Back

News

HomeNewsPage 2
Waspada Hipertensi dalam Kehamilan: Dampak bagi Ibu dan Janin
ArtikelNews 10 Feb 2026

Waspada Hipertensi dalam Kehamilan: Dampak bagi Ibu dan Janin

Disusun Oleh : Edi Wibowo , SpOG ( Dosen S-1 Kebidanan Universitas Teloorejo Semarang  ) Hipertensi dalam kehamilan bisa membahayakan ibu hamil dan janin. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa saja penyebab hipertensi dalam kehamilan agar kondisi ini dapat dicegah dan ditangani dengan tepat. Hipertensi dalam kehamilan merupakan kondisi ketika tekanan darah ibu hamil berada di atas angka 140/90 mmHg. Diperkirakan sekitar 8–10% ibu hamil di seluruh dunia mengalami hipertensi dalam kehamilan. Kondisi ini biasanya muncul saat usia kehamilan sekitar 20 minggu, tetapi bisa juga muncul lebih awal. Tingginya tekanan darah selama kehamilan bisa disebabkan oleh berbagai kondisi. Berikut ini adalah penjelasannya: Hipertensi kronis Hipertensi kronis merupakan tekanan darah tinggi yang sudah terjadi sebelum hamil atau sebelum usia kehamilan memasuki 20 minggu. Kondisi ini sering kali tidak bergejala, sehingga banyak ibu hamil yang tidak menyadari bahwa mereka menderita hipertensi kronis. Hipertensi kronis pada ibu hamil biasanya baru terdeteksi ketika ibu hamil menjalani pemeriksaan kandungan. Hipertensi kronis dengan preeklamsia Jika hipertensi kronis tidak ditangani dengan baik, ibu hamil dapat mengalami preeklamsia. Kondisi ini ditandai dengan tekanan darah tinggi yang disertai adanya protein dalam urine. Hipertensi kronis dengan preeklamsia ini biasanya terjadi pada trimester kedua atau ketiga kehamilan. Hipertensi gestasional Hipertensi gestasional merupakan peningkatan tekanan darah yang terjadi setelah usia kehamilan 20 minggu. Peningkatan tekanan darah ini umumnya tidak disertai dengan adanya protein dalam urine atau kerusakan organ tubuh. Pada ibu hamil yang mengalami kondisi ini, tekanan darah biasanya dapat kembali normal setelah merlahirkan. Preeklamsia Hipertensi dalam kehamilan yang tidak terkontrol dengan baik bisa berkembang menjadi preeklamsia. Selain adanya protein dalam urine, preeklamsia juga dapat disertai dengan kerusakan beberapa organ, seperti ginjal, hati, paru-paru, retina mata, atau otak. Meskipun jarang terjadi, preeklamsia juga dapat dialami wanita setelah melahirkan atau disebut juga preeklamsia postpartum. Eklamsia Eklamsia merupakan kelanjutan dari preeklamsia yang tidak terkontrol atau tidak tertangani dengan baik. Eklamsia merupakan jenis hipertensi dalam kehamilan yang paling parah. Selain tekanan darah tinggi, ibu hamil dengan kondisi ini juga mengalami kejang, bahkan bisa sampai koma. Berbagai Bahaya Hipertensi dalam Kehamilan Hipertensi dalam kehamilan yang tidak ditangani dengan baik tidak hanya membahayakan ibu hamil, tetapi juga janin. Berikut ini adalah berbagai dampak hipertensi dalam kehamilan yang perlu diwaspadai: Pertumbuhan janin terhambat Saat aliran darah ke plasenta berkurang, janin tidak mendapat cukup oksigen dan nutrisi. Hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan janin terhambat dan berat badan lahir rendah. Kelahiran prematur                                                                                Jika kondisi hipertensi dalam kehamilan semakin memburuk, dokter akan menyarankan kelahiran bayi secara prematur dengan jalan induksi atau operasi caesar. Hal ini dilakukan untuk mencegah eklamsia dan komplikasi lainnya. Solusio plasenta Solusio plasenta adalah kondisi ketika plasenta terpisah dari dinding rahim sebelum proses persalinan. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan plasenta dan perdarahan hebat. Penyakit kardiovaskular Preeklamsia dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular setelah melahirkan, seperti penyakit jantung dan stroke. Risiko ini akan lebih tinggi jika ibu melahirkan secara prematur. Namun, risiko ini dapat dikurangi dengan pengobatan rutin dan gaya hidup sehat. Selain itu, hipertensi dalam kehamilan yang tidak terkontrol juga dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh, seperti otak, jantung, paru-paru, ginjal, dan hati. Dalam kasus yang parah, kondisi ini juga dapat menyebabkan kematian ibu dan bayi. Cara Menangani Hipertensi dalam Kehamilan Hipertensi dalam kehamilan merupakan kondisi yang harus terus mendapat pemantauan dari dokter. Oleh karena itu, penting bagi setiap ibu hamil untuk rutin melakukan pemeriksaan kehamilan ke dokter kandungan sesuai jadwal. Untuk menangani kondisi hipertensi dalam kehamilan, dokter akan memberikan obat penurun tekanan darah. Obat yang dipilih dokter umumnya sudah disesuaikan dengan kondisi kehamilan agar tidak berdampak pada janin. Saat mendapatkan pengobatan hipertensi dari dokter, ingatlah untuk mengonsumsi obat tersebut sesuai dosis dan petunjuk dokter. Jangan berhenti mengonsumsi atau mengganti dosis tanpa pengawasan dari dokter. Bumil juga dianjurkan untuk berolahraga secara rutin, mengonsumsi makanan bergiziminum jus penurun darah tinggi, istirahat cukup, dan mengelola stres dengan baik. Selain itu, hindari pula merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol. Agar berbagai dampak hipertensi dalam kehamilan dapat dicegah, penting bagi Bumil untuk rutin menjalani pemeriksaan ke dokter. Dengan begitu, kondisi kesehatan Bumil dan janin bisa terus terpantau.
Morning Sickness pada Ibu Hamil: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
ArtikelNews 09 Feb 2026

Morning Sickness pada Ibu Hamil: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Mual dan muntah dalam kehamilan sering disebut juga morning sickness, meskipun hal ini bisa saja terjadi sepanjang hari. Biasanya hal ini dialami pada trimester pertama. Namun, bisa saja berlanjut sampai trimester kedua, bahkan ada pula ibu yang mengalaminya sampai menjelang persalinan. Selama ini, gangguan kehamilan yang paling sering disebut-sebut adalah morning sick, yaitu merasa pusing, mual dan muntah di pagi hari. Bahkan, itu dianggap sebagai tanda-tanda utama seorang perempuan apabila mengalami kehamilan. Mengapa demikian? Hampir sebagian besar perempuan hamil selalu mengeluhkan pusing, mual, dan muntah di pagi hari. Sebenarnya, gangguan ini tidak hanya timbul di pagi hari. Rasa pusing, mual, dan muntah dapat timbul kapan saja, bahkan dapat juga sepanjang hari, hingga muncul istilah all day sick. Sepanjang hari ibu hamil akan merasakan gangguan yang tak jarang berdampak hebat. Apabila tidak segera ditangani, all day sick akan menyebabkan gangguan metabolisme tubuh, antara lain dehidrasi, berat badan menurun, alkalosis, hingga hipokalemia.   Penyebab Mual Muntah Saat Hamil Mual dan muntah yang terjadi pada kehamilan disebabkan oleh peningkatan hormon hCG yang umumnya terjadi pada awal kehamilan (minggu ke 6-8), memuncak pada minggu ke 12-14, dan membaik pada minggu ke-22, hingga tubuh sang calon ibu dapat beradaptasi dengan peningkatan produksi hormon tersebut. Mual dan muntah biasanya dapat memburuk di pagi hari karena perut yang kosong atau jika ibu hamil tidak makan dalam porsi yang cukup. Hal ini biasanya terjadi pada 80 – 85 persen kehamilan selama trimester pertama. Cara Mengatasi Mual dan Muntah Saat Hamil Beberapa tips untuk mengatasi gejala mual dan muntah:
  1. Makan dalam Porsi Kecil dan Sering
Lambung yang kosong akan memperburuk keluhan mual. Makan dalam porsi kecil dan sering dapat membantu mempertahankan kadar gula darah, misalnya dengan makanan ringan setiap 2-3 jam sekali. Makanlah secara perlahan dan kunyah makanan dengan sempurna. Sediakan pula cemilan kecil untuk dikonsumsi sepanjang hari.
  1. Konsumsi Makanan Tinggi Protein
Untuk mengurangi mual, sebaiknya Anda mengkonsumsi makanan tinggi protein dan kaya akan vitamin B. Hindari makanan pedas, berlemak, dan gorengan, karena dapat memicu rasa mual.
  1. Jangan Lupa Sarapan
Pada saat Anda bangun dengan perut kosong, rasa mual akan bertambah. Sebaiknya konsumsi sarapan ringan seperti roti atau biskuit atau buah sebelum bangun dari tempat tidur.
  1. Minum yang Cukup
Jangan lupa cukupi asupan cairan sepanjang hari agar Anda tidak dehidrasi selama kehamilan. Bila Anda merasa mual saat minum, hindari minum dalam jumlah banyak sekaligus. Makanlah makanan yang mengandung banyak cairan, atau coba minum minuman yang dingin, seperti jus buah apel atau anggur.
  1. Istirahat Cukup
Stres dan kelelahan dapat memperburuk keluhan mual muntah selama kehamilan. Oleh karena itu, ibu hamil sebaiknya cukup beristirahat.
  1. Tambahkan Lemon dalam Minuman Anda
Aroma lemon dapat membantu mengurangi rasa mual.
  1. Konsumsi Jahe atau Mint
Jahe atau mint dikenal dapat mengurangi rasa mual. Anda dapat mencoba mengonsumsi air jahe, susu jahe, permen jahe, atau teh dengan aroma mint.
  1. Konsumsi Multivitamin
Multivitamin kehamilan dapat mengurangi rasa mual, juga memastikan kecukupan harian asam folat, vitamin B6, dan vitamin D dalam tubuh Anda. Cara Alternatif untuk Mengatasi Mual Saat Hamil Berbagai pengobatan alternatif berikut ini juga bisa menjadi cara yang tepat untuk mengatasi mual saat hamil. Caranya antara lain:
  • Akupresur. Gelang akupresur tersedia tanpa resep di sebagian besar apotek. Studi tentang gelang akupresur memiliki hasil yang beragam, tetapi beberapa wanita tampaknya menganggap gelang itu bisa membantu.
  • Akupunktur. Dengan akupunktur, seorang praktisi terlatih memasukkan jarum setipis rambut ke kulit. Akupunktur bukanlah cara yang terbukti untuk mengobati mual di pagi hari, tetapi beberapa wanita tampaknya merasa terbantu.
  • Jahe. Suplemen jahe herbal juga diduga meringankan mual di pagi hari bagi sebagian wanita hamil. Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat digunakan dengan aman selama kehamilan, tetapi ada beberapa kekhawatiran bahwa jahe dapat memengaruhi hormon seks janin sehingga sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya.
  • Hipnosis. Meskipun hanya ada sedikit penelitian tentang metode ini, beberapa ibu hamil telah menemukan perbaikan gejala mual melalui hipnosis.
  • Aromaterapi. Bukti ilmiah akan metode ini juga sedikit, tetapi ibu bisa mencoba wewangian tertentu, yang biasanya dibuat menggunakan minyak esensial (aromaterapi), untuk membantu mengatasi mual saat hamil.
  Anda tertarik lebih jauh mengenai pengetahuan di atas? Cukup satu langkah, klik pmb.universitastelogorejo.ac.id, daftarkan diri anda di jurusan Kebidanan Universitas Telogorejo Semarang, disana akan diajarkan ilmu kebidanan secara lengkap disertai praktik laboratorium dan praktik klinik yang detail, sehingga nantinya dapat mengembangkan jenis-jenis jasa yang berkaitan dengan kebidanan, dengan begitu masyarakat dengan mudah terfasilitasi dengan baik. Universitas Telogorejo Semarang berkomitmen mendidik mahasiswa nya untuk menjadi tenaga kesehatan yang profesional dan berkarakter, sehingga dapat bersaing dan menyesuaikan diri dengan perkembangan yang terjadi di masyarakat. Ditunjang dengan gedung megah yang terletak di jalan Arteri Yos Sudarso/ Puri Anjasmoro dan peralatan laboratorium yang lengkap, dosen yang berkualitas serta kurikulum pendidikan terkini, menjadikan bidan-bidan lulusan Universitas Telogorejo Semarang dapat mudah bersaing menjadi enterpreneur yang handal dan berkembang.
Seminar Series Farmasi 11 : Sinergi Bahan Alam untuk Sediaan Topikal dan Telefarmasi dalam Penatalaksanaan Infeksi Kulit dan Kelamin
BeritaNews 04 Feb 2026

Seminar Series Farmasi 11 : Sinergi Bahan Alam untuk Sediaan Topikal dan Telefarmasi dalam Penatalaksanaan Infeksi Kulit dan Kelamin

Himpunan Mahasiswa Farmasi (HIMAFA) Universitas Telogorejo Semarang menyelenggarakan Seminar Series Farmasi dengan tema “Sinergi Bahan Alam untuk Sediaan Topikal dan Telefarmasi dalam Penatalaksanaan Infeksi Kulit dan Kelamin.” Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan akademik mahasiswa dan tenaga kesehatan mengenai penatalaksanaan infeksi kulit dan kelamin melalui pendekatan multidisipliner yang mencakup aspek klinis, terapi farmakologis berbasis bukti ilmiah, pemanfaatan telefarmasi, serta inovasi sediaan topikal berbasis bahan alam. Infeksi kulit dan kelamin masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat dengan prevalensi yang relatif tinggi, terutama pada kelompok usia produktif. Faktor risiko seperti kebersihan personal yang kurang optimal, perilaku berisiko, serta kondisi imunitas yang menurun berkontribusi terhadap meningkatnya kejadian penyakit tersebut. Oleh karena itu, pemahaman yang komprehensif menjadi landasan penting dalam upaya pencegahan, diagnosis dini, dan penatalaksanaan yang efektif. Kegiatan ini diselenggarakan pada 31 Januari 2026 oleh HIMAFA Universitas Telogorejo Semarang dan dihadiri oleh 405 peserta yang hadir secara luring (offline) di Auditorium Lantai 4 Universitas Telogorejo Semarang serta peserta yang hadir secara daring (online) melalui media Zoom Meeting, sehingga memungkinkan akses keilmuan yang lebih luas bagi peserta dari berbagai daerah. Seminar Series Farmasi dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Telogorejo Semarang, dr. Swanny Trikajanti Widyaatmadja, M.Kes., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ilmiah seperti seminar memiliki peran strategis dalam menjembatani teori akademik dengan praktik pelayanan kesehatan di lapangan. Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara kearifan lokal, inovasi sains, dan perkembangan teknologi dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan di era digital. Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan pemikiran kritis, sikap profesional, serta integritas sebagai calon tenaga kefarmasian di masa depan. SESI I Patofisiologi Infeksi Kulit Area Genital: dari Invasi Patogen hingga Manifestasi Klinis
  1. Irma Yasmin, Sp.KK
  2. Irma Yasmin, Sp.KK memaparkan materi mengenai patofisiologi infeksi kulit area genital yang mencakup mekanisme invasi patogen, respons sistem imun, serta manifestasi klinis yang muncul. Infeksi kulit dan kelamin dapat ditularkan melalui hubungan seksual maupun jalur nonseksual, seperti kontak cairan tubuh dan transmisi vertikal dari ibu ke janin.
Beberapa infeksi menular seksual (IMS) yang dibahas meliputi gonore, sifilis, ulkus mole, herpes genitalis, kandidiasis, serta infeksi kulit lainnya seperti skabies dan tinea. Pemahaman patofisiologi menjadi dasar penting dalam penegakan diagnosis dan penentuan terapi yang tepat, sehingga dapat mencegah komplikasi serta menurunkan risiko penularan lanjutan. Terapi Farmakologis dalam Penatalaksanaan Infeksi Kulit dan Kelamin: Evidence-Based Practice apt. Gilang Rizki Al-Farizi, M.Farm Apt. Gilang Rizki Al-Farizi, M.Farm menyampaikan materi mengenai terapi farmakologis berbasis evidence-based practice. Pemilihan terapi harus mempertimbangkan jenis patogen, tingkat keparahan penyakit, serta kondisi individual pasien. Beliau menekankan pentingnya penggunaan obat secara rasional, kepatuhan pasien terhadap terapi, serta kewaspadaan terhadap resistensi antibiotik. Dalam hal ini, apoteker memiliki peran strategis dalam memastikan keamanan, efektivitas, dan keberhasilan terapi melalui edukasi serta pemantauan penggunaan obat. Telefarmasi dalam Manajemen Infeksi Kulit dan Kelamin: Akses, Konseling, dan Tindak Lanjut Pasien apt. Yovita Dianae Titiesari, M.Sc Apt. Yovita Dianae Titiesari, M.Sc membahas telefarmasi sebagai bagian dari telemedicine yang berperan dalam meningkatkan akses dan kesinambungan pelayanan kefarmasian. Telefarmasi mencakup konseling obat jarak jauh, telaah resep elektronik, serta tindak lanjut terapi pasien. Pendekatan ini dinilai mampu mengatasi hambatan akses dan stigma pada pasien dengan infeksi kulit dan kelamin, serta meningkatkan kepatuhan pengobatan, khususnya pada kondisi dermatologi yang bersifat kronis. Integrasi telefarmasi diharapkan dapat mendukung continuity of care dengan tetap mengedepankan prinsip care before cure. Potensi Bahan Alam untuk Sediaan Topikal dalam Mengatasi Infeksi Kulit dan Kelamin: Bukti Ilmiah & Inovasi Formulasi apt. Farah Destiyana, M.Farm Apt. Farah Destiyana, M.Farm memaparkan potensi bahan alam sebagai alternatif sediaan topikal dalam penatalaksanaan infeksi kulit dan kelamin. Berbagai tanaman obat diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, terpenoid, dan saponin yang memiliki aktivitas antimikroba dan antiinflamasi. Namun, efektivitas bahan alam tidak hanya ditentukan oleh kandungan senyawa aktif, tetapi juga oleh inovasi formulasi. Faktor stabilitas, kemampuan penetrasi kulit, serta kenyamanan penggunaan menjadi aspek penting agar sediaan topikal berbasis bahan alam dapat diaplikasikan secara optimal dalam praktik klinis. PENUTUP Seminar Series Farmasi ini memberikan pemahaman yang terintegrasi mengenai penatalaksanaan infeksi kulit dan kelamin dari aspek klinis, terapi farmakologis, pemanfaatan teknologi layanan kefarmasian, hingga inovasi bahan alam. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi serta peran aktif mahasiswa dan tenaga kefarmasian dalam memberikan pelayanan kesehatan yang rasional, aman, dan berorientasi pada pasien.
Universitas Telogorejo Semarang Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan Melalui Kuliah Pakar Kewirausahaan
BeritaNews 29 Jan 2026

Universitas Telogorejo Semarang Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan Melalui Kuliah Pakar Kewirausahaan

Universitas Telogorejo Semarang (UNTS) menggelar Kuliah Pakar bertema “Peran Kewirausahaan dalam Menciptakan Mahasiswa Mandiri dan Inovatif” sebagai bagian dari komitmen kampus dalam menyiapkan mahasiswa yang berdaya saing dan berjiwa wirausaha. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dan diselenggarakan di Ruang Teater Lantai 6 Gedung B Universitas Telogorejo Semarang.

Dalam kegiatan tersebut, Harjanto Kusuma Halim, CEO PT Marimas Putera Kencana, menyampaikan materi tentang pentingnya menjadi agen perubahan yang mandiri dan inovatif melalui kewirausahaan. Ia menegaskan bahwa kegagalan merupakan hal yang wajar dalam proses menuju kesuksesan. Menurutnya, kompetensi yang dimiliki harus benar-benar digunakan dan terus diasah, serta mahasiswa dituntut untuk jeli melihat dan mengidentifikasi permasalahan di sekitar sebagai peluang untuk menghadirkan solusi yang bernilai.

Sementara itu, Andy F. Noya, jurnalis dan entrepreneur, mengajak mahasiswa untuk memiliki arah hidup yang jelas sebagai dasar membangun komitmen. Ia menyampaikan, “Di mana kita akan berangkat, apa tujuan kita, apa yang perlu disiapkan, dan komitmen kita harus lebih tinggi karena kita sudah memiliki kompas kehidupan—kita mau ke mana.”

Kuliah pakar ini juga menghadirkan Siti Julaihah, S.S., M.Hum., akademisi sekaligus kreator konten edukatif melalui kanal YouTube Ceceromed Kitchen, yang membahas peluang kewirausahaan kreatif dan digital di era modern serta pentingnya inovasi dan pemanfaatan teknologi.

Melalui kegiatan ini, Universitas Telogorejo Semarang berharap dapat menumbuhkan entrepreneurial mindset mahasiswa sehingga mampu menjadi lulusan yang mandiri, inovatif, dan siap berperan sebagai agen perubahan di masyarakat.

Image Accordion #1

Image Accordion content goes here!

Image Accordion #2

Image Accordion content goes here!

Image Accordion #3

Image Accordion content goes here!

Image Accordion #4

Image Accordion content goes here!
Gelar CSR Pengobatan Gratis di Sendangmulyo
BeritaNews 19 Jan 2026

Gelar CSR Pengobatan Gratis di Sendangmulyo

Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Yayasan Kesehatan Telogorejo bekerja sama dengan SMC RS Telogorejo, Universitas Telogorejo Semarang, Telogorejo Peduli, serta Ikatan Alumni Telogorejo Semarang menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa pengobatan gratis bagi warga. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai RW 16 Kelurahan Sendangmulyo, Kota Semarang.

Kegiatan tersebut disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat. Ratusan warga memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang disediakan, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum hingga pemberian obat secara gratis. Selain itu, panitia juga menghadirkan layanan pemeriksaan dan konsultasi fisioterapi untuk membantu masyarakat yang mengalami keluhan gangguan gerak dan fungsi tubuh.

Perwakilan Yayasan Kesehatan Telogorejo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Telogorejo Group untuk terus hadir dan berkontribusi langsung dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Semarang dan sekitarnya.

Kegiatan CSR ini menjadi sarana kolaborasi antara institusi layanan kesehatan, pendidikan, serta alumni dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Kehadiran tenaga medis profesional, dosen, dan mahasiswa turut memastikan pelayanan berjalan secara optimal dan tepat sasaran.

Melalui kegiatan ini, Telogorejo berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan masyarakat serta menjadi mitra strategis dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, peduli, dan berkelanjutan.

Donor Darah UNTS: Setetes Darah, Sejuta Harapan

Donor Darah UNTS: Setetes Darah, Sejuta Harapan

Setetes darah yang kita donorkan dapat menjadi harapan bagi sesama. Sebagai bentuk kepedulian sosial dan komitmen kemanusiaan, Universitas Telogorejo Semarang bekerja sama dengan PMI Kota Semarang, BEM, serta Alumni UNTS menyelenggarakan kegiatan Donor Darah yang terbuka bagi sivitas akademika dan masyarakat umum.

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah sekaligus menumbuhkan semangat solidaritas, empati, dan kepedulian sosial di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar.

📌 Informasi Kegiatan:

  • Hari/Tanggal: Jum’at, 9 Januari 2026

  • Waktu: Pukul 08.00 – 11.30 WIB

  • Tempat: Ruang 117 & Lobby Gedung A
    Universitas Telogorejo Semarang

  • Link Pendaftaran https://bit.ly/DonordarahUNTS2025

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berpartisipasi dan menjadi bagian dari aksi nyata kemanusiaan. Satu kantong darah yang didonorkan dapat menyelamatkan lebih dari satu nyawa.

💉 Ayo berbagi kebaikan dan jadilah pahlawan kemanusiaan hari ini.
Partisipasi Anda sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan.

Edukasi dan Program Fisioterapi untuk Menangani Nyeri Pinggang pada Pengrajin Genteng Desa Meteseh Boja
BeritaNews 08 Jan 2026

Edukasi dan Program Fisioterapi untuk Menangani Nyeri Pinggang pada Pengrajin Genteng Desa Meteseh Boja

Disusun Oleh : Deasy Virka Sari, Ftr.,M.Fis ( Dosen S-1 Fisioterapi Universitas Telogorejo Semarang ) Nyeri pinggang bawah merupakan keluhan umum yang sering dialami oleh pengrajin genteng, sekelompok pekerja yang melakukan aktivitas fisik berat dengan posisi tubuh yang kerap membungkuk dan gerakan repetitif. Kondisi ini kerap menyebabkan ketidaknyamanan, menurunkan produktivitas kerja, serta mempengaruhi kualitas hidup para pengrajin. Untuk mengatasi masalah tersebut, berbagai program fisioterapi berbasis edukasi dan latihan fisik kini diterapkan khusus untuk pengrajin genteng. Program ini bertujuan memberikan pemahaman tentang pentingnya postur kerja ergonomis serta memberikan latihan yang difokuskan pada penguatan otot penopang tulang belakang dan peningkatan fleksibilitas. Salah satu metode yang telah terbukti efektif adalah william exercise, yang dirancang untuk mengurangi ketegangan otot serta menurunkan disabilitas akibat nyeri punggung bawah miogenik. Dengan diberikan William exercise pengrajin bisa merasakan adanya perubahan fleksibilitas, dan penurunan nyeri pada saat bekerja. Selain latihan dan edukasi, terapi manual seperti mobilisasi sendi dan pijatan jaringan lunak juga digunakan untuk meredakan ketegangan otot dan meningkatkan rentang gerak tulang belakang. Latihan penguatan core stability juga diberikan untuk membantu stabilisasi postur dan mengurangi risiko kekambuhan nyeri. Program-progam ini tidak hanya berhasil mengurangi keluhan nyeri, tetapi juga meningkatkan kemampuan fungsional para pengrajin dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Edukasi berkelanjutan dan dukungan aktif dari komunitas kesehatan menjadi kunci keberhasilan program dalam meningkatkan kualitas hidup tenaga kerja pengrajin genteng. Ke depan, diharapkan program ini bisa menjadi model intervensi preventif dan rehabilitatif untuk pekerja berat lain yang memiliki risiko tinggi nyeri muskuloskeletal, sehingga dapat menjadi kontribusi nyata dalam menunjang kesehatan masyarakat pekerja produktif.
Universitas Telogorejo Semarang Teken MoU Konsorsium Turnitin & E-Journal Internasional 2026 serta Terima Hibah Smart TV dari FPPTI
BeritaNews 06 Jan 2026

Universitas Telogorejo Semarang Teken MoU Konsorsium Turnitin & E-Journal Internasional 2026 serta Terima Hibah Smart TV dari FPPTI

Universitas Telogorejo Semarang (UNTS) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan layanan akademik melalui partisipasi dalam kegiatan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Konsorsium Turnitin & E-Journal Internasional Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat budaya akademik yang menjunjung tinggi integritas ilmiah serta akses terhadap sumber referensi ilmiah bereputasi internasional.

Melalui kerja sama konsorsium ini, Universitas Telogorejo Semarang memperoleh akses terhadap layanan Turnitin sebagai sistem pendeteksi plagiarisme serta e-journal internasional yang dapat dimanfaatkan oleh dosen dan mahasiswa dalam mendukung kegiatan pembelajaran, penelitian, dan publikasi ilmiah. Kerja sama ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas karya ilmiah dan produktivitas riset sivitas akademika UNTS.

Selain penandatanganan MoU, pada kesempatan yang sama Perpustakaan Universitas Telogorejo Semarang juga menerima hibah Smart TV dari Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI). Hibah ini merupakan bentuk dukungan FPPTI dalam pengembangan sarana dan prasarana perpustakaan perguruan tinggi, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital untuk layanan informasi dan literasi.

Hibah Smart TV tersebut akan dimanfaatkan sebagai media informasi, sarana edukasi, serta penunjang kegiatan literasi digital di lingkungan perpustakaan UNTS, sehingga dapat memberikan layanan yang lebih interaktif dan modern kepada pemustaka.

Universitas Telogorejo Semarang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya konsorsium Turnitin & e-journal internasional serta FPPTI, atas sinergi dan dukungan yang diberikan. Ke depan, UNTS terus berkomitmen untuk memperkuat jejaring kerja sama dan meningkatkan mutu layanan akademik guna mendukung terwujudnya perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing.