainer/tempat ASI perah
untuk menjaga higienitas ASI yang akan dikonsumsi bayi. Adapun cara pencegahan
kontaminasi saat memerah ASI adalah sebagai berikut: 1) Cuci tangan dengan benar
(memakai sabun selama 20 detik) sebelum memerah ASI dan sebelum memberikan ASIP
pada bayi. 2) Saat memerah ASI, posisikan duduk santai dengan mencondongkan badan
sedikit ke depan dan memegang wadah atau botol tampung dan pastikan posisi sudah
nyaman. 3) Pijat payudara dengan lembut dari dasar payudara ke arah puting susu. 4) Jika ibu
menggunakan pompa ASI, sebaiknya gunakan pompa ASI milik pribadi/personal dan
pastikan pompa ASI tersebut sesuai dengan ukuran payudara ibu sehingga tidak
menimbulkan rasa nyeri/sakit saat digunakan. Jika ibu memerah dengan tangan, ikuti
langkah-langkah berikut: Letakkan ibu jari di bagian atas areola (posisi jam 12) dan jari
telunjuk di tepi bawah areola (posisi jam 6), jari-jari lain menopang payudara. Tekan ibu jari
dan telunjuk ke arah dalam menuju dinding rongga dada (menekan) dan gerakkan ke depan,
pencet areola ke arah depan/ke arah puting susu (menggulung). Memerah ASI dilakukan pada
areola, bukan pada puting susu. Ulangi gerakan menekan dan menggulung secara
berkesinambungan, dapat juga mengubah posisi ibu jari dan telunjuk menjadi arah jam 3 dan
9 untuk memerah ASI dari seluruh saluran ASI. Perah ASI sampai payudara menjadi lembek
dan kosong. Pastikan wadah untuk menyimpan ASIP sudah sesuai standar kesehatan. Ibu
dapat menggunakan botol kaca, atau jika menggunakan wadah berbahan plastik, pastikan
bebas Bisophenol A (BPA-Free), tertutup rapat dan jaga kebersihan wadah yang
digunakan. Pastikan bahwa pada wadah ASI telah diberi label berisi nama anak dan tanggal
ASI diperah.
Cara menyimpan ASIP akan mempengaruhi kualitas ASI sehingga sangat penting
untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan ASIP, agar ASIP tetap dalam kondisi baik saat
dikonsumsi bayi. Berikut tata cara menyimpan ASI perah : Simpanlah ASI sesuai dengan
kebutuhan bayi. Sebaiknya menyimpan ASIP sebanyak 60-120 ml per botol/wadah atau
disesuaikan kebutuhan bayi dalam sekali minum. Sisakan ruang sekitar 2,5 cm dari tutup
botol karena volume ASI akan meningkat pada saat beku. Jangan langsung menyimpan ASIP
ke dalam freezer, ASIP sebaiknya didinginkan terlebih dahulu di dalam lemari es /kulkas/rak
bawah selama 12-24 jam sebelum dimasukkan ke dalam freezer. Di dalam ruangan dengan
suhu 19-25 °C ASI dapat bertahan selama 4-8 jam. Bila ASI disimpan di dalam lemari es
pada suhu 0-4 °C akan tahan selama 1-2 hari. Penyimpanan di dalam lemari pembeku
(freezer) di dalam lemari es 1 pintu ASI tahan selama 2 bulan, sedangkan dalam freezer di
lemari es 2 pintu (pintu freezer terpisah) tahan selama 3-4 bulan. (Sumber: IDAI) Jangan
mencampurkan ASI yang telah dibekukan dengan ASI yang masih baru dalam satu wadah
penyimpanan.
Banyaknya keuntungan yang diperoleh dari ASI eksklusif seharusnya membuat kita sadar
akan pentingnya ASI eksklusif dan harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah dan
masyarakat agar mendukung suksesnya ASI eksklusif agar menciptakan generasi sehat dan
cerdas bagi generasi selanjutnya.
Anda tertarik lebih jauh mengenai pengetahuan di atas? Cukup satu langkah,
klik pmb.official.universitastelogorejo.ac.id, daftarkan diri anda di jurusan Kebidanan STIKES Telogorejo
Semarang, disana akan diajarkan ilmu kebidanan secara lengkap disertai praktik laboratorium
dan praktik klinik yang detail, sehingga nantinya dapat mengembangkan jenis-jenis jasa yang
berkaitan dengan kebidanan, dengan begitu masyarakat dengan mudah terfasilitasi dengan
baik.
STIKES Telogorejo Semarang berkomitmen mendidik mahasiswa nya untuk menjadi
tenaga kesehatan yang profesional dan berkarakter, sehingga dapat bersaing dan
menyesuaikan diri dengan perkembangan yang terjadi di masyarakat.
Ditunjang dengan gedung megah yang terletak di jalan Arteri Yos Sudarso/ Puri Anjasmoro
dan peralatan laboratorium yang lengkap, dosen yang berkualitas serta kurikulum pendidikan
terkini, menjadikan bidan-bidan lulusan STIKES Telogorejo Semarang dapat mudah bersaing
menjadi enterpreneur yang handal dan berkembang.
WORKSHOP INTEGRASI PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PADA PEMBELAJARAN STIKES TELOGOREJO SEMARANG

Unit Pengembangan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat ( UP3M ) STIKES Telogorejo Semarang gelar acara workshop dengan tema “ INTEGRASI PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PADA PEMBELAJARAN STIKES TELOGOREJO SEMARANG†pada Jum’at, 3 Mei 2024 bertempat di Ruang Auditorium STIKES Telogorejo Semarang.
Kegiatan ini di hadiri oleh dr. Swanny Trikajanti Widyaatmadja, M.Kes., Ph.D ( Ketua STIKES Telogorejo Semarang ), Wakil Ketua I,II dan III, Ketua Program Studi dan Dosen STIKES Telogorejo Semarang. Narasumber dalam kegiatan workshop ini adalah Dr. Yohanes Martono, S.Si., M.Sc.
Tujuan Workshop adalah mengintegrasikan hasil penelitian, pengabdian yang dilakukan oleh para dosen di dalam pembelajaran atau mata kuliah.
Kegiatan Workshop berlangsung dimulai pada pukul 08.00 diawali dengan pembukaa oleh MC, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars STIKES Telogorejo Semarang, dilanjutkan sambutan dari Ketua STIKES Telogorejo Semarang.
Dalam sambutannya, dr. Swanny Trikajanti Widyaatmadja, M.Kes., Ph.D menyampaiakan Perubahan itu terjadi, dan siapa yang tidak mengikuti perubahan akan punah. Peningkatan akan terus terjadi di dunia para dosen STIKES Telogorejo Semarang. Peningkatan dosen dalam pengabdian masyarakat dan penelitian terus berjalan dengan adanya prestasi dosen mendapatak hibah eksternal Kemendikbud Ristek, sehingga peningkatan dari cluster binaan menjadi cluster pratama. Kita harus tetap berjuang menuju clustur madya, nah itu tidak dapat lepas dari peran serta dosen-dosen untuk penelitiam, pengabdian masyarakat dan publikasi.

Upaya untuk peningkatan tersebut dengan melakukan penelitian kolaborasi antar disiplin ilmu dan integrasi antara peneliti, pengabdi serta disiplin ilmu disesuaikan dengan pembelajaran / mata kuliah ayang di ampu.
Pada kesempatan ini Dr. Yohanes Martono, S.Si., M.Sc. akan mebimbing, memberikan arahan dan mendapingi dalam membuat rencana mengintegrasikan penelitian dan pengabdian di dalam pembelajaran.
KALENDER AKADEMIK TA 2023/2024 GENAP
Program Studi S1 Farmasi Klik Disini
Program Studi S1 Keperawatan Klik Disini
Program Studi S1 Kebidanan Klik Disini
Program Studi D3 Keperawatan Klik Disini
Program Studi S1 Fisioterapi Klik Disini
Program Studi Pendidikan Profesi Ners Klik Disini
Program Studi Pendidikan Profesi Bidan Klik Disini
Pendaftaran Kelas Bahasa Inggris S-1 Keperawatan
Hallo Telogorejo Muda,
Cita - cita menjadi Perawat di Rumah Sakit Internasional / Luar Negeri ?
Yuk kuliah S-1 Keperawatan Kelas Bahasa Inggris di STIKES Telogorejo Semarang
STIKES Telogorejo Semarang telah BUKA Penerimaan Mahasiswa Baru Program Kelas Bahasa Inggris S-1 Keperawatan Tahun Akademik 2024/2025. Keunggulan Kelas Bahasa Inggris adalah :
- Pembalajaran menggunakan Bahasa Inggris
- Mampu mengembangkan bahasa asing
- Pelayanan akademik yang excellent dan sistem mentoring
- Pengalaman multi cultural
- Pembekalan bahasa inggris
- Pembelajaran dengan native speaker
- Kesempata praktik dan magang di Rumah Sakit Internasional
- Berpeluang bekerja di Rumah Sakit Internasional dan Luar Negeri
- Berpeluangan Registered Nurse
- Kesempatan mengikuti kegiatan Internasional

