Tak Berkategori
STIKES TELOGOREJO SEMARANG SECARA RESMI BUKA PENDIDIKIAN PROFESI APOTEKER

Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker ( PSPPA )STIKES Telogorejo Semarang telah resmi di buka berdasarkan Surat Keputusan nomor 274/E/O/2024. Bapak Bhimo Widyo Andoko, S.H., M.H. selaku Kepala LLDIKTI Wilayah Vi menyerahkan surat Keputusan kepada Ir. Hendro Sutantyo selaku pengurus Yayasan Kesehatan Telogorejo.
Penyerahan SK PSPPA dilaksanakan pada Rabu, 03 April 2024 bertempat di Ruang Teater Lantai 6 STIKES Telogorejo Semarang. Hadir dalam kegiatan ini COO Yayasan Kesehatan Telogorejo, Ketua STIKES Telogorejo Semarang, Wakil Ketua I,II,III, Ketua Program Studi, Ketua Unit dan dosen S-1 Farmasi STIKES Telogorejo Semarang.


Kepala LLDIKTI Wilayah VI menyampaikan Selamat dan Sukses atas di bukanya Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker di STIKES Telogorejo Semarang yang telah di nanti untuk suart keputusannya kurang lebih 1 bulan. Kami memberikan apresisai kepada Yayasan Kesehatan Telogorejo dan STIKES Telogorejo Semarang atas usahanya dalam hal untuk memajukan Pendidikan di wilayah VI. Tentu saja harapannya, dengan di bukanya prodi baru dapat menjadi pemantik semangat sivitas akademika untuk lebih maju.
“ Puji Syukur atas resmi di bukanya Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker di STIKES Telogorejo Semarang dan kami selaku perwakilan dari Yayasan Kesehatan Telogorejo Semarang mengucapkan terima kasih atas segala dukungan, support dan bimbingan Bapak Bhimo yang tiada henti-hentinya. Pencapaian ini merupakan suatu Amanah, disamping kami memiliki komitmen dari visi STIKES Telogorejo Semarang yaitu harus memiliki kontribusi yang berarti untuk meningkatkan kecerdasan kehidupan bangsa utamanya di bidang Kesehatan.†Ucap Glenda Angeli, S.E., M.M. selaku COO Yayasan Kesehatan Telogorejo.
PENGOBATAN GRTIS PASCA BANJIR DI KELURAHAN TRIMULYO SEMARANG

Yayasan Kesehatan Telogorejo Semarang bersama SMC RS Telogorejo, STIKES Telogorejo Semarang dan Rotary Disaster Response Indonesia gelar pengobatan gratis pasca banjir di Kelurahan Trimulyo, Kecamatan Genuk, Semarang. Pengobatan ini melibatkan tujuh orang dokter dari SMC Rumah Sakit Telogorejo serta tim perawat dan farmasi dari dosen & mahasiswa STIKES Telogorejo Semarang.


Ratusan warga antusias mengikuti pengobatan yang digelar di Aula Kelurahan Trimulyo, Jumat (22/2024). Warga yang datang melakukan pemeriksaan kesehatan dan diberi obat langsung di tempat.
Ketua Pengurus Yayasan Kesehatan Telogorejo dr Koesbintoro Singgih menjelaskan Pengobatan ini, menurutnya dilakukan sebagai kepedulian Yayasan Kesehatan Telogorejo Semarang yang mengalami bencana banjir di Kelurahan Trimulyo. Beliau menyebutkan, kegeatan pemeriksaan gratis ini membuka kuota sebanyak 500 pasien yang merupakan warga terdampak banjir di Trimulyo.

Kegiatan ini tercetus dari informasi yang di dapat bahwa banyak warga yang mengalami diare, penyakit kulit, flu dan lainnya. Sehingga Yayasan Kesehatan Telogorejo bergerak cepat untuk membantu Masyarakat.

Penerapan Interprofessional Education (IPE) oleh STIKES Telogorejo Semarang.
Disusun Oleh : Dr. Dayat Trihandi, M.Kep.,Sp.Kep.J ( Dosen S-1 Keperawatan STIKES Telogorejo Semarang )

STIKES Telogorejo Semarang merupakan institusi kesehatan yang mencetak calon tenaga kesehatan dan berkomitmen untuk turut berkontribusi dalam menyediakan tenaga kesehatan yang berkualitas dan siap kerja dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan STIKES Telogorejo melalui implementasi Tridharma Perguruan Tinggi adalah kegiatan “Interprofessional Education (IPE) Praktik Kesehatan Terintegrasi Berbasis Komunitas (IPE-Community Base)†di Kelurahan Krobokan Kecamatan Semarang Barat.
Dalam Sambutan Pembukaan Kegiatan Interprofessional Education (IPE) Praktik Kesehatan Terintegrasi Berbasis Komunitas yang dilaksanakan di balai warga Kelurahan Krobokan, Ketua STIKES Telogorejo dr. Swanny Trikajanti Widyaatmadja, M.Kes., Ph.D menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannnya program IPE adalah untuk mempersiapkan mahasiswa sebagai calon profesi tenaga kesehatan yang memiliki kemampuan karakter i-care dan kolaboratif positif antar profesi kesehatan untuk melakukan pelayanan kesehatan individu, keluarga, kelompok dan masyarakat.

Kegiatan Interprofessional Education Praktik Kesehatan Terintegrasi Berbasis Komunitas ini dilaksanakan di RW 8, RW 9 dan RW 13 Kelurahan Korobokan Kecamatan Semarang Barat dimulai pada tanggal 12 Maret 2024 s.d 05 April 2024. Peserta adalah Mahasiswa STIKES Telogorejo dengan jumlah 218 mahasiswa yang terdiri dari (mahasiswa Program profesi Ners, Program Profesi Bidan, S1 Farmasi, S1 Fisioterapi dan D3 Keperawatan). Lingkup Kegiatan ini meliputi pelaksanakan promosi Kesehatan, Edukasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Edukasi tentang pemanfaatan obat herbal dan Menyelesaikan permasalahan kesehatan dengan melibatkan peran serta masyarakat dari, oleh dan untuk masyarakat.
Ketua STIKES Telogorejo menyampaiakn bahwa Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah mahasiswa memahami sistem pembelajaran Interprofessional Education (IPE) Praktik Kesehatan Terintegrasi Berbasis Komunitas, mahasiswa mampu berdiskusi aktif dalam penyelesaian masalah pasien terkait masalah kesehatan yang ada di wilayah binaan, mahasiswa mampu membangun kerjasama antar profesi kesehatan dalam menyelesaikan masalah di masyarakat dan tentunya Masyarakat kelurahan Krobokan mencapai kemandirian dalam bidang kesehatan dan mampu menyelesaikan masalah kesehatan dengan melibatkan peran serta masyarakat

Pada Akhir Sambutannya Ketua STIKES menyampaikan rasa terima kasih kepada Kepala Kelurahan Krobokan serta pemerintah Kota Semarang yang telah memberikan kepercayaan kepada STIKES Telogorejo untuk ikut serta berperan aktif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat semarang sebagai wujud kontribusi keberadaan STIKES Telogorejo Semrang. Ketua berpesan kepada peserta program IPE agar dapat menjaga nama baik institusi dan selalu mengedepankan kedisiplinan, rasa tanggung jawab dan empati dengan masyarakat, selalu mencari solusi dari setiap permasalahan kesehatan yang dihadapi dan berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat.
Kepala Kelurahan Krobokan Bapak Sutono, SE dalam sambutannya menyambut baik program IPE ini sebagai wujud peran serta institusi pendidikan STIKES Telogorejo dalam membangun derajat kesehatan di wilayahnya. Program IPE ini sejalan dengan program Kelurahan Kbokanro dalam bidang kesehatan yaitu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui upaya kemandirian masyarakat dengan memberdayakan potensi warga yang dimiliki. Diharapkan dengan adanya program IPE ini masalah kesehatan yang ada di wilayahnya dapat teratasi dengan baik. Pada Akhir sambutannya Kepala Lurah berpesan agar mahaasiswa dapat bekerja sama dengan masyarakat dan menghargai budaya serta adat istiadat yang ada di masyarakat sehingga tercipta kerja sama yang baik dan saling menghargai. Kepala Kelurahan Krobokan berharap bahwa kegiatan ini akan terus berkelanjutan di seluruh RW yang ada agar masyarakat dapat mencapai kemandirian dalam bidang kesehatan.
Tips para mom, cegah anak stunting…………
Disusun Oleh : Qomariyah, S.ST., M.Kes ( Dosen S-1 Kebidanan STIKES Telogorejo Semarang )

Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya. Tidak jarang masyarakat menganggap kondisi tubuh pendek merupakan faktor genetika dan tidak ada kaitannya dengan masalah kesehatan.
Gejala Stunting.........
Stunting memiliki gejala-gejala yang bisa Anda kenali, misalnya Wajah tampak lebih muda dari anak seusianya, pertumbuhan tubuh dan gigi yang terlambat, memiliki kemampuan fokus dan memori belajar yang buruk, pubertas yang lambat, saat menginjak usia 8-10 tahun, anak cenderung lebih pendiam dan tidak banyak melakukan kontak mata dengan orang sekitarnya, dan berat badan lebih ringan untuk anak seusianya.
Penyebab Stunting…………………
Penyebab stunting diantaranya karena Pertama Kurang Gizi dalam Waktu Lama, Tanpa disadari, penyebab stunting pada dasarnya sudah bisa terjadi sejak anak berada di dalam kandungan. Sebab, sejak di dalam kandungan, anak bisa jadi mengalami masalah kurang gizi. Penyebabnya, adalah karena sang ibu tidak memiliki akses terhadap makanan sehat dan bergizi seperti makanan berprotein tinggi, sehingga menyebabkan buah hatinya turut kekurangan nutrisi. Selain itu, rendahnya asupan vitamin dan mineral yang dikonsumsi ibu juga bisa ikut memengaruhi kondisi malnutrisi janin. Kekurangan gizi sejak dalam kandungan inilah yang juga bisa menjadi penyebab terbesar kondisi stunting pada anak. Kedua Pola Asuh Kurang Efektif, Pola asuh yang kurang efektif juga menjadi salah satu penyebab stunting pada anak. Pola asuh di sini berkaitan dengan perilaku dan praktik pemberian makanan kepada anak. Bila orang tua tidak memberikan asupan gizi yang baik, maka anak bisa mengalami stunting. Selain itu, faktor ibu yang masa remaja dan kehamilannya kurang nutrisi serta masa laktasi yang kurang baik juga dapat memengaruhi pertumbuhan dan otak anak. Ketiga Pola Makan, Rendahnya akses terhadap makanan dengan nilai gizi tinggi serta menu makanan yang tidak seimbang dapat memengaruhi pertumbuhan anak dan meningkatkan risiko stunting. Hal ini dikarenakan ibu kurang mengerti tentang konsep gizi sebelum, saat, dan setelah melahirkan. Keempat Sakit Infeksi yang Berulang, Sakit infeksi yang berulang pada anak disebabkan oleh sistem imunitas tubuh yang tidak bekerja secara maksimal. Saat imunitas tubuh anak tidak berfungsi baik, maka risiko terkena berbagai jenis gangguan kesehatan, termasuk stunting, menjadi lebih tinggi. Karena stunting adalah penyakit yang rentan menyerang anak, ada baiknya Anda selalu memastikan imunitas buah hati terjaga sehingga terhindar dari infeksi.

Pencegahan Stunting.........
Menyadari bahwa stunting adalah masalah kesehatan yang berisiko tinggi dan dapat memengaruhi pertumbuhan anak hingga dewasa, Anda tentu perlu mengenal berbagai usaha pencegahannya. Simak beberapa tindakan preventif yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting. Tindakan pencegahan ini sebaiknya dilakukan sebelum, saat, dan sesudah masa kehamilan. Pertama Pahami Konsep Gizi, Pastikan Anda mendapatkan asupan gizi yang cukup setiap hari, terlebih saat masa kehamilan. Pahami konsep gizi dengan baik dan terapkan dalam pola asuh anak. Kedua Pilihan Menu Beragam, Upayakan untuk selalu memberi menu makanan yang beragam untuk anak. Jangan lupakan faktor gizi dan nutrisi yang dibutuhkan mereka setiap harinya. Saat masa kehamilan dan setelahnya, ibu pun perlu mendapatkan gizi yang baik dan seimbang agar dapat menghindari masalah stunting. Ketiga Pemeriksaan Rutin, Selama masa kehamilan, ibu perlu melakukan check up atau pemeriksaan rutin untuk memastikan berat badan sesuai dengan usia kehamilan. Ibu hamil juga tidak boleh mengalami anemia atau kekurangan darah karena akan memengaruhi janin dalam kandungan. Kontrol tekanan darah ini bisa dilakukan saat check up rutin. Keempat Pentingnya ASI, Air susu ibu (ASI) mengandung banyak gizi baik yang dapat menunjang pertumbuhan anak. Dalam ASI, terdapat zat yang dapat membangun sistem imun anak sehingga menjauhkan mereka dari berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah stunting. Kelima Konsumsi Asam Folat, Asam folat berperan penting untuk mendukung perkembangan otak dan sumsum tulang belakang bayi. Zat ini juga dapat mengurangi risiko gangguan kehamilan hingga 72%. Dengan asupan asam folat, kegagalan perkembangan organ bayi selama masa kehamilan juga bisa dicegah. Keenam Tingkatkan Kebersihan, Sakit infeksi yang berulang pada anak disebabkan oleh sistem imunitas tubuh yang tidak bekerja secara maksimal. Saat imunitas tubuh anak tidak berfungsi baik, maka risiko terkena berbagai jenis gangguan kesehatan, termasuk stunting, menjadi lebih tinggi. Karena stunting adalah penyakit yang rentan menyerang anak, ada baiknya Anda selalu memastikan imunitas buah hati terjaga sehingga terhindar dari infeksi. Ke tujuh Faktor Sanitasi, Faktor sanitasi dan akses air bersih menjadi salah satu fokus yang bisa Anda lakukan untuk mencegah stunting pada anak. Jagalah kebersihan diri dan lingkungan agar tidak ada bakteri, jamur, kuman, dan virus yang mengontaminasi tubuh Anda dan si kecil. Anda juga disarankan selalu memperhatikan kebersihan tubuh maupun tangan. Sebab, apabila tangan kotor, bukan tidak mungkin kuman menjangkiti makanan yang masuk ke dalam tubuh sehingga menyebabkan masalah kurang gizi. Dalam waktu lama, masalah kurang gizi yang berkepanjangan tersebut dapat menyebabkan stunting.
Anda tertarik lebih jauh mengenai pengetahuan di atas? Cukup satu langkah, klik pmb.official.universitastelogorejo.ac.id, daftarkan diri anda di jurusan Kebidanan STIKES Telogorejo Semarang, disana akan diajarkan ilmu kebidanan secara lengkap disertai praktik laboratorium dan praktik klinik yang detail, sehingga nantinya dapat mengembangkan jenis-jenis jasa yang berkaitan dengan kebidanan, dengan begitu masyarakat dengan mudah terfasilitasi dengan baik.
STIKES Telogorejo Semarang berkomitmen mendidik mahasiswa nya untuk menjadi tenaga kesehatan yang profesional dan berkarakter, sehingga dapat bersaing dan menyesuaikan diri dengan perkembangan yang terjadi di masyarakat.
Ditunjang dengan gedung megah yang terletak di jalan Arteri Yos Sudarso/ Puri Anjasmoro dan peralatan laboratorium yang lengkap, dosen yang berkualitas serta kurikulum pendidikan terkini, menjadikan bidan-bidan lulusan STIKES Telogorejo Semarang dapat mudah bersaing menjadi enterpreneur yang handal dan berkembang.
AKREDITASI PENDIDIKAN PROFESI NERS STIKES TELOGOREJO SEMARANG

AKREDITASI PENDIDIKAN PROFESI NERS STIKES TELOGOREJO SEMARANG
Hallo Telogorejo Muda,
Segenap civitas akademika STIKES Telogorejo Semarang mengucapkan Selamat & Sukses kepada
Program Studi Pendidikan Profesi Ners STIKES Telogorejo Semarang
Telah mendapatkan hasil Akreditasi
✨ BAIK SEKALI ✨
Berdasarkan Surat Keputusan LAM-PTKes No 0109/LAM-PTKes/Akr/Pro/III/2024 pada tanggal 1 Maret 2024
Masih ragu kuliah S-1 Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners di STIKES Telogorejo?
Selain akreditasinya yang BAIK SEKALI, tentunya memiliki fasilitas yang lengkap, dosen yang ahli dan pastinya gedung yang nyaman untuk belajar mengajar.
Yuk segera daftarkan dirimu di S-1 Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners STIKES Telogorejo Semarang ????
Salam Sehat - ICARE
” BAIK SEKALI ” AKREDITASI S-1 KEPERAWATAN STIKES TELOGOREJO SEMARANG

AKREDITASI S-1 KEPERAWATAN STIKES TELOGOREJO SEMARANG
Hallo Telogorejo Muda,
Segenap sivitas akademika STIKES Telogorejo Semarang mengucapkan Selamat & Sukses kepada
Program Studi S-1 Keperawatan STIKES Telogorejo Semarang
Telah mendapatkan hasil Akreditasi
✨ BAIK SEKALI ✨
Berdasarkan Surat Keputusan LAM-PTKes No 0108/LAM-PTKes/Akr/Sar/III/2024 pada tanggal 1 Maret 2024
Masih ragu kuliah S-1 Keperawatan di STIKES Telogorejo?
Selain akreditasinya yang BAIK SEKALI, tentunya memiliki fasilitas yang lengkap, dosen yang ahli dan pastinya gedung yang nyaman untuk belajar mengajar.
Yuk segera daftarkan dirimu di S-1 Keperawatan STIKES Telogorejo Semarang ????
STIKES TELOGOREJO SEMARANG TURUR SERTA PARADE DONOR DARAH DALAM RANGKA HUT PPNI KE 50 TAHUN

Setiap tanggal 17 Maret diperingati sebagai Hari Ulang Tahun Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Tema yang diangkat dalam rangka memperingati HUT PPNI yang ke-50 tahun ini adalah “Tahun Emas PPNI, Peduli untuk Bersinergiâ€Â.
STIKES Telogorejo Semarang Bersama dengan DPD PPNI Kota Semarang, DPK PPNI STIKES Telogorejo Semarang, Ikatan Alumni STIKES Telogorejo Semarang dannUTD RSUP Dr. Kariadi turut serta memperingati Hari Ulang Tahun PPNI ke – 50 tahun dengan menyelenggarakan acara Donor Darah. Acara ini diselenggarakan pada hari Jum’at, 8 Maret 2024 bertempat di Ruang Auditorium Lantai 4 Gedung A STIKES Telogorejo Semarang.

Sebanyak 124 masyarakat umum dan sivitas akademika STIKES Telogorejo Semarang yang hadir dan sebanyak 95 pendonor yang berhasil mendonorkan darahnya.
Dalam sambutannya, dr. Swanny Trikajanti Widyaatmadja, M.Kes., Ph.D selaku Ketau STIKES Telogorejo Semarang mengajak untuk ikut serta dalam kegiatan donor darah, karena manfaat donor darah bagi pendonor baik untuk Kesehatan. Salah satunya dapat meregenerasi sel darah merah yang ada dalam tubuh.
dr. Swanny Trikajanti Widyaatmadja, M.Kes., Ph.D menutup sambutannya dengan menyampaikan ucapan selamat sekaligus membuka acara donor darah secara resmi. “Selamat ulang tahun PPNI ke-50 tahun, PPNI, maju bersama, sukses bersama, kerja nyata!â€Â
Setelah kegiatan donor darah, DPK PPNI STIKES Telogorejo Semarang mengdakan bakti sosial di Panti Asuhan Cacat Ganda Bhakti Asih.

MUSRENBANG SEMARANG BARAT BERTEMPAT DI STIKES TELOGOREJO SEMARANG

Hallo Telogorejo Semarang
Ruang Auditorium STIKES Telogorejo Semarang menjadi pilihan untuk tempat pelaksanaan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Semarang Barat tahun 2024.
Hadir dalam kegiatan ini Wali Kota Semarang Dr. Ir. Hj. Hevearita Gunaryanti Rahayu, M.Sos.
n, SE, MM selaku Ketua DPRD Kota Semarang. MUSRENBAG Kecamatan Semarang Barat memilih tempat di STIKES Telogorejo dikarenakan tempat yang Representatif dan Memiliki Ruang Auditorium yang nyaman dan besar yang bisa menampung 200 tamu undangan serta Lokasi sangat Strategis.
Salam Sehat - ICARE


