dies natalis
Career Coaching 2026: Bekali Mahasiswa Universitas Telogorejo Semarang Hadapi Dunia Kerja
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Telogorejo Semarang sukses menyelenggarakan kegiatan Career Coaching 2026 dengan tema “Navigasi Karier: Mengatasi Tantangan untuk Mencapai Tujuan”. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi BEM dalam mendukung kesiapan karier mahasiswa agar lebih siap menghadapi dinamika dunia kerja yang semakin kompetitif.
Acara ini menghadirkan narasumber profesional yang kompeten di bidangnya, yaitu Devina Puspa Wulandari, M.Psi., Psikolog serta Wulan Budi Asmoro. Melalui pemaparan materi yang inspiratif, kedua narasumber membagikan wawasan terkait pentingnya perencanaan karier sejak dini, strategi mengenali potensi diri, serta cara menghadapi berbagai tantangan dalam dunia profesional.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga insight praktis mengenai cara membangun personal branding, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperluas jaringan (networking) yang dapat menunjang perkembangan karier di masa depan. Penyampaian materi yang interaktif turut mendorong partisipasi aktif peserta, sehingga suasana diskusi menjadi lebih hidup dan aplikatif.
Kegiatan Career Coaching 2026 diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi di Universitas Telogorejo Semarang dengan antusiasme yang tinggi. Hal ini terlihat dari keterlibatan peserta dalam sesi tanya jawab yang membahas berbagai tantangan nyata yang kerap dihadapi saat memasuki dunia kerja.
Melalui kegiatan ini, BEM Universitas Telogorejo Semarang berharap mahasiswa dapat memiliki kesiapan yang lebih matang, tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga dari aspek mental dan strategi karier. Dengan demikian, lulusan Universitas Telogorejo Semarang diharapkan mampu menjadi individu yang unggul, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja.
Ke depannya, BEM Universitas Telogorejo Semarang akan terus menghadirkan berbagai program pengembangan diri yang bermanfaat dan relevan bagi mahasiswa, sebagai upaya nyata dalam mendukung terciptanya generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.



Evaluasi Lapangan Usulan Program Studi Pendidikan Profesi Fisioterapi Universitas Telogorejo Semarang
Universitas Telogorejo Semarang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan program studi di bidang kesehatan. Salah satu langkah strategis yang saat ini tengah dilakukan adalah melalui pelaksanaan kegiatan evaluasi lapangan sebagai bagian dari proses usulan pendirian Program Studi Pendidikan Profesi Fisioterapi.
Kegiatan evaluasi lapangan ini merupakan tahapan penting dalam rangka menilai kesiapan institusi secara menyeluruh. Aspek yang menjadi fokus penilaian meliputi kurikulum pendidikan, ketersediaan sarana dan prasarana, serta kompetensi dan kualifikasi tenaga pengajar. Seluruh elemen tersebut dipersiapkan secara optimal guna memastikan bahwa program studi yang akan dibuka mampu memenuhi standar pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja.
Melalui proses ini, Universitas Telogorejo Semarang berupaya menghadirkan program pendidikan profesi fisioterapi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aplikatif dan relevan dengan perkembangan layanan kesehatan saat ini. Hal ini sejalan dengan visi institusi dalam mencetak lulusan yang profesional, kompeten, dan siap berkontribusi di masyarakat.
Pendirian Program Studi Pendidikan Profesi Fisioterapi diharapkan dapat menjadi jawaban atas kebutuhan tenaga fisioterapis profesional yang terus meningkat. Dengan dukungan fasilitas yang memadai serta tenaga pengajar yang berpengalaman, program ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.
Universitas Telogorejo Semarang mengajak seluruh calon mahasiswa, khususnya lulusan bidang fisioterapi, untuk bersiap melanjutkan pendidikan ke jenjang profesi. Kehadiran program ini akan segera menjadi bagian dari komitmen kampus dalam menyediakan pendidikan kesehatan yang berkualitas.
Universitas Telogorejo Semarang Gelar Interprofessional Education (IPE), Perkuat Kolaborasi Mahasiswa Kesehatan di Kelurahan Sukorejo

Universitas Telogorejo Semarang menyelenggarakan kegiatan Interprofessional Education (IPE) sebagai upaya meningkatkan kompetensi kolaborasi antarprofesi bagi mahasiswa di bidang kesehatan. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi, yaitu D-3 Keperawatan, S-1 Keperawatan, S-1 Farmasi, S-1 Kebidanan, dan S-1 Fisioterapi.
Kegiatan IPE ini akan berlangsung selama hampir tiga pekan, mulai tanggal 6 hingga 25 April 2026, bertempat di Kelurahan Sukorejo. Pelaksanaan kegiatan di lingkungan masyarakat ini diharapkan mampu memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam menghadapi permasalahan kesehatan secara langsung di tatanan komunitas.
Seiring dengan perkembangan dunia kesehatan yang semakin kompleks, pelayanan kesehatan saat ini tidak lagi dapat dilakukan secara parsial oleh satu profesi saja. Dibutuhkan kerja sama yang erat antar tenaga kesehatan dari berbagai disiplin ilmu untuk menghadirkan pelayanan yang komprehensif, aman, dan berpusat pada pasien (patient centered care). Kompleksitas permasalahan kesehatan, baik di layanan klinik maupun komunitas, menuntut adanya pendekatan multidisiplin yang terintegrasi.
Melihat kondisi tersebut, Interprofessional Education (IPE) menjadi salah satu strategi pembelajaran yang relevan dan penting untuk diterapkan. Melalui IPE, mahasiswa dari berbagai program studi kesehatan dipertemukan dalam satu kegiatan pembelajaran untuk saling mengenal peran, tanggung jawab, serta kompetensi masing-masing profesi. Selain itu, mahasiswa juga dilatih untuk membangun komunikasi yang efektif dan menjalin kerja sama tim sejak masa pendidikan.
Kegiatan ini mengusung tema “Kolaborasi Interprofesional dalam Asuhan Komprehensif pada Pasien Penyakit Kronis di Tatanan Klinik dan Komunitas.” Tema tersebut dipilih sebagai bentuk respons terhadap meningkatnya prevalensi penyakit kronis yang membutuhkan penanganan jangka panjang dan kolaborasi lintas profesi secara berkesinambungan.
Secara umum, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kolaborasi antarprofesi mahasiswa melalui pembelajaran interprofesional berbasis kasus nyata maupun simulasi. Mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan keilmuan yang dimiliki dengan pendekatan kolaboratif dalam memberikan asuhan kesehatan yang holistik dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan IPE dikemas dalam berbagai bentuk pembelajaran aktif dan partisipatif. Mahasiswa akan mengikuti diskusi kelompok interprofesional (case-based discussion) untuk membahas kasus kesehatan secara komprehensif dari berbagai sudut pandang profesi. Selain itu, terdapat simulasi atau role play asuhan kolaboratif yang bertujuan melatih keterampilan komunikasi dan pengambilan keputusan dalam tim.
Tidak hanya itu, mahasiswa juga akan terlibat langsung dalam praktik lapangan melalui community project di masyarakat. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengidentifikasi permasalahan kesehatan yang ada di lingkungan, merancang intervensi bersama, serta mengimplementasikan solusi secara kolaboratif. Di akhir kegiatan, mahasiswa akan melakukan presentasi dan refleksi tim sebagai bentuk evaluasi pembelajaran dan penguatan pengalaman yang telah diperoleh.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Universitas Telogorejo Semarang berharap dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan kerja tim yang baik, komunikasi yang efektif, serta sikap profesional dan empati dalam memberikan pelayanan kesehatan.
Selain itu, implementasi IPE ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di masyarakat, serta meminimalisir risiko kesalahan medis yang seringkali terjadi akibat kurangnya komunikasi dan koordinasi antar tenaga kesehatan.
Dengan adanya kegiatan ini, Universitas Telogorejo Semarang terus berupaya menghadirkan inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja, sekaligus memperkuat peran institusi pendidikan dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten dan siap bersaing di era pelayanan kesehatan modern.

Universitas Telogorejo Semarang Jajaki Kerja Sama dengan College of Nursing Kaohsiung Medical University Taiwan
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan produktif tersebut membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan antara kedua institusi. Beberapa bentuk kolaborasi yang menjadi fokus pembahasan antara lain pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi penelitian, pengembangan kurikulum, serta kegiatan akademik internasional di bidang keperawatan.
Universitas Telogorejo Semarang memandang kerja sama internasional sebagai langkah strategis untuk memperluas wawasan akademik serta meningkatkan kualitas lulusan agar mampu bersaing di tingkat global. Dengan adanya kolaborasi ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas, termasuk kesempatan untuk terlibat dalam program akademik internasional.
College of Nursing, Kaohsiung Medical University sendiri merupakan salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka di Taiwan yang memiliki reputasi kuat dalam pengembangan pendidikan keperawatan serta riset kesehatan. Oleh karena itu, penjajakan kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi kedua institusi.
Selain memperkuat kerja sama akademik, kolaborasi ini juga diharapkan mampu mendorong pengembangan inovasi di bidang kesehatan, khususnya dalam pendidikan dan praktik keperawatan yang semakin berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan kebutuhan layanan kesehatan global.
Sebagai perguruan tinggi yang fokus pada pengembangan pendidikan kesehatan, Universitas Telogorejo Semarang terus berupaya membangun jaringan kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri. Langkah ini merupakan bagian dari upaya universitas dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta mencetak lulusan yang profesional, kompeten, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Melalui penjajakan kerja sama dengan College of Nursing Kaohsiung Medical University Taiwan ini, Universitas Telogorejo Semarang berharap dapat memperkuat kolaborasi internasional sekaligus memberikan pengalaman akademik global bagi mahasiswa dan dosen.

Universitas Telogorejo Semarang Jajaki Kolaborasi Internasional dengan College of Pharmacy Kaohsiung Medical University Taiwan
Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua institusi untuk membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan di masa mendatang. Beberapa bidang yang menjadi fokus dalam penjajakan kolaborasi tersebut antara lain pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi penelitian, pengembangan kurikulum, serta kegiatan akademik internasional.
Universitas Telogorejo Semarang memandang kerja sama internasional sebagai salah satu upaya penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta memperluas wawasan global bagi mahasiswa dan dosen. Dengan adanya jejaring akademik global, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas serta meningkatkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja internasional.
College of Pharmacy, Kaohsiung Medical University sendiri dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi di Taiwan yang memiliki reputasi kuat dalam pengembangan pendidikan farmasi, riset kesehatan, dan inovasi di bidang ilmu farmasi.
Melalui penjajakan kerja sama ini, Universitas Telogorejo Semarang berharap dapat membangun kolaborasi yang berkelanjutan dalam pengembangan pendidikan dan penelitian, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas lulusan.
Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Universitas Telogorejo Semarang dalam mendukung program internasionalisasi perguruan tinggi, sekaligus mempersiapkan mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat global.
Ke depan, Universitas Telogorejo Semarang akan terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan di dalam maupun luar negeri guna memperkuat kualitas akademik serta memperluas jaringan kerja sama global.

Universitas Telogorejo Semarang Jalin Kerja Sama Internasional dengan Wenzao Ursuline University Taiwan
Kerja sama tersebut mencakup berbagai bentuk kolaborasi strategis di bidang akademik, di antaranya pertukaran mahasiswa dan dosen, pengembangan penelitian bersama, hingga peluang penguatan kapasitas akademik dalam skala internasional.
Rektor Universitas Telogorejo Semarang menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting dalam menghadirkan pengalaman pembelajaran global bagi sivitas akademika. Dengan adanya kolaborasi internasional ini, mahasiswa diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk mengembangkan wawasan, keterampilan, serta pengalaman lintas budaya.
Wenzao Ursuline University sendiri dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi di Taiwan yang memiliki reputasi kuat dalam pengembangan pendidikan internasional dan kolaborasi lintas negara.
Melalui kerja sama ini, Universitas Telogorejo Semarang menegaskan komitmennya dalam mendukung program internasionalisasi perguruan tinggi serta meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global. Kehadiran kolaborasi ini juga diharapkan mampu memberikan pengalaman akademik yang lebih luas bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Sebagai institusi pendidikan tinggi yang terus berkembang, Universitas Telogorejo Semarang aktif membuka peluang kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri, guna meningkatkan mutu pendidikan serta memperluas jaringan akademik global.
Dengan adanya kolaborasi ini, Universitas Telogorejo Semarang semakin mempertegas posisinya sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen mencetak lulusan berkualitas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global.

Universitas Telogorejo Semarang Sukses Selenggarakan Lomba Bantuan Hidup Dasar dan Response Time Tingkat SMA/SMK Se-Jawa Tengah



UNIVERSITAS TELOGOREJO SEMARANG JALIN KERJA SAMA INTERNASIONAL DENGAN TZU CHI UNIVERSITY TAIWAN UNTUK PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPERAWATAN
Universitas Telogorejo Semarang sebelumnya dikenal sebagai STIKES, sebuah institut ilmu kesehatan terkenal. Pada tahun 2025, institusi ini naik status menjadi universitas dan memiliki kerja sama yang erat dengan Rumah Sakit Telogorejo yang terkenal di daerah tersebut, kaya pengalaman dalam pendidikan klinis dan keperawatan, serta merupakan basis penting bagi pembinaan tenaga keperawatan di Indonesia.
Rektor Universitas Tzu Chi, Liu Yi-jun, menyatakan bahwa di masa depan, kerja sama kedua belah pihak akan memprioritaskan dimulai dari bidang keperawatan, melalui pertukaran akademik dan pengembangan sumber daya manusia, untuk bersama-sama melahirkan generasi baru tenaga keperawatan yang memiliki kemampuan profesional sekaligus kepedulian kemanusiaan.
Rektor Universitas Telogorejo Semarang, Swanny Trikajant Widyaatmadja, juga berharap kedua universitas dapat melalui kerja sama penelitian dan pertukaran akademik, membuka hubungan kerja sama jangka panjang yang bermakna. Saat ini ada alumni yang sedang melanjutkan studi di Universitas Tzu Chi, berharap di bawah bimbingan profesor Tzu Chi mendapatkan pengalaman akademik dan praktis yang kaya, untuk kemudian kembali dan membantu perkembangan jurusan keperawatan.
Abigail Sharon, yang memperoleh beasiswa dari Universitas Telogorejo Semarang untuk belajar di Tzu Chi, sedang menempuh program magister keperawatan. Dia berbagi bahwa di Tzu Chi dia belajar kemampuan pendidikan keperawatan seperti perancangan kurikulum dan pengajaran interaktif, serta belajar bagaimana menjadi pendidik keperawatan di masa depan. Dia juga berpartisipasi dalam layanan sukarela, merawat lansia dan mempromosikan pendidikan kesehatan. Dia mendorong adik-adiknya untuk memanfaatkan kesempatan bertukar belajar di Tzu Chi, dia berkata: "Tzu Chi tidak hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kehidupan."
Saat ini, Universitas Tzu Chi bekerja sama dengan Yayasan Tzu Chi Indonesia dan berbagai perusahaan dalam mendorong program beasiswa, terus membina talenta Indonesia. Sekolah juga terus memperluas kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk belajar di Taiwan. Saat ini, terdapat sekitar 118 mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di kampus.
Kerja sama kali ini dengan Universitas Telogorejo Semarang tidak hanya memberikan lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk kembali ke tanah air untuk pertukaran dan pelayanan, tetapi juga memungkinkan mahasiswa Taiwan untuk melalui pertukaran lintas budaya, mengembangkan wawasan internasional.

